Roh Wanita Modern Di Kerajaan Kuno

Roh Wanita Modern Di Kerajaan Kuno
Bab.43 Kerinduan Yang Tersalurkan


__ADS_3

❤️ Bijak Ya Readers-ku ada adegan 21+, maklum kan mereka berdua lagi kangen-kangenan ✌️😅❤️


...*******...


Zaman Modern Negara Inggris setelah menemukan Ellora.


Ellora sudah sampai di tempat tinggal dinasnya, dia merangkul suaminya dan segera membuka pintu lalu masuk ke dalam.


Ellora segera membuka baju suaminya yang sudah basah, dia membuka kancing kemeja satu persatu. Ketika tangannya sedang sibuk, dia tak sengaja menyentuh kulit suaminya membuat suaminya seketika menarik nafas. Dia yang sadar arti tarikan nafas suaminya, menghentikan kegiatannya ingin mengakhirinya tapi gerakan suaminya lebih cepat, suaminya menarik tubuhnya menempel pada tubuh gagahnya.


"Sayang... aku sangat merindukan mu, bolehkah?" pintanya dengan suara serak beratnya, dia semakin menempelkan tubuh mereka berdua.


"Umm, aku juga merindukanmu. Tapi..." jawab Ellora sedikit gugup.


"Kenapa?"


"Bukankah sekarang aku berbeda dari Ellora di zaman-mu? Aku aslinya bahkan lebih tua darimu, aku juga tak secantik Ellora di zaman-mu..." ucap Ellora menunduk malu.


"Sayang... bagiku yang mana pun wajah dan tubuhmu, aku mencintai wanita yang ada di dalamnya...." ucap Everald seraya mulai melancarkan serangannya tangannya masuk ke dalam pakaian istrinya dan mengelusnya.


"Everald..."


Seketika mereka langsung berciuman dengan ganas, meluapkan semua rasa yang telah disimpan selama 10 bulan perpisahan mereka. Masih sambil berpelukan dan berciuman, mereka tiba di kamar dengan tubuh mereka berdua yang sudah tidak memakai sehelai pakaian pun di tubuh mereka.


Everald membaringkan tubuh polos istrinya, tangannya tak berhenti berselancar kemana-mana. Bibir lembutnya menyusuri setiap inci tubuh polos istrinya dari atas sampai bawah.


Ketika suasana semakin memanas dia sudah tak kuat menahannya lagi. Everald langsung memposisikan senjata ajaib miliknya ke milik istrinya yang sudah siap.


Tapi saat senjatanya akan masuk, seketika Ellora tersadar dia langsung menahan suaminya. "Tunggu Everald, aku... aku... umm... bisakah kamu pelan-pelan melakukannya?" Ellora menggigit bibir bawahnya.


"Ada apa sayang?" Everald masih meladeni perkataan istrinya meskipun sudah tak tahan lagi.


"Anu... anu... i-itu dulu saat pertama kali kita melakukannya, bukankah besok paginya aku kesakitan?" ucap Ellora menahan rasa malu.


"Lalu? Bukankah sakitnya hanya untuk pertama kali, begitu yang aku tau?" tanya Everald yang akhirnya penasaran.

__ADS_1


"Tapi aku yang disini, belum pernah melakukannya!" akhirnya Ellora kesal karena suaminya tak mengerti juga.


( Maklum emang Everald soal beginian agak polos ya 😂 )


Everald tertegun karena dia tak berpikir kesana, istrinya di zaman ini memang masih suci. Seketika dia tersenyum, lalu kembali memulai serangannya dia berbisik di telinga istrinya. "Terima kasih sayang, kamu menjaganya untukku. Kali ini aku akan melakukannya dengan sangat lembut..."


( Wah! Beruntung banget ya Everald dapet dua wanita perawan. Wkwkwk 🤭❤️ )


Everald menepati ucapannya, dia melakukanya dengan sangat perlahan dan lembut meskipun sudah tak bisa menahannya.


Ellora hanya sebentar merasa kesakitan karena sobeknya selaput dara. Tapi ketika suaminya memainkannya dengan lemah lembut dan penuh perhatian akhirnya kesakitan itu sudah tak terasa lagi.


Akhirnya di tengah permainan, mereka melakukannya dengan penuh semangat yang menggebu.


Everald melihat istrinya sudah semakin menikmatinya langsung bergerak lebih 'kasar' lagi.


Suara errangan mereka berdua akan sangat membuat malu yang mendengarnya, untung saja semua di rumah ini kedap suara hingga mereka akhirnya sampai di puncaknya dan menjerit penuh dengan kepuasan tanpa harus menahan suaranya.


"Ahhh~"


Everald mengecup dahi istrinya lembut, "Sayang,, pulanglah bersamaku ke zaman-ku. Kamu tau aku adalah Seorang Raja, aku mempunyai tanggung jawab yang besar disana. Bahkan kamu lah yang selalu saja mengorbankan dirimu hanya agar aku menjadi Raja."


"Tentu saja Baby, aku akan ikut denganmu. Aku bahkan disini setiap detik terus berharap agar bisa menemui mu, bagiku tidak masalah dimana aku tinggal asalkan aku bersamamu.... "


"Aku mencintaimu..."


"Aku juga mencintaimu, aku benar-benar tak bisa hidup tanpamu sayang. Jadilah Ratu di Kerajaan-ku?" ucap Everald.


"Ya Paduka-ku," balas Ellora seraya mengecup lembut bibir suaminya.


Ellora kemudian bertanya semua kehidupannya setelah dia pergi darinya. "Maafkan aku Baby, aku meninggalkanmu lagi..."


"Shhhh, sekarang semua sudah berlalu jangan kita bahas lagi. Kedepannya hanya akan ada kebahagiaan untuk kita semua..." Everald mengetatkan pelukannya.


"Tunggu, aku baru sadar Baby. Kamu dari tadi terus berkata tentang anak kita yang bicara. Bukankah mereka masih bayi? Apa maksud ucapanmu?!" Ellora baru tersadar.

__ADS_1


"Ahhhh, apakah aku belum bercerita 'keajaiban' yang kamu minta kepada Penyihir agar kamu bisa hamil. Dan sekarang ramuan itu masih bereaksi dan membuat perkembangan tubuh kedua anakmu yang cepat."


"M-maksudmu, apa yang sekarang aku tebak di kepalaku adalah benar?!!!!" kaget Ellora.


"Ya sayang, setiap usia anak normal bertambah 1 bulan tapi bagi mereka adalah 1 tahun!" lanjut Everald.


"Tidak! Kenapa Penyihir tidak menghentikannya? Bahkan aku baru menggendong dan menyusui mereka beberapa kali. Ini sungguh tak adil bagiku! Aku tidak bisa melihat mereka merangkak bahkan saat mereka mulai berjalan. Ini tidak adil!" ucap Ellora seraya menangis.


Everald melihatnya menangis hanya bisa menenangkan istrinya. "Sayang, aku juga sangat kesal. Saat aku tersadar dari depresiku, aku sudah melihat tubuh mereka yang membesar. Selama kamu pergi, aku bahkan tidak ingat pada anak kita. Hanya Zette dan yang lainnya yang mengurus mereka berdua, kita benar-benar berhutang budi kepada mereka semua," ucap Everald, kemudian dia menjelaskan keadaannya saat ditinggal istrinya.


"Jadi saat aku pergi, kamu berubah menjadi seperti itu lagi, maaf..."


"Aku juga tidak tau, itu yang diceritakan Guru. Bagaimana keadaanku setelah kamu pergi. Tapi sekali lagi aku katakan, biarkan lah semua berlalu. Aku percaya Takdir kita berdua selamanya, kita akan selalu terikat dan tak akan pernah berpisah lagi."


"Tapi aku masih sangat sedih memikirkan kedua anak kita, aku masih ingin mereka masih menjadi bayi..." sedih Ellora.


"Sayang, aku punya ide. Bagaimana jika kita terus berada di ranjang dan tak berhenti melakukan 'itu' agar kita secepatnya punya bayi lagi. Dan kali ini kita bisa punya bayi normal, bukan?" kata Everald tersenyum bahagia sambil membayangkan jika istrinya setuju dengan Ide nya, dia bisa mencicipi tubuh istrinya terus menerus.


"Dasar otak mesum, kamu tidak lama berada di zaman-ku ini tapi kepalamu sudah diisi hal seperti itu! Apa kamu menontonnya dari Tv?!"


"Bukan aku sengaja ingin melihatnya, itu ulah mantan kekasihmu. Kenapa dia menontonnya di benda lipat yang dia gunakan dan aku tak sengaja melihat sepasang lelaki dan wanita melakukannya di ranjang di dalam benda lipat itu ( Video naninu di Laptop )" ucap Everald membela diri.


Ellora hanya menggeleng tak ingin berbicara tentang Kak Ethan karena akan berakhir dengan kecemburuan suaminya, akhirnya dia mengakhiri percakapan mereka berdua.


Akhirnya setelah mendekati pergantian malam ke pagi, mereka melakukan pergulatan mereka di ranjang sekali lagi. Setelah pagi mendekati siang hari pun, mereka melakukannya sekali lagi. Sampai Ellora yang pertama kali mengibarkan bendera menyerah, akhirnya Everald melepaskannya.


Saat siang hari mereka mandi bersama, mereka hanya melakukan kegiatan yang ringan karena Ellora benar-benar kelelahan. Kali ini yang menjadi juara sepertinya adalah suaminya, mungkin karena tubuhnya di zaman ini lebih tua.


Setelah selesai mereka yang kelaparan akhirnya segera mengisi perut mereka, sambil Everald menceritakan perjalan dari zaman-nya ke zaman istrinya yang penuh perjuangan.


Ellora mendengarkan dan sesekali malah tertawa mendengarnya, ia berpikir sepertinya lebih mudah saat perjalanannya di zaman kuno. Meskipun terlalu banyak tragedi menyedihkan di sana, tapi Ellora merindukan kehidupannya di sana karena banyak orang yang menyayanginya.


BERSAMBUNG........


❤️ Setelah Everald dan Ellora kembali ke Zaman Kuno, Author akan membuat Season Keduanya tentang Pangeran Regan dan Putri Arabella ❤️

__ADS_1


---Like Like Like Komen, Rate 5. Makasih.


__ADS_2