
"Lucas, kami baru dapat informasi kalau gadis yang kamu sukai sebelum datang ke sini dia memesan tiket kereta menuju ke wilayah Chevalier,"
"Sepertinya dia berniat untuk melakukan pembicaraan bisnis dan ada tambahan berita kalau gadis yang kamu sukai baru saja di keluarkan dari keluarga Duke Shavonne,"
"Belum ada yang jelas apa yang terjadi, karena ini adalah informasi dari pelayan kamu mungkin akan mengetahui besok," ucap sosok laki-laki yang berada di sebelah sosok laki-laki yang kini telah mengganti pakaiannya
"Terus? Biarkan saja dia melakukan apapun, tugas kalian hanya perlu mengawasi saja," ucap Lucas dengan dingin
Keesokan harinya pagi-pagi sekali, Tia telah berada di stasiun kereta api untuk berangkat menuju ke wilayah Duke Chevalier hanya dalam waktu satu setengah jam dia sampai ke ibu kota wilayah Chevalier.
Sesampainya Tia di Chevalier bertepatan dengan berita koran mengenai putri keluarga Duke Tia Shavonne telah di keluarkan dari keluarga Duke Shavonne, karena bukan putri kandung menjadi gosip terpanas di berbagai wilayah dengan berita yang sama. Tia yang merasa telah menjadi pusat perbincangan memutuskan untuk menggunakan pakaian yang bertudung supaya tidak terlalu menarik banyak perhatian, jika sewaktu-waktu dia di temukan.
"Apakah kamu baca kalau gadis itu bukan putri kandungnya? Kalau begitu bisa jadi saat ini putri kandungnya berkeliaran entah dimana, bukankah kesempatan kita untuk mencarinya dan mendapatkan imbalan?" ucap salah seorang pedagang A kepada rekannya
"Kasihan sekali Duke Shavonne karena dia telah di tinggalkan istrinya, kini malah putrinya bukan putri kandung," ucap salah seorang gadis A bangsawan kepada salah satu temannya
"Memang tidak seorang gadis yang jahat itu bukan putri keluarga Shavonne," ucap salah seorang pembeli kepada pedagang yang ada di depannya untuk mulai bergosip
Tia yang melewati pasar itu hanya bisa mendengarkan berbagai macam gosip tentang dirinya tanpa banyak berkomentar, karena saat ini itu bukan lagi urusannya pikirnya.
'Tujuanku saat ini adalah bernegosiasi dengan sang Duke Chevalier untuk menjadi tunangan putranya yang terkena kutukan itu,'
'Karena tidak ada satupun gadis yang ingin bertunangan dengan putranya,' ucap Tia di dalam hatinya sambil memandangi pagar besi tinggi dengan kedua penjaga gerbang yang berada di depannya
__ADS_1
"Nona, ada keperluan apa Anda di sini?" tanya salah seorang penjaga yang memanggil Tia untuk membuyarkan lamunannya
"Apakah aku bisa bertemu dengan Duke Chevalier? Ada beberapa hal yang ingin aku diskusikan," ucap Tia sambil membuka tudung kepalanya langsung di jawab dengan gelengan kepala mengisyaratkan tidak bisa
Para penjaga yang mendengarkan rumor mengenai Tia yang telah di keluarkan dari keluarga Shavonne, tentu tidak akan membuat mereka mengizinkan dia masuk secara langsung.
Tiba-tiba terdengar suara seseorang laki-laki yang turun dari kereta kuda, terlihat sosok laki-laki berambut coklat panjang berkacamata Monocle keluar dari sana. Kedua orang penjaga yang berada di gerbang untuk menjaga itu terkejut ketika melihat sosok laki-laki yang muncul.
"Ada apa ini ribut-ribut di depan gerbang?" ucap sosok laki-laki itu dengan tatapan tajam ke arah dua penjaga itu
"Tuan muda, nona ini ingin masuk, tetapi dia tanpa surat izin masuk dan kemudian dia bukan seorang bangsawan lagi jadi kami tidak bisa membiarkan dirinya masuk ke dalam mansion," ucap salah seorang penjaga dengan kepala tertunduk dan terbata-bata kepada sosok laki-laki berambut coklat panjang yang ada di depannya
Sosok laki-laki berambut coklat panjang berkacamata Monocle itu langsung menatap ke sosok gadis itu membuat sosok itu tersenyum tipis.
"Lucas, ada apa kamu datang ke wilayah Chevalier?" tanya Tia dengan tatapan penasaran menatap sosok yang ada di depannya
"Kamu tau bukan aku seorang pegawai negeri sipil kerajaan jadi terkadang ada pekerjaan yan mengharuskan seseorang mengantar surat ke suatu wilayah untuk penandatanganan," ucap Lucas dengan senyuman lembut ke arah sosok gadis yang ada di depannya
"Tia, apakah kamu baik-baik saja dengan pengumuman di surat kabar yang beredar di seluruh penjuru kerajaan?"
"Apa yang ingin kamu lakukan sekarang? Dan Akan tinggal dimana kamu saat ini?" ucap Lucas dengan lembut dan khawatir kepada Tia
Sebelum Tia menjawab itu kereta kuda itu telah berhenti di depan pintu mansion keluarga Duke Chevalier, Lucas mengulurkan tangannya kepada Tia supaya dia tidak sulit untuk turun dari kereta kuda dan membawanya ke aula mansion keluarga Chevalier.
__ADS_1
Semua pelayan dan pegawai yang ada di dalam mansion terkejut sekaligus terharu melihat adegan dari laki-laki itu seolah-olah itu akan terjadi keajaiban, namun mereka semua di berikan isyarat untuk tetap diam jadi tidak ada satupun dari mereka yang berbicara, tetapi suasana di antara mereka sangat hangat dan berbunga-bunga hingga Tia merasa sedikit aneh.
"Tia, aku sudah mengantarkan dirimu sampai sini,"
"Jadi masuklah dulu jika kamu ada kepentingan dengan sang Duke," ucap Lucas dengan senyuman dan tatapan yang lembut kemudian mencium kening milik Tia dan pergi meninggalkan koridor
Tia ingin berbicara dengan Lucas lagi-lagi tidak bisa berbicara dan membuatnya merasa sedikit bersalah kepada tujuannya kali ini datang ke mansion keluarga Chevalier, tetapi dia membutuhkan sang Duke Chevalier untuk dia bisa bertahan hidup, jadi dia memutuskan untuk menyampingkan masalahnya dan mengetuk pintu besar di depannya.
"Tuan Duke Chevalier telah menunggu Anda,"
"Silahkan Anda masuk nona," ucap seseorang laki-laki berkacamata membukakan pintu besar dan isyarat tangan yang menyambut
Terlihat sesosok laki-laki paruh baya yang tidak jauh beda dengan Duke Shavonne, sedang duduk dan mengurus semua pekerjaan berkasnya namun yang berbeda sang Duke menghentikan tangannya bergerak di atas kertas setelah tamunya masuk ke dalam ruangan berbeda dengan Duke Shavonne.
"Nona, saya mendengarkan kalau anda telah keluar dari keluarga Shavonne, karena nona bukanlah putri kandung keluarga Duke Shavonne,"
"Jadi ada keperluan apa Anda hingga datang ke mansion keluarga Chevalier," ucap sosok laki-laki itu dengan tatapan menyidik ke arah Tia memperhatikan setiap gerak-geriknya berusaha melihat apa yang akan dilakukan oleh Tia
"Tuan Duke Chevalier, tolong jadi sponsor saya,"
"Tentu saja dengan imbalan informasi yang saya miliki dan tidak akan pernah di dapatkan oleh orang lain,"
"Oh... Benarkah? Kalau begitu tunjukkan salah satu informasi yang kamu miliki dan biarkan aku yang menilai harganya supaya kamu benar-benar layak untuk aku sponsori,"
__ADS_1
Rejects The Prince And Becomes The Aide's Fiancé