
"Aku tidak menyangka akan ada jiwa manusia yang masih hidup masuk ke padang pasir istana kita,"
"Apakah itu baik-baik saja menurutmu Jamil? Karena jiwanya masih terhubung dengan tubuhnya," ucap seorang laki-laki berambut abu-abu berkulit coklat eksotis sambil menatap sosok laki-laki manusia dengan benang merah yang masih terikat di jari terbaring di tempat tidur
"Semuanya akan baik-baik saja, asalkan kamu tidak membuat keributan tentang yang terjadi di sini,"
"Aku telah menghubungi Ciel untuk ke sini, jadi jangan membuat keributan yang baru saja terjadi di kerajaan kita," ucap sosok laki-laki itu dengan memegang dahinya yang berkerut sambil menghela nafas panjang karena kelelahan mengurus sosok laki-laki berambut perak berpakaian timur tengah
Zayyan Al-Jabar adalah seorang dewa kekayaan dan air yang memiliki kehidupan masa lalu yang sangat besar jasanya di dunia di masa lalu hingga akhirnya dia menjadi seorang dewa, tidak lama, setelah dia menjadi seorang dewa sahabatnya menyusul ikut masuk menjadi seorang dewa yang tidak di sangka oleh sahabatnya adalah dia harus menjadi asisten pribadi orang yang tidak dia sukai, tetapi menjadi tanggung jawab untuk dirinya karena sudah terbiasa mengurusnya di masa lalu. Walaupun sang dewa Zayyan mengatakan kalau dia seharusnya tidak melakukan itu, tetapi tetap dilakukan olehnya karena tidak tahan melihat kelakuan yang mengkhawatirkan itu.
"Sudah lama tidak bertemu Jamil dan tuan Zayyan Al-Jabar,"
"Aku tidak menyangka kalau bisa melihat istana emas milik dewa kekayaan dan air yang terkenal di kalangan para dewa,"
"Ini sangat besar dan mewah, aku merasa iri dengan kamu Jamil," ucap sesosok laki-laki berambut hitam panjang sambil memegang kipas tangan menoleh ke sana kemari melihat istana besar yang ada di depannya
"Fu Xiang, bisakah kamu tidak berjalan berhenti di tengah jalan? Dan tolong jangan jadi orang yang udik di tempat tinggal dewa lain, hanya karena kamu tinggal bersama buku-buku di perpustakaan setiap harinya," ucap sosok laki-laki berambut hitam panjang ikatan pita dengan kacamata Monocle sambil mencubit muridnya yang tidak ada sikap sopan dan elegannya di tempat tinggal orang lain walaupun pada kenyataannya dia hanya kesal mendengarkan ucapan yang keluar dari mulut muridnya yang membuatnya merasa di bandingkan
Fu Xiang dan gurunya bertengkar di istana kamar tempat seorang pasien, hingga tanpa sadar membuat laki-laki itu terbangun dan menatap keempat orang yang ada di dalam ruangan yang satu di antaranya tidak asing untuk dia lihat.
__ADS_1
"Ini tempat apa? Dan bukankah Anda adalah duta besar negeri timur? Kenapa Anda bisa berada di sini juga?" tanya Lucas dengan berbagai pertanyaan di pikirannya langsung di ajukan olehnya
"Kamu sekarang berada di tempat salah satu dari puluhan dewa tepatnya berada di dunia yang jauh dari duniamu, tetapi kamu adalah seorang manusia biasa sangat langka dan bahkan bisa dikatakan hampir mustahil bisa berada di sini,"
"Tetapi, sepertinya kamu memiliki hubungan khusus dengan seseorang dewa dan di saat bersamaan kamu juga memiliki hubungan dengan iblis,"
"Humm... aku rasa aku tau siapa kamu? Lucas Chevalier calon pewaris keluarga Duke Chevalier yang terkena kutukan dari iblis, walaupun kamu adalah keturunannya,"
"Dia memang iblis yang menyebalkan juga jadi aku ingat dengan jelas," ucap sosok laki-laki berambut hitam panjang ikatan pita dengan kacamata Monocle tatapan dingin dan tajam ke arah Lucas
Ruangan itu menjadi hening sesaat, setelah mendengarkan ucapan dari sosok laki-laki berambut hitam panjang ikatan pita dengan kacamata Monocle itu seperti mereka teringat dengan sebuah kisah tersendiri di masa lalu mereka masing-masing dengan para iblis yang memiliki selera sangat buruk kepada manusia.
"Termasuk mengurus masalah jiwa yang tidak jelas datang ke tempat para dewa tanpa di undang bahkan kalau kamu di undang harus melewati proses yang panjang, karena kamu adalah manusia yang masih memiliki kehidupan di dunia,"
"Jika ketahuan oleh dewa lain kamu akan di hukum mati atau menjadi mainan mereka, karena tidak semua orang yang sudah menjadi dewa adalah orang yang suci dan baik seperti yang kalian baca di dalam buku atau para pendeta kuil suci katakan," ucap Ciel dengan tatapan dingin menatap sosok laki-laki yang berada duduk di atas kasur di depannya kini
Lucas yang melihat tatapan dingin dan deskripsi yang tidak asing langsung teringat dengan seorang dewa yang berada di bawah perpustakaannya menikmati waktu pensiun seperti seorang hantu penunggu. Kalau dia adalah kemungkinan maksud seorang murid yang di ceritakan oleh sosok laki-laki tua itu, karena saat ini dia adalah seorang dewa takdir dan mimpi itu.
"Kenapa kamu terdiam seperti orang bodoh? Apakah kamu mendengarkan ucapanku yang sebelumnya?" tanya Ciel dengan dingin dan kening yang berkerut tidak senang melihat orang yang lamban dan sangat menyusahkan dirinya
__ADS_1
"Maafkan aku karena aku tidak mendengarkan sama sekali ucapan yang di ucapkan, tetapi apakah nama gurumu adalah Drake?" ucap Lucas tanpa berbasa-basi dan tatapan yang serius
Nama yang terdengar tidak asing untuk Ciel langsung membuat Ciel mengeluarkan sebuah buku yang memilki roda gigi jam dan benang-benang merah, terlihat di dalam buku itu ada beberapa halaman yang membuatnya terkejut kalau ada salah satu nama yang di ganti namanya secara otomatis di buku itu.
"Sudah aku duga guru tua sialan itu ikut campur dalam urusan manusia di saat aku menggunakan kekuatanku," ucap Ciel dengan gemetar dan tatapan yang kesal dengan sosok orang yang mewariskan dirinya perpustakaan besar
"Baiklah, aku sudah paham dengan kondisinya,"
"Jamil, bisakah kamu menutup mulut Zayyan jika anak ini bertemu lagi di masa depan dengan kalian? Karena ini akan sangat merepotkan di masa depan," ucap Ciel dengan tatapan serius yang langsung di jawab dengan anggukan paham oleh Jamil sedangkan Lucas menatap dengan kebingungan
"Baiklah Lucas, aku sudah tau kurang lebih kondisimu, tetapi sayangnya aku tidak bisa membawa jiwamu kembali ke tubuhmu,"
"Karena ada seorang yang melakukan hal yang membuatmu tidak sadarkan diri, tetapi Jamil bisa mengobati tubuhmu hanya saja apa yang akan menjadi bayarannya untuk membuatmu kembali ke tubuh manusiamu,"
Lucas yang mendengarkan ucapan Ciel sesaat terkejut, tetapi kemudian dia mengatakan bayaran yang membuat keempat orang itu cukup terkejut dengan hal yang bisa saja membuat sosok laki-laki itu kehilangan yang harganya karena melebihi emas manapun di dunia para dewa. Tidak lama kemudian kontrak antara Lucas dan para dewa terjalin.
"Baiklah kontraknya telah selesai,"
"Aku harap kamu bisa hidup dengan baik, karena membuat keputusan yang berat ini,"
__ADS_1
Rejects The Prince And Becomes The Aide's Fiancé