
Vino berjalan menuju meja lalu, mengambil remout tv dan ia mematikan TV yang masih menyala itu, lalu, tiba-tiba tangannya menggandeng tangan Melisa..
''Ayo!'' ajaknya pada Melisa.
Melisa menatap tangannya yang di pegang oleh Vino dengan mata melotot..
''Pak, lepaskan '' pinta Melisa.
''Kenapa ? apa kau tidak mau tidur di dalam ?'' tanya Vino sangat datar.
''Ya tentu mau, tapi bapak ini mau kemana ?'' pertanyaan Melisa.
''Sudah jelas saya juga mau ikut masuk ke kamar lah,'' jawab Vino seenaknya saja.
''Ke kamar aku pak ?'' tapi, sempit juga kasurnya cuma satu.'' terang Melisa mengatakan keadaan yang sebenarnya..
''Baiklah coba ku lihat dulu,'' ujar Vino melepaskan pegangannya dari tangan Melisa
Lalu Vino memasuki kamar Melisa, diikuti Melisa di belakangnya..
Vino menatap ruangan itu yang memang sangat kecil, bahkan gudangnya saja masih besar dibandingkan kamar ini, pikir Vino..
Sementara, ibunya Melisa saat di kamarnya tadi, seperti mendengar suara keributan, karena penasaran akhirnya ibu Melisa keluar kamar, dan berjalan ke depan, untuk melihat asal suara keributan itu .
Tapi alangkah terkejutnya ibu Melisa ini, saat tak melihat Melisa dengan Bos nya ini tidak ada di sekitar ruangan TV..
''Kemana mereka?'' gumam Ibu Sari. lalu coba menuju kamar putrinya.
''Melisa, sedang apa kalian di dalam kamar berduaan?'' teriak Ibu Sari sangat melengking sampai mengagetkan Melisa dan Vino.
__ADS_1
''Astaga Bu,'' desis Vino ia kaget sampai mengusap dadanya mendengar lengkingan suara ibu ibu..
''Kenapa kalian berduaan dikamar hm?'' tanya Ibu Sari kembali dengan tatapan menyelidik
''Bu ..'' Melisa mendekati ibunya,
''Ibu jangan dulu berpikir yang macam-macam Bu, tadi itu Pak Vino gak mau tidur di luar, saat aku mau tidur dikamar, dia maksa mau ikut juga tidur di kamar tidak mau di luar katanya,'' Melisa menjelaskan yang terjadi.
''Lalu, kamu membiarkan dia, ikut juga tidur didalam bersama kamu, di tempat yang sempit itu, berduaan begitu?'' tanya ibunya sekarang berpikir lebih kemana-mana.
Melisa membuang nafas lebih dulu ke udara, ''Bukan seperti itu, kita disini karena Bos Mel, mau lihat langsung keadaan kamar Mel, setelah melihatnya pasti Bos Mel gak akan mau tidur di kamar sempit kaya gini.'' seru Melisa lagi
''Siapa bilang saya tidak mau'' namun tiba-tiba ucapan Vino membingungkan ibu dan anak itu.
''Maksudnya Nak?'' tanya ibu beralih menatap Vino
''Iya, siapa bilang saya tidak mau tidur disini, saya mau kok'' ucapnya mantap dengan menunjuk kasur lapuk itu.
Hingga pada akhirnya, Vino menang dia-lah yang tidur di kamar Melisa, sedangkan pada akhirnya Melisa mengalah dan tidur bareng ibunya, tentu di kamar ibunya..
Melisa dan ibunya sudah masuk ke dalam, dan mungkin langsung tertidur pulas karena hari memang sudah sangat larut..
Namun tidak untuk seorang pria tampan ini, dia masih guling kiri giling kanan badannya. ''Banyak nyamuk sekali sih.'' umpatnya
Bagaimana tidak banyak nyamuk, memang seperti itu kalau ruangan yang lama tak di tempati pasti akan jadi sarang nyamuk,
walaupun setiap hari di bersihkan,
''Apa di Melisa juga merasakan banyak nyamuk gak ya, di kamar ibunya?'' tanyanya berbicara sendiri
__ADS_1
''Astaga, kalau seperti ini terus. kapan gue tidurnya ah sial..''
Hingga pada akhirnya kini Vino bisa tidur juga setelah mengerumunkan selimut milik Melisa ke semua tubuhnya, walaupun terasa pengap tapi ini lebih baik daripada di gigiti nyamuk terus ya,kan?
🌼
Pagi pun datang,
mentari sudah mulai naik ke permukaan bumi dengan malu-malu,
Ibu Sari sudah berkutat di dapur dari pukul Empat pagi tadi,
Karena hari ini juga beliau akan langsung membawa putri sulungnya itu ke rumah sakit untuk melakukan operasi..
''Bu, sedang Apa?'' tanya Melisa datang dan mengambilnya Air hangat dari teko, air asli yang di masak ibunya di bara api juga kayu bakar.
''Ini,ibu lagi buatkan telor dadar campur bawang untuk kita makan pagi ini.'' jelas ibunya mengatakan yang sedang dia masak.
''Hm,Bu wanginya sangat enak Bu'' ucap Melisa dengan cepat.
Ibunya tersenyum mendengar hal itu, ''Oh ya Mel, nanti siang ibu mau langsung membawa kakakmu pergi ke rumah sakit'' ucap Ibu Sari memberitahu kepada Melisa.
''Iya bagus Bu, kalau lebih cepat si Mbak di tangani nya'' kata Melisa.
''Iya, Eh. Bos kamu kok belum kelihatan Mel?'' tanya ibu.
''Iya ya Bu, apa belum bangun kali Bu, nyenyak banget ya dia Bu, padahal di kasur sempit kaya gitu haha..'' Melisa terkekeh.
''Kamu ini.'' tegur ibunya.
__ADS_1
Padahal sebenarnya yang terjadi itu, Vino kesusahan tidur karena nyamuk sialan yang menciumi nya terus menerus..