RACUN CINTA WANITA MALAM

RACUN CINTA WANITA MALAM
Impian Yang menjadi nyata.


__ADS_3

Hana begitu gugup setelah melewati serangkaian acara. dari akad nikah sampai resepsi..dan sekarang Hana harus menjalani malam pertama yang membuatnya takut juga gugup.


Sayang kamu kenapa? tanya Arya yang baru selesai mandi.


Nggak apa apa ko mas,"cuma capek aja. jawab Hana tanpa menatap kearah Arya.


Kalau capek. sini mas pijitin.. ucap Arya dengan senyum mesumnya.


Nggak usah mas, Hana mau langsung istirahat aja. jawab Hana dengan merebahkan tubuhnya dikasur.


Arya mendekati Hana dan langsung memeluk Hana dari samping.


Sayang ini kan malam pertama kita, mas boleh nggak minta sekarang..ucap Arya pelan dengan memeluk dan mencium pipi Hana.


"Hana belum siap mas, maaf ya..!jawab Hana dengan lirih.


Ya udah nggak apa apa, mas akan sabar menunggu. tapi jangan lama lama ya sayang!" pinta Arya dengan membelai rambut Hana penuh sayang.


"Iya mas!" jawab Hana yang berusaha merendam kegugupannya .


*********


Saat pagi seluruh saudara Arya dan orang tuanya berkumpul di meja makan.


Hana kembali merasakan kegugupan Karena terlambat keluar dari kamar.


"Mah, pah. maafin Hana ya, udah bangun terlambat!" ucap Hana dengan menundukan wajahnya.


Nggak apa apa nak!' kata Rindi sambil terkekeh melihat menantunya yang terlihat salah tingkah.


Sayang ko mas ditinggalin sih?" tanya Arya yang baru duduk disamping istrinya.


"Maaf mas..jawab Hana dengan senyum malu malunya.


Mari kita makan sekarang. ajak papanya Arya yang sejak tadi menahan tawa melihat tingkah anak dan menantunya yang salah tingkah.


Kalian punya rencana bulan madu kemana? tanya mamanya Regan.


"Nggak kemana mana ma. jawab Hana.


"Ko gitu, kalian bisa Ke Bali atau kemana gitu untuk bulan madu, Arya ajak dong istri kamu jalan jalan, jangan dirumah aja..


Arya juga maunya gitu mah..tapi Hana nya nggak mau..jawab Arya dengan melirik kearah Hana.


Hana baru membuka usaha ma,j adi nggak mungkin Hana tingal. nanti aja kalau ada waktu longgar baru kami bulan madu.


jawab Hana.


Ya udah kalau gitu gimana kalau kita jalan ke mall aja nanti sore. ajak Bu Rindi.


"Boleh ma, kebetulan Hana juga nggak ada kegiatan hari ini..


*********


Hana dan Rindi asik berbelanja barang barang untuk dapur dan kosmetik..


Hana mama capek kita istirahan makan dulu aja mau nggak..


'Iya ma, Hana juga lapar kita kerestoran di sebelahh aja ya ma..!


"Iya mama. setuju.


Baru saja mereka akan menyuap makanan.


Ternyata menantu dan mertua dari keturunan nggak jelas makan disini juga..Apa kalian sanggup bayar. makanan disini kan mahal.


ejek Bu Amel yang baru datang bersama komplotannya.


"Insya Allah, kami bisa Bayar ko Bu jawab Rindi dengan sabar.

__ADS_1


Yakin bisa bayar. kalian kan sudah jadi orang miskin dan sebentar lagi akan jadi pengemis!" kembali Bu Amel mengejek dan merendahkan Rindi.


"Hana" perempuan tua ini keturunan Raja jahanam itu..bisik Nara yang bersemayam di cincin milik Hana.


Hana menatap wajah Bu Amel dengan tatapan tajam penuh kemarahan.


Kami tidak akan miskin, apa lagi jadi pengemis. tanpa harta warisan dari anda nyonya Amel..jawab Hana sinis.


Berani sekali kamu melawan saya. kamu hanya orang yang nggak jelas asal usulnya bertingkah seolah anak orang terhormat maki. Bu Amel.


Kenapa saya harus takut, Anda bukan siapa siapa saya dan Anda yang kelewatan menghina mertua saya tanpa alasan jelas..jawab Hana.


Dasar perempuan tak tahu sopan santun


plak..Bu Amel menampar pipi Hana .


Hana yang merasa sakit langsung bangkit..


plak ...plak...!jangan pernah berani memukul saya, saya bukan kacung anda yang bisa anda perintah dan anda rendahkan seenak perut anda..kata Hana dengan wajah memerah menahan amarah.


Akan saya tuntut kamu..ancam Amel dengan meningalkan Restoran dan teman teman sosialita nya.


Hana hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Bu Amel yang menyebalkan.


Hana gimana kalau ibu beneran nuntut kamu. mama nggak mau kamu di penjara.. kata Rindi dengan wajah ketakutan.


Mama tenang aja, Oma tadi nggak akan bisa nuntut Hana.karena dia yang memulai masalahnya.


Kita pulang sekarang aja ya nak. mama merasa nggak nyaman lagi untuk belanja


ucap Rindi.


'Iya Mah!"jawab Hana.


****


Ma Hana mau ngeliat kafe dulu ya..takut ada barang yang sudah habis..


Iya nak!" hati hati dijalan pesan Rindi.


Hana membawa mobilnya dengan santai di temani Nara.


Hana mari kita masuk ke area itu..ajak Nara saat mereka melewati sebuah bangunan megah yang di Pagari tembok tinggi.


Ngapain kita kesana..?tanya Hana bingung.


Itu tempat seluruh keturunan neneknya Arya suami mu..bisik Nara


Untuk apa kita kesana. lagi pula gerbang nya sudah tertutup!" jawab Hana.


Mari kita masuk kedalam Hana biarkan mobil ini disini..Bisik laknara.


"Baiklah!" tapi bagai mana jika ketahuan? tanya Hana.


Tidak akan ketahuan, gunakan cincin ilusi mu itu. bisik Nara.


"Baiklah!" jawab Hana.


Mereka memasuki Rumah megah yang di kelilingi Tembok beton yang begitu tinggi dengan besi yang meruncing di bagian atas tembok itu.


Astagfirullahalaziem.!


Hana beristigfar melihat kondisi di dalam Gedung yang terlihat mewah dan megah itu.


Kenapa perilaku mereka seperti binatang Nara?" tanya Hana.


Kutukan Kakang ku menjadi nyata Hana..


bisik Nara dengan senyum bahagianya.

__ADS_1


Maksudnya bagai mana?" tanya Hana bingung


Sebelum Kakang ku Dibunuh Kudra Pati mantan suamiku, kakang ku pernah mengucapkan Sumpah, jika keturunan kudra Pati dan Kaka ipar ku meski pun ada yang hidup Mereka akan bertingkah Seperti binatang dan sifat mereka akan rakus dan tamak seperti sifat leluhurnya. ternyata sumpah kakang ku menjadi nyata..


Tapi kenapa mereka berhubungan intim di sembarang tempat. tanpa rasa malu sedikit pun..ucap Nara dengan lirih.


Karena leluhur mereka sifatnya seperti binatang yang tamak dan rakus. senang berbuat zina!" jawab Nara dengan senyum puasnya.


Hana menatap orang orang yang saling berhubungan intim itu dengan tatapan jijik..


Kita pergi sekarang Nara, aku jijik melihat tingkah mereka yang seperti manusia purba..


manusia purba masih beradap. sementara mereka benar benar menjijikan..kata Hana dengan mengedikan bahu.


Jika mereka menerima kutukan seperti itu. lalu kenapa Arya dan keluarganya tidak? tanya Hana.


Ayahnya Arya bukan anak kandung Bu Amel.


Ayah Arya hanya anak sambung..dan tidak ada hubungan darah dengan Bu Amel..jawab Nara


Dengar Hana, Bu Amel anak diluar nikah. ibunya Melahirkan Amel tanpa dinikahi oleh ayahnya, Itu sebabnya Amel Tidak seperti anak dan cucunya yang Seperti manusia purba..dengan Santai Nara menjelaskan.


Berarti keturunan mereka yang lahir dari pernikahan resmi akan bertingkah idiot begitu kah..tanya Hana


"Iya, jika mereka lahir di luar nikah dalam arti tidak dinikahi sama sekali, barulah mereka akan normal seperti nenek sambung Arya.


Benar benar menakutkan kutukan itu ya. ucap Hana sambil mengedikan bahunya.


Mereka Harus menerima akibat dari perbuatan Leluhur mereka bukan tanpa alasan dan sebab Hana..mereka tidak akan terkena kutukan jika mereka tidak mengambil Harta yang sudah dikutuk oleh kakang ku dan Gurunya Resi pradapdita..Kata Nara berusaha menjelaskan.


Harta apa, bukan nya mereka sudah kaya? tanya Hana bingung.


Mereka kaya karena Harta kutukan. bukan karena harta yang didapat dengan kerja keras. jawab nara pelan.


Emang Harta kutukan seperti apa?"kembali Hana bertanya dengan tatapan penasaran.


Pejamkan mata mu, akan aku perlihatkan tempat harta kutukan itu..perintah Nara pada Hana.


Dengan menepikan mobilnya di area sebuah taman Hana langsung memarkir mobilnya


Hana menuruti permintaan laknara dengan memejamkan matanya..saat membuka matanya Nara melihat sebuah tempat yang diapit empat buah batu yang menjulang tinggi seperti menara..kenapa kita kemari? tanya Hana bingung..Dibalik air terjun itu terdapat sebuah goa rahasia tempat resi pradapdita mengajar kakang ku sekaligus tempat Harta kutukan bisik Nara.


Bagai mana cara kita masuk? tanya Hana bingung.


Gunakan cincin ilusi mu untuk menghentikan air sementara, agar tidak jatuh kebawah.. pinta laknara.


Hana mengucapkan dalam hati permintaanya


Air berhentilah lebih dulu .


Ajaib air itu langsung berhenti mengalir. dengan cepat Nara menarik tangan Hana dan berjalan di antara batu cadas seperti terbang.


Mereka memasuki Goa yang gelap dengan pelan..tiba tiba cincin ilusi Hana memancarkan cahaya yang amat sangat terang hingga seluruh ruangan yang mereka lewati me jadi terang benderang.


Laknara mengibaskan tangan nya.. hingga terbukalah sebuah ruang yang amat sangat luas dengan tempat tidur dari batu serta alat alat makan yang terlihat sudah usang dimakan waktu.


Lihatlah itu Hana..tunjuk Nara pada sebuah tempat tidur yang dipenuhi batu berlian emas dan permata yang terserak di bebatuan yang mengalirkan air berbentuk warna darah.


Nara kenapa air dari mata air itu seperti darah?" tanya Hana dengan wajah takutnya


Di atas batu itu Resi pradapdita dibunuh oleh raja jahanam itu Hana, semua harta yang yang berada di kolam itu milik putri sang Resi sebagai hadiah persembahan saat Putri sang resi akan menikah dengan salah satu kakang ku. semua harta ini persembahan dari dua puluh kerajaan termasuk kerajaan di negeri seberang..mereka sangat menghormati sang resi..tapi raja jahanam itu telah merusak semuanya, dia tidak hanya mencuri beberapa kitab milik Resi, tapi juga membunuh resi seta memperkosa putri Resi tersebut hingga tewas. karena itu resi mengutuk jika keturunan raja itu mengambil sedikit saja Harta ini, maka mereka akan sengsara sampai keturunan terakhir.. Nara menjelaskan sedikit kejadian di masa lampau pada Hana.


Kita pulang sekarang saja Nara lain waktu kita kemari lagi aku takut mas Arya nanti mencari ku ajak Hana.


Baiklah..ayo ajak Nara..kembali melangkah ke depan goa..


Nara kenapa kita tidak pergi dari sini mengunakan cincin ilusi saja?"tanya Hana..


Cincin mu dan ilmu ku tidak akan berfungsi di dalam sana..makanya kita hanya bisa berhenti di tengah batu itu jawab Nara.

__ADS_1


__ADS_2