
"aku mirip dengan siapa?" Miyuki Chi membatin. Ia terkejut dengan ucapan si penjual pakaian, "katakan padaku siapa yang kau maksud-"
Belum sempat Miyuki menyelesaikan perkataannya, si penjual langsung memotong, "apakah kau ingin membungkus pakaian nya nona? " Ucap penjual.
Miyuki Chi terdiam sejenak, "Em.. tidak perlu. aku langsung memakainya." Ucap Miyuki Chi.
"Baiklah, ikuti saya untuk pembayarannya." Ucap penjual.
Miyuki Chi, dan peri Lala pun mengikuti penjual tersebut untuk pembayaran pakaian yang mau beli Miyuki Chi.
Sesampai nya di ruang pembayaran....
"Total nya 30 perak." Ucap pemilik toko.
"Apa?!"Ucap Miyuki Chi terkejut.
"Apa yang kau maksud "Apa" itu nona?? harga pakaian nya memang segitu, tidak bisa kurang, dan jangan menawar, serta jangan menggunakan uang lebih, karena em... maaf ya maaf banget, saya agak sombong sedikit, saya itu orang kaya, jadi yaa... kayak gak punya uang receh gitu." Ucap pemilik toko.
"Itu orang ku pukul mati gak ya." Batin Miyuki sembari tersenyum licik.
Karena peri Lala dapat membaca pikiran ia pun menyahut Miyuki, "Kau bisa mati jika kau memukul orang itu, dan kau pasti tidak akan bisa masuk ke Istana, dan lebih parah nya lagi, kau tidak akan bisa PULANG " Ucap peri Lala, menasehati (Mengancam).
"Em... 20 perak saja ya.. saya sudah bawa uang pas, jadi gak bisa lebih ataupun kurang." mohon Miyuki Chi, kepada pemilik toko.
"Aduhh, gak bisa... cari aja di toko lainnya, ingat ya nona e maap siapa nama anda??" Ucap pemilik toko.
"Miyuki" ucap Miyuki Chi, langsung menjawab.
"Nah itu, saya ulangi lagi ya... Aduhh, gak bisa... cari aja di toko lainya, pasti harga nya gak lebih murah dari toko saya."ucap pemilik toko.
"Em... maaf tadi anda tidak mengatakan seperti itu."ucap Miyuki Chi.
"Oh iya kah, oh iya maaf - maaf saya lupa. oke kalau begitu saya akan mengulangi nya lagi. aduhh.. gak bisa.."ucap pemilik toko.
"Errmm.. tidak perlu tidak perlu."ucap Miyuki Chi, memotong perkataan pemilik toko.
"20 perak aja ya."ucap Miyuki Chi, melanjutkan pembicaraan dengan pemilik toko.
"Tidak bisa nona MU, YU, NO."ucap pemilik toko.
"Miyuki!!!"ucap Miyuki Chi, kesal.
"Saya tadi nyebut nya apa?"ucap pemilik toko.
"Muyuno."ucap Miyuki Chi.
"Lah, memang harusnya nyebutnya apa?"ucap pemilik toko.
__ADS_1
"Miyuki !!"ucap Miyuki Chi.
Miyuki Chi, pun di buat kesal terhadap pemilik toko, dan kejadian tersebut mengundang perhatian seorang laki laki misterius dan tampan berambut navy. "Ada apa ini?"ucap laki laki misterius.
Beberapa menit yang lalu...
Seorang laki laki berambut navy memasuki toko pakaian yang di dahului Miyuki Chi, karena laki laki tersebut acuh tak acuh dia tidak menghiraukan perdebatan antara Miyuki Chi dan pemilik toko.
Lama sekali perdebatan itu berlangsung dan itu membuat laki laki berambut navy itu sangat kesal karena terganggu. ketika dia ingin menghampiri dan ingin menghentikan perdebatan, dia terkejut melihat Miyuki Chi.
Laki laki tersebut penasaran, mengapa dia seperti pernah bertemu dengan Miyuki Chi. lalu mereka sampai ke berdebat 'Salah menyebut nama'.
"Tidak bisa nona MU, YU, NO."ucap pemilik toko.
"Miyuki!!!"ucap Miyuki Chi, kesal.
"Lah, tadi saya nyebut nya apa?"ucap pemilik toko.
"Muyuno."ucap Miyuki Chi.
"Lah, emang harusnya nyebutnya apa?"ucap pemilik toko.
"Miyuki !!"ucap Miyuki Chi.
"Puufftt" laki laki tersebut menahan tawa, dan menghampiri Miyuki Chi dan pemilik toko.
"Ada apa ini?" tanya laki laki misterius.
"Apa!? murah kata mu?" Ucap Miyuki Chi , merasa kesal.
"Pufftt, memang nya berapa?" Ucap laki laki tersebut.
"30 perak." Ucap pemilik toko.
"Ha???"Ucap laki laki tersebut, tak percaya. "lalu, dia menawar berapa?" sambungnya lagi.
"20 perak." Ucap pemilik toko.
"Pufftt, baiklah baiklah, aku akan membayarnya." Ucap laki laki tersebut.
"Apa?! tidak perlu."Ucap Miyuki chi, terkejut.
"Tidak apa apa. ini 30 perak nya."Ucap laki laki misterius tersebut, sembari memberikan 30 perak ke pemilik toko.
"Baiklah, terimakasih yang mu- eh tuan."Ucap pemilik toko. Laki laki misterius tersebut pergi setelah memberikan 30 perak ke pemilik toko. ketika laki laki tersebut berbalik, dia di hentikan oleh Miyuki Chi.
"Tunggu."Ucap Miyuki Chi menghentikan langkah laki laki tersebut.
__ADS_1
"iya??" Tanya laki laki tersebut.
"Errmm... itu, terimakasih."Ucap Miyuki Chi.
"Tidak masalah, siapa nama anda nona?"Ucap laki laki tersebut.
"Miyuki c-" Miyuki mengingat perkataan Khan Freedly untuk jangan mengatakan nama marga, jika bukan orang bangsawan.
"Miyuki c?"Ucap laki laki tersebut.
"Ahahah... maaf maksud ku Miyuki."Ucap Miyuki Chi.
"Baiklah." Ucap laki- laki tersebut. "Miyuki ya... ternyata bukan dia, hanya paras nya saja yang sama." Ucap laki laki tersebut dalam hati.
"Nama ku Freedlay, senang bertemu dengan mu nona Miyuki." Jcap Freedlay. Laki - laki dengan tinggi 170 cm dengan badannya yang kekar, mata nya yang tajam berwarna dark blue yang serasi dengan rambutnya.
"Ah, iya senang bertemu dengan mu." Ucap Miyuki Chi, sembari tersenyum.
Freedlay pun keluar dari toko pakaian, mata Miyuki masih tertuju pada laki - laki misterius nan tampan itu, lalu tiba - tiba pemilik toko mendekati Miyuki Chi.
"Hey, jangan menatapnya dia bukan orang yang boleh di dekati sembarangan." Ucap pemilik toko.
"Kau bisa diam gak sih?"Ucap Miyuki Chi, karena merasa terganggu akhirnya ia memutuskan untuk pergi, "Aku pergi."sambung Miyuki Chi.
"Datang lagi ya, toko pakaian siap untuk di beli anda, jika anda punya uang hahahaha."Ucap pemilik toko, mengejek.
"Sialan!" Ucap Miyuki Chi, sembari berjalan keluar toko pakaian.
"Eh, seperti nya aku pernah melihat Freedlay."Ucap peri Lala.
"Benarkah? siapa dia?"Ucap Miyuki Chi.
"Aku juga lupa, eh bentar, kau sadar tidak sih? tadi pemilik toko sempat menyebut nya 'Yang Mulia'?" Ucap peri Lala.
"Oh iya aku ingat, tapi.. nama dia tidak menggunakan marga."Ucap Miyuki Chi.
"Sungguh membingungkan..." Ucap peri Lala, dan Miyuki Chi bersamaan.
...RAHASIA DIBALIK TIRAI...
.
.
.
- Hai bertemu lagi dengan Rahasia Dibalik Tirai.
__ADS_1
- Btw Para cogan sudah mulai keluar, tapi baru dua, sabar yak :v
- Sampai bertemu lagi.