
Desa rawa rinting terlihat begitu sepi setelah kejadian menakutkan yang menimpa anak kepala desa sore tadi, seluruh warga yang melihat langsung kejadian itu hanya bisa mengusap dada dengan wajah ketakutan tanpa bisa berbuat apa apa karena mereka sadar, anak kepala desa lah yang bersalah karena sudah melanggar larangan didesa itu hingga berubah menjadi manusia separoh kalajengking raksasa dalam sekejap mata dan langsung menghilang begitu saja membuat para warga desa langsung kembali kerumah masing masing tanpa berani melakukan kegiatan apa pun hingga seminggu lamanya.
Kenapa putri kita bisa seperti itu pak?" apa benar pantangan itu ada? tanya istri kepala desa dengan tatapan kosong menatap kearah bukit kemuning yang terlihat sangat menyeramkan.
Benar Bu, aku sudah memperingati putri kita sejak dahulu agar tidak mandi di sendang keramat. tapi kenapa masih dilanggarnya." jawab pak kades yang bernama Sudarman tersebut dengan tatapan sedih.
Kasian putri kita 'pak" padahal sebentar lagi dia akan menikah. tapi kenyataan nya malah dia menjadi siluman menyeramkan seperti itu apa yang harus kita lakukan pak?"agar putri kita kembali seperti semula.
Bapak juga tidak tau Bu" apa kita cari orang pintar saja, siapa tau mereka bisa membantu melepaskan kutukan itu!' gumam sang suami dengan mata menerawang menatap atap rumahnya.
Iya, Ayo 'pak" kita cari dukun yang bisa membantu kita. dari pada kita hanya diam saja seperti ini". ajak sang istri sambil menarik lebgan suaminya.
"Kamu benar 'Bu, mari kita pergi ke desa lain siapa tau ada yang bisa membantu kita"! jawab pak kades sambil berlari keluar dengan cepat menuju mobil miliknya.
"Kita kemana dulu Pak?"tanya Bu kades yang bernama Warsinah.
Entahlah Bu," yang penting kita keluar dulu dari desa ini"! jawab pak kades yang terus mengemudikan mobilnya menuju gerbang desa pembatas.
***********
Sementara ditempat lain. terlihat Sukma sibuk membawa beberapa gulungan kertas keluar dari kantor milik Hana dengan wajah terlihat kesal.
Dasar kakang Satya sialan, dia enak enakan bulan madu aku yang harus ngurus pembangunan pabrik didesa itu"! dumel Sukma dengan wajah bersungut-sungut.
Kamu kenapa Sukma, kenapa marah marah seperti itu?" tanya Van den Haag menatap kearah Sukma dengan tatapan bingung.
Kesal sama mas Satya," dia pergi aku yang kena"! keluh Sukma yang terus membawa mobilnya menuju luar kota.
Tenanglah, aku akan membantu mu jadi jangan marah lagi ya"! hibur Van den .
Apa yang bisa kamu lakukan?" emang kamu mengerti masalah ini, kamu kan manusia purba yang hidup ratusan tahun lalu"!ejek Sukma sambil terkekeh.
__ADS_1
Jangan menghina ku seperti itu ya. meski mantan mumi aku bisa membuat bangunan bagus dan kokoh, aku dulu pernah belajar membuat berbagai desain bangunan dan ada beberapa yang sudah berhasil"!balas Van den yang tidak mau di remehkan wanita yang mulai dikaguminya.
"Iya deh, yang pintar", meski hanya mumi.
Karena kesal terus di ledek oleh Sukma. Van Den mengeluarkan kekuatan nya dengan mengubah apa pun yang berada di dalam mobil menjadi es, hingga semua langsung berubah mengeras dengan mobil yang mendadak berhenti begitu saja tanpa bisa di cegah.
Sukma tertegun saat melihat kemampuan Van den yang ternyata masih berfungsi meski kutukan nya sudah hilang.
Bagai mana nona sukma, masih inggin meragukan kemampuan ku atau kamu masih inggin melihat kemampuanku yang lain?" pancing Van den sambil menatap kearah Sukma dengan tatapan jumawa.
Hentikan Evan," apa kamu tidak mendengar bunyi klakson yang berada dibelakang kita"! omel Sukma yang langsung menendang kaki Van den.
Van Den langsung kembali mengubah mobil seperti sedia kala tanpa ada tetesan air sedikit pun.
Kriiiiiiiing.....,!kriiiiiiiing..!.Sukma menatap ponselnya yang berdering.
"Hana"ada apa dia menghubungi ku?" gumam Sukma yang langsung mengangkat ponselnya.
"Sukma, jangan pergi ke desa itu bahaya, sekarang kamu putar balik aku tidak bisa mengatakan di ponsel. lebih baik kamu temui ibu mu sekarang"! suruh Hana yang langsung memutuskan hubungan telfonnya begitu saja.
Dasar Hana,"matiin ponsel mendadak gitu kebiasaan. emang ada bahaya apa disana"? pikir Sukma sambil memutar balik mobilnya.
Tiba didepan rumah bundanya, Sukma menatap kearah dalam dengan tatapan bingung karena rumah bunda nya berubah seperti bara api tapi tidak terasa panas sama sekali.
Kenapa rumah bunda mu seperti ini Sukma?" tanya Van den yang langsung berlari mendahului Sukma masuk kedalam rumah laknara tanpa mengucap salam terlebih dahulu.
"Bunda, rumahnya kenapa seperti ini?" tanya Sukma yang sudah berdiri didepan kamar laknara.
Tok....!.tok....!"tok...!"tok...!"Bunda" teriak Sukma yang terus mengedor pintu kamar laknara.
Masuklah 'Sukma"! terdengar suara Hana yang berada didalam kamar laknara.
__ADS_1
"Hana, bunda kenapa menangis seperti itu ada apa sebenarnya?" tanya Sukma yang terlihat panik.
Tenang lah Sukma" jangan panik seperti itu duduk lah dulu kami sedang menunggu saudara mu yang lain untuk berkumpul di sini baru kami bisa menjelaskan masalah apa yang sedang terjadi." jawab Hana yang duduk di samping tempat tidur laknara.
Baru saja Sukma, duduk tiba tiba rumah laknara bergetar seperti terjadi gempa dengan kemunculan anak anak laknara berjumlah tujuh puluh orang.
Assalamualaikum" bunda"!sapa anak anak laknara yang baru datang memberi salam.
Waalaikum salam anak anak ku, duduk lah kalian semua ada yang inggin bunda sampaikan pada kalian semua perintah laknara pada anak anak nya.
"Hana, tolong kamu saja yang memberi tahu, aku tidak sanggup"!bisik laknara pada Hana.
Hana menghela nafas menatap kearah anak anak laknara dengan tatapan sedih juga bingung, sambil mengatur kata yang pantas untuk diucapkan agar tidak ada kesalahan pahaman di antara mereka.
"Kalian, tau kan masa lalu Bunda' kalian sebelum nya.?" tanya Hana memulai cerita.
"Iya kami tau dan kami ikhlas menerima semua nya.!" jawab anak anak laknara dengan tatapan bingung.
Dulu disaat bunda mu masih menjadi seorang putri, dia sempat mengandung meski keguguran akibat siksaan dari suaminya. ternyata bayi itu tidak benar benar mati tapi diambil oleh Seorang pertapa beraliran hitam yang tidak lain suami dari orang yang telah menolong laknara. pertapa itu menjadikan bayi laknara sebagai percobaan dari ilmu hitamnya dengan memasukan darah Siluman peliharaan nya"! Hana terdiam beberapa saat sambil menatap kearah anak anak laknara yang ymjuga menatap kearahnya.
Lalu dimana Bayi itu 'Hana?" tanya Arda Nara putra laknara yang menjadi panglima bawah tanah di kerajaan laknara.
Bayi itu sudah berubah menjadi seorang laki laki tampan tapi berhati iblis, dia berkuasa di bukit kemuning dan memiliki puluhan ribu keturunan. dia juga sudah menempatkan kutukan dibeberapa tempat diantaranya sendang keramat, telaga merah, serta sumur kematian, semua di jalan kan keturunan nya. tidak hanya itu mereka memiliki kekuatan yang tidak akan bisa kita taklukan karena mereka memiliki watu sembar jiwo serta darah kutukan abadi..siapa yang terkena tetesan darah yang dimiliki orang itu, maka dia akan menjadi pengikut mereka.. tidak hanya itu mereka akan berubah menjadi separuh binantang separuh manusia dan itu abadi"!ujar Hana mengakhiri ceritanya.
Siapa nama orang itu bunda.?" kenapa dia jahat sekali.?tanya jingga yang sejak tadi hanya terdiam mendengarkan cerita Hana.
Namanya walang karang Sewu atau prabu Singgih lara Pati.! nak" jawab laknara dengan tetesan air mata kesedihan.
Lalu apa yang harus kita lakukan Hana" tidak mungkin kita hanya berdiam diri seperti ini kan.?" tanya Sukma .
Itu lah yang sejak tadi aku dan bunda mu bahas. kami tidak mendapat kan petunjuk bagai mana cara menghadapi mereka, jadi selama belum ada petunjuk kalian jangan pernah pergi kemana pun. jangan keluar dari rumah jika tidak penting, karena bisa saja mereka sengaja mencari masalah diluar untuk mendapatkan sekutu lebih banyak dan kami tidak rela jika kalian menjadi korbannya apa kalian paham.
__ADS_1
Kami paham Hana" akan kami laksanakan kan perintah mu"! jawab anak anak laknara serentak.