
Kerajaan Khan bergetar, semua panik mengira bahwa ada bencana gempa bumi. Lalu sempat berhenti sekejap, muncul sinar yang sangat besar dari area latihan pedang. Kalung sihir pelacak yang dimilik pangeran Leovan Ling Charl untuk melacak putri Charl, berbunyi.
Ngungg
Pangeran Leovan Ling Charl yang merasa bahwa adiknya dalam bahaya langsung berlari menuju putri Charl berada, "Lin!!!!" Pangeran Leovan Ling Charl berlari menuju sumber sinar itu. Karena Kalung sihir tersebut akan berbunyi jika terjadi sesuatu terhadap adik kesayangan nya itu.
Ratu Khan dan Pangeran Khan Freedlay yang menyadari sumber sinar tersebut langsung bergegas menuju ke tempat latihan berpedang. Mereka mencemaskan pangeran Khan Freedly. Sesampainya mereka di tempat kejadian, mereka langsung membawa Khan Freedly, dan Putri Charl Lin Lottie. Khan Freedlay yang melihat Miyuki bercucuran darah langsung menggendongnya dan membawa Miyuki kepada dokter Kerajaan.
"Dokter Kerajaan, selamatkan dia." Ucap Khan Freedlay dengan ekspresi cemas.
"Maaf yang mulia, hamba adalah dokter Kerajaan. Tidak mungkin bagi hamba untuk mengobati pasien yang hanya seorang PELAYAN."
"Kau mau MATI dengan cara seperti apa? akan ku kabulkan." Geram Khan Freedlay.
Dokter itu langsung membungkuk di hadapan Khan Freedlay dengan gemetar, "m- maafkan hamba yang mulia, hamba akan mengobati pelayan ini." Dokter itu bersujud kepada Khan Freedlay lalu mengobati Miyuki.
Beberapa menit kemudian tangan Miyuki yang terluka telah dibalut. "Pelayan ini hanya terkejut saja yang mulia, beberapa saat akan siuman." Aku tidak perlu mengatakan bahwa pelayan ini kehabisan darah, dan sebentar lagi akan kehilangan nyawanya.
"Baiklah, kau boleh keluar."
"Baik yang mulia. " Dokter itu menunduk dan keluar.
Tak lama kemudian terdengar suara seseorang berlari mendekat, ia membuka pintu, "Miyukiiii" Seorang pelayan berambut merah menghampiri miyuki, "bagaimana kau bisa seperti ini?!" ia adalah peri lala.
" Siapa kau?" Nada Khan Freedlay dingin.
"Maaf kan saya yang mulia, Saya Lala pelayan yang baru ditugaskan di istana yang mulia pagi tadi." Lala Membungkuk.
"Kau kenal dengan miyuki?"
"Saya adalah kerabat jauhnya, yang mulia."
Aku kira siapa yang datang tanpa mengetuk pintu, ternyata pelayan baru. Sebentar ini deja vu?? Freedlay yang mengingat kembali ketika marylin dan iris datang ketika miyuki sakit.
"Ya sudah kalau begitu, kau jaga miyuki jika ada apa apa langsung panggil aku." Freedlay keluar dari ruangan. aku tidak akan mengganggu mereka.
"Baik yang mulia." astaga bagaimana bisa kondisi nya separah ini?
__ADS_1
Lala yang melihat kondisi miyuki yang terbaring di kasur dengan wajah yang pucat dengan tangan yang dibalut asal asalan oleh dokter Kerajaan. "Gila! dokter gila! untung saja aku datang tepat waktu, nyawa nya bisa melayang!" Lala pun menyembuhkan miyuki dengan sihirnya.
Beberapa menit kemudian, "fyuuhh seperti nya dengan ini dia bisa selamat, aku harus membicarakan ini dengan Khan Freedlay."
Peri lala memberitahukan kepada Khan Freedlay jika dokter itu mengobati Miyuki secara asal asalan dan dokter itu tidak mengatakan jika Miyuki kehilangan banyak darah.
"Aku tahu, dokter itu sudah dibunuh dan mayat nya telah dibuang."
"Apa??" tampak ekspresi peri Lala terkejut.
"Kau pikir aku tidak tahu? dari wajah dan tingkah laku nya untuk mengobati miyuki sudah jelas tidak ikhlas. Jadi ku bunuh saja dia."
Terdengar suara seseorang yang tengah berlari mendekat, mereka adalah Iris dan Marylin yang sedang panik karena mendengar berita bahwa Miyuki kecelakaan, "apa yang mulia tahu miyuki ada dimana?" Marylin dan iris menghadap Khan Freedlay.
"Kau tunjukan jalan kepada mereka." Ucap Khan Freedlay kepada Lala.
"Baik yang mulia." Ucap Lala. Marylin dan iris pun mengikuti Lala menuju ruangan miyuki.
Tak lama kemudian ajudan Khan Freedlay menghampiri, "yang mulia, Baginda Ratu meminta seluruh bangsawan yang ada di tempat kejadian untuk menemui beliau."
"Baiklah, ayo segera kesana."
"Bagaimana ini bisa terjadi? siapa yang harus dipertanggung jawabkan atas kejadian ini!!" Marah Ratu Khanya.
"Ada apa ini?"
"Katanya putri Charl dan pangeran kedua berduel, lalu.. " Bisik bisik
Semua orang yang berada di aula itu mulai berbisik bisik satu sama lain. Lalu Pangeran Leovan Ling Charl datang ke aula. "Bagaimana keadaan putri Charl? pangeran." Tanya Ratu Khanya.
"Sudah sedikit membaik yang mulia, dia hanya tidak bisa mengendalikan sihirnya.. Tetapi pangeran kedua.. "
Pangeran Leovan Ling charl ragu untuk mengatakannya.
"Freedly kenapa?! " Cemas Ratu Khanya.
"Pangeran.. kondisinya sangat parah kemungkinan hidupnya sangat rendah. Karena pangeran kedua terkena sihir tepat dibagian kepala dan semua saraf nya melemah. Bahkan sebagian.. telah mati."
__ADS_1
"Apaa!!!" Ratu Khanya terhuyung.
"Yang mulia!!"
"Kerajaan Charl harus bertanggung jawab jika terjadi sesuatu terhadap pangeran kedua!!" Ucap Count green salah satu bangsawan di Kerajaan Khan.
"Saya setuju!" Ucap Marquess Scorpion.
Ck kedua tua bangka bangsawan itu ternyata kerja sama untuk mencari keuntungan dengan kejadian ini. Jika Kerajaan Charl dan Kerajaan Khan bermusuhan maka pasokan batu sihir akan menurun, mereka yang memiliki kerabat di Kerajaan Charl akan menjual batu sihir dengan harga selangit! Batin Khan Freedlay.
"Maaf menyela." Ucap Putri S.Elena Violani.
"Bukankah ada sesuatu yang terlewatkan?"
"Apa yang terlewatkan Putri?" Tanya Ratu Khanya.
"Bukankah ada 'dayang' yang membuat pangeran kedua dan putri Charl berduel??"
"Maksud mu Miyuki??" Tanya Khan Freedlay.
"Iya, 'dayang' yang kau bawa kepada dokter dengan tampang khawatir." Tidak mungkin aku tidak tahu, dari kemarin aku melihat kau sangat akrab dengan pelayan jelek itu. Lihat saja pelayan itu harus dihukum karena berani merebut Freedlay dari ku.
"Ah iya, dayang itu! dimana dia? " Tanya Ratu Khanya.
"Dia belum siuman ibunda. Juga Miyuki tidak ada kaitannya dengan kejadian ini." Ucap Khan Freedlay.
"Bohong! jika bukan karena dia maka pangeran Freedly dan putri Charl tidak akan berduel! dia harus dihukum!!" Ucap Putri S.Elena Violani dengan suara lantang.
Lalu terdengar suara pria yang sangat santai, Raja Brayen angkat bicara, "Putri kedua S.E, ini adalah masalah Kerajaan Khan bukan Kerajaan S.E anda tidak berhak untuk ikut campur." Senyum licik khas Raja Brayen Golden Layen.
Pangeran Leovan Ling Charl ikut angkat bicara, "benar yang dikatakan putri kedua S.E kita harus mengintrogasi dayang itu." Ucap Pangeran Leovan Ling Charl.
Tiba - Tiba pelayan putri S.Elena Violani memberitahukan bahwa Miyuki telah sadar.
"Bawa pelayan itu kesini!" Ucap Ratu Khanya.
...RAHASIA DIBALIK TIRAI...
__ADS_1
note : Marquess adalah gelar bangsawan tinggi setelah kaisar dan Duke, sedangkan count adalah gelar bangsawan tinggi setelah Marquess.