RACUN CINTA WANITA MALAM

RACUN CINTA WANITA MALAM
pertemuan pertama


__ADS_3

Raihana sibuk berbelanja disebuah pusat perbelanjaan..Hana membeli beberapa potong pakaian dan makanan ringan untuk mengisi dapur dan lemari pakaian nya di apartemen..tanpa memperdulikan sekitarnya Hana terus mendorong trolinya menuju kasir.


Setelah selesai memasukan semua belanjaannya kedalam bagasi mobilnya.


"Cici!" kamu Cici kan.. pangil sebuah suara bariton.


Hana membalikan tubuhnya menghadap ke arah orang yang memangilnya..


"Bener kamu Cici!" apa kamu lupa. aku pelangan tetap mu, dan baru malam kemarin kita menghabiskan waktu bersama..kata pria itu. dengan mata berbinar.


"Nama mas siapa?" tanya Hana bingung. kerena yang selalu menjalani tugas bukan lah dirinya tapi Dewi laknara.


"Saya Jefri..!"ternyata saya bukan lah orang yang penting dihati kamu ya, hingga kamu melupakan malam panas kita. ucap Jefri dengan perasaan yang terluka..


Maafkan saya mas Jefri..saya lagi banyak pikiran makanya saya lupa ..jawab Hana beralasan.


"Nggak apa apa,..ohya apa malam ini kita bisa bertemu lagi..pinta Jefri dengan penuh harapan..


"Nanti aja ya mas, saya lihat jadwalnya dulu. jawab Hana dengan perasaan gugupnya.


"Baikalah, saya akan menunggu sampai kamu ada waktu menemani saya.. ucap Jefri dengan wajah kecewanya .


"Iya mas!" jawab Hana.

__ADS_1


Ohya kenalkan ini rekan bisnis Saya namanya Aryo..kata Jefri memperkenalkan teman nya yang sejak tadi diam disampingnya.


"Saya Cici mas,.,kata Hana menyambut uluran tangan Aryo dengan perasaan gugup.


"Saya Aryo, senang berkenalan dengan mu. kata Aryo yang matanya tak pernah lepas dari wajah Hana.


"Iya mas, kalau begitu saya permisi..kata Hana menuju pintu mobilnya..


"Iya hati hati dijalan Cici!" pesan Jefri.


"Iya mas" terima kasih..jawab Hana.


Setelah kepergian Hana Jefri mengajak Arya menuju sebuah restoran mewah.


iya Dev..udah tiga bulan gitu deh. dia wanita panggilan kelas kakap..untuk memboyongnya kita harus memesan jauh jauh hari..jawab Jefri sambil berpromosi.


"Jadi dia wanita panggilan!" sayang sekali padahal dia terlihat masih sangat muda..ucap Arya dengan perasaan kecewa.


Iya dia emang masih muda, paling usianya dibawah dua puluh tahun. tapi performa di atas ranjang jangan ditanya dia ahli banget muasin kita..kata Jefri sambil membayangkan kehebatan Hana.


Tarifnya sekali kita boking seratus juta ..memang mahal, tapi sesuai dengan servisnya kata Jefri dengan wajah mesumnya.


"OOh!" jawab Aryan yang Engan melanjutkan pembicaraan mereka.

__ADS_1


Setelah selesai makan Arya langsung buru buru meningalkan restoran itu dan Jefri. dengan alasan masih ada yang perlu dikerjakan.


Dengan perasaan kecewa yang entah apa sebabnya, Arya melajukan mobilnya.


menuju kearah sebuah Apartemen miliknya.


Tiba didepan kamar Hana, tanpa sengaja Arya berpapasan dengan Hana..


Hana yang melihat Arya langsung tersenyum dan mengangukan kepalanya.


"Kamu tinggal disini juga? tanya Arya dengan wajah kagetnya..


"Iya mas!"jawab Hana sambil tersenyum dan membuka pintu kamarnya.


"Apa saya boleh meminta kamu menemani saya malam ini?" tanya Arya dengan spontan.


"Maaf" mas saya tidak bisa!" jawab Hana dengan segera memasuki kamar apartemen nya.


Arya terus menatap kearah kamar Hana yang berada tepat didepan kamar nya.


Apa pun caranya, aku harus bisa mendapatkan dia..pikir Arya.


Sementara Hana duduk didepan meja riasnya sambil melamun memikirkan permintaan arya barusan..

__ADS_1


kenapa gue jadi mikirin laki laki itu sih gumam Hana pelan.


__ADS_2