Rahasia Dibalik Tirai

Rahasia Dibalik Tirai
RAHASIA DIBALIK TIRAI 12


__ADS_3

"Tentu saja, siapa dia kak?" Ucap Khan Freedly.


"Dia adalah Kau tidak perlu tau" Ucap Khan Freedlay sembari menyentil dahi Khan Freedly.


"Aghh! sakit! kenapa aku tidak boleh tahu?" Ucap Khan Freedly.


Khan freedlay hanya berjalan ke depan dan tak memperdulikan pertanyaan Khan Freedly.


Malam hari nya...


Disisi lain... (Miyuki)


Pintu ruangan khan Freedly terbuka, "Pangeran, kau masih membaca buku?" Tanya Miyuki.


"Hm? oh Miyuki... Tidak apa apa aku hanya menunggu mu untuk membacakan ku dongeng, sebab itu aku berusaha untuk mencari dongeng yang bagus." Sahut Khan Freedly sembari mengajukan buku dongeng.


Kyaa.. manis nya, mengapa semua orang mengatakan bahwa pangeran yang lucu nan manis ini kejam.. heiiss. batin Miyuki.


"Baiklah." Miyuki pun mengambil buku yang di ajukan oleh khan Freedly.


Eh. Miyuki terkejut ketika membaca judul dari buku dongeng tersebut. Dia merasa bahwa dia pernah mendengar buku dongeng ini.


"Ada apa dengan ekspresi mu Kiki?" Tanya Khan Freedly.


"Hahaha tidak apa apa, aku hanya penasaran dengan isi buku dongeng ini." Ucap Miyuki.


Pasti tidak lah ya.. Miyuki kembali melihat buku dongeng tersebut.


Khan Freedly pun berbaring di kasur dan Miyuki pun duduk di kursi samping kasur Khan Freedly. Miyuki memulai membacakan dongeng tersebut.


" Dongeng ini berjudul istana paling misterius.~~~"


Lalu beberapa menit kemudian, setelah selesai membacakan isi dongeng tersebut Miyuki langsung melemparkan buku itu ke lantai. Reafleks kisahnya :v


Miyuki pun tersadar bahwa di sebelah nya ada pangeran Khan Fredly. Ketika dia menengok ke arah Khan Freedly, ternyata Khan Freedly sudah tertidur pulas.


"Heiss syukurlah.." Miyuki merasa lega. Ia pun beranjak dari tempat duduk nya lalu menaruh buku di meja dan pergi serta menutup pintu kamar Khan Freedly.


Diperjalanan, Miyuki merasa kepala nya kosong! Dia tidak menyangka bahwa isi dongeng itu seperti sudah pernah di dengar nya. Tak terasa sudah lama berjalan, Miyuki sampai di kamar nya.

__ADS_1


Miyuki sampai di depan pintu kamar nya, ia masuk pintu pun terbuka Miyuki terkejut ternyata ada peri lain di sebelah peri Lala di kamar Miyuki, "Miyuki, kau sudah sampai ?" Ucap peri Lala.


Miyuki yang pikirannya masih kusut tak menyadari bahwa itu adalah kamarnya, "Hah? Oh maaf, aku salah masuk kamar." Ucap Miyuki sembari tak sadar bahwa itu adalah kamar nya sendiri.


"Tidak, kau tidak salah masuk kamar. Perkenalkan dia adalah kakak ku Lili." Ucap Peri Lala.


"Lili." Ucap Peri Lili.


"Hah? ah, ya... aku Miyuki ." Ucap Miyuki sembari tak fokus.


"Kau kenapa?" Ucap peri Lala kepada Miyuki.


"Tidak, tidak apa - apa hanya menemukan sesuatu yang.. Yah, membingungkan." Ucap Miyuki.


"Hadehh, Dia adalah kakak sulung ku sekaligus peri. Dayang ratu penguasa dunia peri." Ucap Lala.


"Waww." Mata Miyuki berbinar binar. Dia tidak menyangka bahwa dia akan bertemu dengan peri yang lainya.


"Apa kau punya darah peri?" tanya Peri Lili.


"Apa? tidak." Cepat Miyuki.


"Aku tidak tahu." Ucap Miyuki.


"Baik - baik aku akan langsung ke inti nya. Aku akan membawa Lala ke dunia peri." Ucap peri Lili.


"Kenapa?" Tanya Miyuki.


Sebelum nya..


Suara pintu kamar Miyuki terbanting, "Aaa!! Kaget aku! siapa kamu?!" Teriak Peri Lala kepada Peri Lili.


Peri Lili yang tadi nya menggunakan ekspresi marah tiba-tiba menjadi sedih tersedu sedu. "Kau melupakan ku adik ku?" Ucap Peri Lili.


"Kau melupakan ku?! hah!!! aku ini kakak mu!" Ekspresi peri Lili yang tadi nya sedih sekarang kembali marah.


Peri Lala yang kebingungan dengan sikap peri di depannya pun mengatakan dalam hati Waw, nih peri bisa berganti ganti ekspresi dengan mudah.. eh iya dia tadi mengatakan bahwa dia kakak ku? aku punya kakak ya?


Lalu suara pintu kamar Miyuki yang tadi nya tertutup karena teriakan peri Lili pun terbuka, ternyata Miyuki yang membuka nya dengan tatapan kosong.

__ADS_1


Kembali ke saat ini.


"Dia mengaku ngaku sebagai kakak ku." Ucap peri Lala dengan ekspresi menyebalkan.


'' Haih, dia seperti ini (hilang ingatan) karena terlalu lama di dunia manusia, kekuatan nya melemah, ingatan nya terhapus jika tidak segera ku bawa ke dunia peri dan membantu nya berkultivasi maka hidupnya tidak akan lama lagi." Ucap Lili.


"Apa?!" Ucap Miyuki terkejut.


Peri Lili hanya menganggukkan kepala. "Aku harus membantu nya, jika tidak kerajaan Khan ini akan musnah..." Lanjut Peri Lili.


"Kau tahu tentang kerajaan Khan?" Tanya Miyuki.


"Aku hanya sedikit mengetahui nya." Ucap Peri Lili dengan tenang.


"Baiklah, kapan kau akan membawa peri Lala?" Tanya Miyuki.


"Sekarang!"Ucap peri Lili.


"Apa? sekarang!?" Ucap Miyuki terkejut.


Keesokan Hari nya...


Pagi yang cerah, Miyuki langsung bergegas untuk melayani Pangeran Khan Freedlay. Miyuki segera bergegas pagi pagi sekali, karena jarak dari istana Khan Freedlay dengan kamar Miyuki sangat jauh. Karena peri Lala sudah pergi dengan peri Lili semalam, ruangan kamar Miyuki serasa sepi.


Sesampainya di istana Khan Freedlay.


Kepala pengurus istana Khan Fredlay pun menemui Miyuki, dan mengantar ke ruangan Khan Freedlay. Setelah sampai didepan kamar, Miyuki pun membuka pintu kamar Khan Freedlay. Miyuki melihat Khan Freedlay yang berbaring tidur dengan wajah tertutup buku. Miyuki melihat kamar khan Freedlay yang berantakan nan berdebu. Aku heran kenapa dia bisa hidup dengan kamar seperti ini.


Miyuki pun mulai membersihkan kamar Khan Freedlay, Memulai dari membuka tirai, menyapu, mengepel, serta membuang sampah sampah yang berada di kamar tersebut.


Ini kamar, atau tempat pembuangan sampah sih?! seperti kapal pecah!


Miyuki pun keluar dari kamar Khan Freedlay untuk membuang sampah, serta mengambil sarapan untuk pangeran Khan Freedlay. Dia bertemu dengan teman teman baru lagi, dan topik pembicaraan pun sama seperti kemarin. 'Pelayan yang di rumorkan' Miyuki sampai sakit kepala karena terus di tanyai layak nya seorang yang berbuat kriminal. Miyuki akhirnya kembali ke kamar Pangeran Khan Freedlay dengan membawa sarapan.


Pintu terbuka Miyuki memasuki kamar dan meletakkan sarapan Khan Freedlay.


Miyuki mengambil buku yang berada di wajah Khan Freedlay. Miyuki melihat wajah mulusnya. Aku tidak menyangka wajahnya akan se-tampan ini, coba saja peri Lala ada disini.. heiss kenapa aku mengingat peri Lala. Ngomong - ngomong pria cantik rambut emas bagaimana ya? apa aku bisa bertemu dengan nya? Miyuki yang menatap wajah tampan Khan Freedlay pun terkejut karena Khan Freedlay membuka mata dengan tersenyum. Tiba tiba berkata." Ibu?"


A.. Apa??!!

__ADS_1


...RAHASIA DIBALIK TIRAI...


__ADS_2