
"Dasar tidak sopan!!"
Huuufftt Raja Brayen Golden Layen menghela nafas panjang, "akan ku maafkan, aku ada urusan dengan pelayan mu. Bisa ku pinjam pelayan mu sebentar?"
Bagaimana ini, aku malas.. tidak bisa kah kalian membiarkan aku saja? aku ingin sekali menghilang. Raja Brayen memegang tangan Miyuki.
"Hey, apa yang kau lakukan? lepas kan dia!!" Teriak Freedlay.
"Apa sih, aku ada urusan dengan nya." Ucap Raja Brayen.
Kemudian datang pesuruh Ratu Khanya menghampiri Khan Freedlay, ia mengatakan bahwa ratu ingin bertemu. Khan Freedlay berpikir sejenak untuk memberi izin Miyuki, tak lama ia pun memberi izin.
Raja Brayen Golden Layen itu membawa Miyuki, lalu Miyuki pun mengikuti raja Brayen Golden Layen dari belakang. Setelah beberapa menit meninggalkan Freedlay, Raja Brayen memulai pembicaraan. "Apa kabar, nona? "
"Saya baik baik saja yang mulia." Miyuki tetap menunduk.
"Ayo lah, jujur saja dari muka mu kau terlihat tidak baik - baik saja." Raja Brayen Golden Layen melirik Miyuki, "hm? kenapa wajahmu seperti itu? kau rada kurusan? " Raja Brayen mengangkat wajah Miyuki yang menunduk.
"Yang mulia, jika orang melihat mereka akan mengira bahwa yang mulia jatuh cinta terhadap seorang pelayan." Miyuki menjauh.
"Tidak apa apa, toh mereka seperti nya benar apa adanya." Raja Brayen Golden Layen tersenyum.
Dih menjengkelkan sekali raja yang satu ini.
"pffftt," raja Brayen Golden Layen menahan tawa.
"??" kenapa dia ketawa? jangan - jangan dia?..
"Benar." Raja Brayen Golden Layen tersenyum.
"Kau bisa membaca pikiran ku!? " Miyuki syok.
"iya. Kau tidak berpikir bahwa raja ini hanya bisa menggunakan sihir saja kan?"
Raja Golden Layen menyeringai licik, "oh iya, aku lupa mengatakan nya. Hal ini adalah hal yang sangat di rahasiakan, jika ada seseorang yang mengetahuinya dia akan KU BUNUH. "
Miyuki merinding. "Yang mulia, saya akan menjaga rahasia ini baik - baik. saya tidak akan membongkar nya." Bisa mati aku, jika tahu ini hal yang harus dirahasiakan kenapa dia malah menunjukan nya padaku!!
"Sudahlah, karena kamu penyelamat ku jadi ku biarkan saja," Raja Golden Layen kembali tersenyum ramah.
huufff Miyuki merasa lega. "Terimakasih yang mulia."
"Tapi bukan berarti kamu bisa lolos dari genggaman ku." Raja Brayen Golden Layen tersenyum.
__ADS_1
"Maksud mu? "
"Bukan apa - apa. Oh ya panggil saja aku Rey." ucap Raja Brayen Golden Layen.
"Tidak bisa. aku tidak berani lancang terhadap yang mulia."
"Jika berdua seperti ini saja, panggil aku rey."
Miyuki terdiam sejenak, "baiklah. Rey. "
"Seperti itu dong, Miyuki." Rey senang.
Apa sih hanya seperti itu dia sangat senang.
Miyuki menatap Rey, "pasti kau sedang membaca pikiran ku ya? " Tanya Miyuki.
"Tidak kok~" Rey Tersenyum.
***
Siang hari nya...
Miyuki terpental kebelakang karena bertabrakan dengan anak perempuan kecil seumuran Freedly. Miyuki terjatuh dan anak kecil itu pun juga terjatuh.
"Tidak apa apa." anak kecil itu pun mengangkat pandangannya ke Miyuki.
Astaga itu tuan putri!
Miyuki langsung membungkuk memberi salam, "sa - salam yang mulia, maaf kan saya yang mulia putri saya tidak sengaja." ucap Miyuki.
"Tidak apa apa, sudah cukup minta maaf nya, berdiri lah." Jawab Putri Charl Lin Lottie.
Putri Charl Lin Lottie menatap Miyuki lekat - lekat, "kakak pelayan bukannya yang disebelah Freedly kemarin ya? saat pesta ulang tahun yang mulia ratu? "
"Benar. Yang mulia."
"Siapa nama kakak pelayan? "
"Miyuki."
"Kaka pelayan adalah pelayan Freedly?"
"Benar yang mulia, tetapi saya juga pelayan pangeran Freedlay. Sekarang saya sedang bertugas melayani yang mulia pangeran Freedlay." Ucap Miyuki.
__ADS_1
"Oh ya? kira kira Freedly kemana ya, tadi aku melihat di kamarnya ternyata dia tidak ada. Apa dia pergi ke tempat latihan?" Ternyata aku menemukan hal menarik.
"Iya yang mulia, saat ini jadwal pangeran Freedly latihan pedang." Jawab Miyuki.
"Apa kau bisa menemaniku ke tempat latihan, Miyuki? "
"Sebuah kehormatan yang mulia." Ucap Miyuki.
Sesampai nya di tempat latihan...
Terlihat Khan Freedly sedang mengayunkan pedang nya di tempat latihan, "woii Freedly!!! " Teriak Putri Charl Lin Lottie
Yang mulia putri?! Miyuki terkejut. Ternyata yang mulia putri bisa bersikap seperti itu. Freedly pun melihat ke arah sumber suara, dan ternyata ada Miyuki.. Freedly pun melempar pedangnya ke tanah dan berlari memeluk Miyuki. "Kiki~ Aku kangeeenn"
"Ah pangeran, bukankah kemarin saya bertemu dengan pangeran?" Miyuki Tersenyum.
"Hei, aku datang mencari mu, aku yang memanggilmu kenapa kau malah memeluk Miyuki-ku?" Nyolot putri Charl Lin Lottie.
Khan Freedly tersulut, "apaan sih, memangnya kamu siapa? kiki itu punya ku! " Jawab Freedly, lalu mereka pun berdebat.
"Ehhh yang mulia pangeran, yang mulia putrii sudah cukup."
Dan di akhir kalimat putri Charl Lin Lottie terucap, "aku tantang kau duel!!"
"ehhhhh??!!! Sebentar yang mulia? apa ini? duel? " Miyuki Syok.
"Baiklah, siapa takut! " Ucap Khan Freedly.
"Peraturannya boleh menggunakan pedang dan menggunakan sihir. "
"Hei apa apaan itu, aku tau kau tidak bisa memakai pedang tapi apa? sihir? Hahahahaha aku tidak percaya sihirmu dapat mengalahkan pedang ku." Remeh Khan Freedly.
"Yang mulia-" Miyuki belum selesai berucap Khan Freedly langsung menyahuti.
"Tidak apa - apa, sihir bocah cilik itu tidak akan melukai ku." jawab Khan Freedly.
Ekspresi Miyuki cemas, dia berfirasat sesuatu hal buruk akan terjadi. Miyuki pun mengangguk dan menepi di lapangan area duel. "Aku akan mulai! " Khan Freedly mengarahkan pedang nya kepada putri Charl Lin Lottie, Putri pun menghalau pedang Khan freedly menggunakan sihir pelindung. Setelah itu putri Charl Lin Lottie mengeluarkan sihir penyerang. Khan Freedly menghindar, "hanya seperti ini saja? adududuh ini mudah! "
Putri Charl Lin Lottie jengkel dan mengeluarkan sihir penyerang tingkat tinggi, tetapi tubuh putri Charl Lin Lottie tidak dapat mengendalikan sihirnya lalu sihir itu pun meledak. Semua orang yang ada di area duel berlarian kesana kemari, Miyuki yang menghawatirkan mereka berdua pun maju kedepan lapangan area duel.
Tetapi terlambat. Ketika Miyuki hendak berlari menuju Khan Freedly, Khan Freedly sudah terkena sihir di bagian kepalanya dan Miyuki terkena di bagian tangan kanannya. Putri Charl Lin Lottie pun pingsan, Miyuki berteriak meminta pertolongan, tak lama kemudian pasukan terlatih datang menghampiri, pangeran Khan Freedlay, Pangeran Leovan Ling Charl (kakak putri Charl), Bahkan Ratu KhanYa ikut datang ke area duel karena suara ledakan itu.
Semua diamankan, dan Miyuki pingsan karena kehabisan darah.
__ADS_1
...RAHASIA DIBALIK TIRAI...