RACUN CINTA WANITA MALAM

RACUN CINTA WANITA MALAM
Mencari keris naga dan cupu manik


__ADS_3

"Cucu ku" pergi lah ke bukit arwah secepatnya, jangan di tunda lagi..!


"Kakek, siapa kenapa? meminta ku ke bukit


Arwah, ada apa disana..?"


Ambil keris naga dan cupu manik tembaga milik ku disana!. cucu ku" kamu akan membutuh kan itu untuk memusnahkan ajian pengikat jiwa yang sudah mengurung teman mu..guna kan air dalam cupu manik itu, siram kan ke tubuh teman mu. pergi lah sekarang juga cucu ku..!


"haaaaaaaaah...!haaaaaaaa...!"Hana!. tersentak kaget dan langsung terbangun dari tidurnya setelah mendapatkan mimpi yang sama.


Dimana letak bukit arwah itu?.seperti apa cukup manik yang dimaksud?" pikir Hana yang kebingungan.


"Kamu" kenapa sayang, ko bangun? ini kan masih tengah malam?"tanya Arya yang baru masuk kamar dengan membawa seteko air.


"Tidak apa apa mas!. aku hanya haus saja. ujar Hana dengan senyum dipaksa kan.


"Ya udah, ini air minum nya, sekarang kamu tidur lagi ya sayang!. ujar Arya sambil membelai rambut Hana.


"Terima kasih" ya mas!"Hana, mau tidur lagi selamat malam mas..


Malam juga "sayang .!.


Setelah melaksana Kan Sholat subuh berjamaah bersama suaminya Hana langsung berjalan menuju dapur.


Bikin apa bik?"tanya Hana yang langsung mengambil gelas dan menuangkan air hangat untuk kopi suaminya


Nasi goreng, sama pecel non..jawab bik Iyem sambil tersenyum menatap Hana.


"Hana, kedepan dulu ya bik, mau nganterin kopi untuk mas Arya.


Iya non silahkan...!


"Mas" jadi kekantor kepala desanya..?


" Jadi sayang.! nggak enak kalau nggak pergi, apa lagi hari ini di adakan rapat untuk masalah ke amanan desa kita..mas pergi dulu ya sayang" assalamu Alaikum..!


"Waalaikum salam. hati hati dijalan ya mas..!"


"Iya sayang...!


Dimana letak bukit arwah itu?" gumam Hana sendirian.


"Non" ini sarapannya. Lo den Arya nya mana non?"tanya bik Iyem sambil meletakan nasi goreng sama pecel diatas meja makan.

__ADS_1


Udah pergi kekantor kepala desa bik..kita berdua aja yang makan sarapan nya bik, ayo!. ajak Hana sambil langsung duduk di meja makan.


" Iya non" jawab bik Iyem yang juga ikutan duduk di dekat Hana.


"Bik" apa bibik pernah mendengar nama bukit arwah?" tanya Hana..


"Nggak pernah non!" kalau bukit cinta, bukit Kawah warna pernah, tapi kalau bukit arwah. ko namanya nyeremin banget sih non?" ujar bik Iyem sambil mengedikan bahunya.


"Iya juga ya bik, nakutin denger nama nya..!"


"Bik" Saya mau kerumah teman, ada perlu. nanti kalau mama kesini ngantar anak anak tolong jagain anak anak bentar ya bik.


" Siap non" hati hati di jalan ya non..!


"Iya bik....!


"Hana, tiba dirumah laknara tepat dihadapan Sukma dan kelana yang sedang sibuk berdiskusi.


"Kalian, lagi ngomongin apa sih?" tanya Hana yang langsung duduk di samping Sukma.


"Kebiasaan!. muncul seperti setan, bikin aku jantungan.. omel Sukma yang mengusap dada nya karena kaget.


"Maaf!" haaa...haaaa.!.ujar Hana sambil tertawa.


Tapi yang ada kami berdua di lempar bunda hingga kelana Lengan nya patah.! dan tadi muntah darah berwarna hitam pekat karena melindungi ku dari serangan tiba tiba bunda Hana. Adu Sukma dengan wajah terlihat pucat


Coba aku lihat tangan mu, kenapa hitam begini?"tanya Hana yang langsung menarik lengan Sukma.


"Mereka" terkena racun bayangan iblis Hana"! terdengar sebuah suara dari kalbu nya.


"Siapa kamu?" apa maksudnya racun bayangan iblis...tanya Hana yang langsung melepas tangan Sukma.


"Aku Sukma!" kenapa kamu nanya begitu? tanya Sukma yang ikutan bingung.


"Bukan kamu, tapi suara yang muncul tiba tiba barusan..!


"Kami" tidak mendengar suara apa pun, bantah kelana yang sejak tadi diam saja.


Suara yang muncul dari kalbu ku!"ujar Hana sambil memejamkan mata nya.


" Sukma, dan kelana!" hanya terdiam melihat tingkah Hana yang terlihat aneh.


Pergilah ke bukit Arwah sekarang, obati teman mu dengan air dari cupu manik ku, Hana" pergilah sekarang.!ajak kedua teman mu sebelum terlambat.

__ADS_1


Disana kau akan menemukan jawaban dari pertanyaan mu ini.! kembali terdengar suara dari kalbu Hana.


Apa kalian tau dimana letak Bukit arwah?" bisa kah kalian mengantar ku kesana?" tanya Hana Hana yang langsung menatap kearah kelana dan Sukma bergantian.


"Ya kami!" tau. tapi kami tidak bisa kesana karena disana tempat petilasan seorang resi dimasa lampau.! tapi kami tidak tau siapa nama resi itu, karena bunda tidak menyebut nama nya dulu..jawab kelana.


Antarkan aku kesana sekarang, agar aku bisa menyembuhkan kondisi kalian saat ini!" paksa Hana pada kedua bersaudara itu.


"Tapi.....!


Tidak ada tapi tapian, cepat atau kalian akan celaka nanti!" bentak Hana dengan tatapan tajam nya.


Baiklah pegang tangan kami Hana" akan kami antar kamu ke bukit itu meski itu akan membunuh kami sekali pun!" ujar Sukma yang wajahnya semakin memucat.


**********


Tiba di bukit arwah Hana kebingungan karena bukit dipenuhi kabut yang sangat pekat hingga tidak bisa menatap ke arah mana pun bahkan dalam jarak setengah meter pun.


Kenapa banyak kabut disini Sukma?" tanya Hana.


"Sukma, kelana!" kalian kenapa? tanya Hana dengan wajah ketakutan melihat kondisi dua bersaudara itu yang terdiam dengan bibir membiru serta mata tertutup dalam kondisi berlutut.


Bawa mereka kedalam goa di balik celah batu yang kamu injak Hana, cepat!" perintah suara gaib itu..


Hana berusaha menyeret kedua bersaudara itu dan menekan batu yang terlihat paling unik diantara batu yang tajam di sekelilingnya


Kreeeeeeeeak. duuuuaaaaaaar..Terlihat sebuah cahaya keemasan dan keperakan yang muncul setelah batu itu bergeser dan terlihat lah sebuah ruangan yang sangat luas dari dalam goa.


"Hana, langsung menarik tubuh kelana dan Sukma hingga masuk kedalam ruangan goa itu hingga tubuh nya terguling mengenai dinding goa .


"Aduh..! ringis Hana sambil mengusap lengan nya yang berdarah.


Dimana letak keris dan cupu manik tembaga itu?" pikir Hana yang langsung menyusuri setiap dinding goa tanpa menyadari jika kedua saudara itu telah berubah mata Mereka memerah seperti api dengan kuku yang tiba tiba meruncing.


Hana terus menyusuri dinding goa tapi tetap saja tidak menemukan apa pun.


Apa aku telah ditipu?"pikir Hana sambil melangkah menuju kearah air terjun kecil yang terdapat disudut goa.


"Wah...! kolam nya jernih sekali, tapi bagai mana bisa ada air terjun dalam goa seperti ini?" tanya Hana yang langsung mencuci wajahnya dengan air dalam kolam itu, hingga tetesan darah dari luka Hana menetes ke dalam kolam dan ajaib nya darah itu membentuk lingkaran seperti gelang makin lama maki membesar menyamai kolam itu.


Geeeeeeeeerr......kraaaaaaaaaaak.....


Sukma dan kelana langsung menyerang Hana tiba tiba, hingga Hana tersentak dan tercebur kedalam kolam, air dalam kolam langsung menghisap tubuh Hana hingga menghilang dari muara sungai.

__ADS_1


__ADS_2