
🌹Apartemen Ethan sebelum menemukan Ellora🌹
Ethan yang masih belum mengerti dan menatap kedua anak kembar yang sedang berteriak bahagia,dia pun hanya bisa duduk menunggu mereka selesai. Karena firasat Ethan merasakan sepertinya ada sesuatu yang sedang terjadi.
Pangeran Regan dan Putri Bella pun selesai dengan luapan kebahagian mereka,dan langsung duduk sambil masih memegang bingkai foto itu. cetakan senyuman masih terlihat dari bibir mereka berdua,tapi sekarang sepertinya mereka harus memberikan penjelasan.
"Baiklah kembar....Paman menunggu penjelasan dari kalian !" ucap Ethan.
"Begini Paman,karena kami adalah anak kecil...bagaimana jika besok kami bawa Ayah kami kesini. Kami tidak bisa menjelaskan semuanya sekarang Paman. Bolehkah kami membawa foto ini dulu,kami hanya pinjam 1 hari" kata Pangeran Regan.
Ethan pun memikirkan permintaan mereka dan akhirnya daripada semuanya menjadi tidak jelas,dia lebih baik bersabar dulu. Dan Ethan pun menyetujuinya,bahkan dia menukar Foto Ellora dengan fotonya yang sedang difoto sendiri. Tentu saja si kembar lebih bahagia,mereka tak hentinya mengucapkan terima kasih pada Ethan. Akhirnya mereka pamit pulang dan Ethan yang masih khawatir pada mereka,dia pun mengantar mereka kembali pulang dan juga tak lupa memberikan kalungnya kembali pada mereka.
Setelah sampai di depan Rumah sewa mereka,ternyata Everald dan Zette sudah menunggu mereka di depan jalan Rumah sewa dengan tangan mereka yang bersedekap di dada. Putri dan Pangeran yang melihatnya langsung bergidik ngeri,mereka ingat perkataan Ayahnya tentang hukuman tambahan. Tapi untung saja kali ini mereka berdua membawa benda yang bisa menyelamatkan mereka.
"Terima kasih Paman,sudah mengantar kami pulang" ucap mereka berdua dan langsung turun dari mobil.
Mereka disambut langsung dengan tatapan mengerikan dari kedua lelaki dewasa di depan mereka. Putri Bella mendorong maju Pangeran Regan,agar dia bisa bersembunyi di belakangnya. Ethan yang di dalam mobil pun melihat tingkah mereka berdua,akhirnya karena penasaran dia pun turun. Ethan melihat satu lelaki sepertinya usianya baru lewat umur 20-an,dan yang satu lagi sepertinya dibawah satu tahun darinya sekitar 26 tahun.
Ethan langsung mendekati si kembar karena terlihat mereka berdua sepertinya ketakutan,apalagi memang kedua lelaki di depannya menatap si kembar dengan tatapan mengerikan. Dan juga dilihat dari umur kedua lelaki itu tidak mungkin mereka mempunyai anak yang sudah berusia 10 tahun,jadi Ethan pikir mereka berdua bukanlah salah satu dari Ayah si kembar.
"Bella....ada apa ?" tanya Ethan,dan dia mengetahui nama Putri Bella saat pemeriksaan waktu ke Rumah sakit.
"Tidak ada apa-apa Paman.....Paman sebaiknya pulang. Kami juga akan pulang" jawab Putri Bella,tapi Ethan melihat ada rasa kecemasan dari matanya.
Ethan pun berpikir sepertinya si kembar takut pada kedua lelaki itu. Dia pun maju mendekati kedua Lelaki itu,dan dia berkata kepada mereka.
"Maaf Tuan,siapa kalian ? Kenapa sepertinya kedua anak ini takut melihat kalian. Jika kalian ingin berbuat jahat,saya akan segera melaporkan kalian. Tolong jangan berbuat macam-macam,di Negara ini hukumnya sangat ketat ! Polisi akan cepat segera datang" kata Ethan,dia juga mengancam Everald dan Zette.
Everald dan Zette langsung kebingungan dan saling memandang,mereka berdua pikir apa lelaki yang barusan berbicara pada mereka sudah gila.
"Saya yang seharusnya bertanya,kenapa kedua anak saya keluar dari mobil Anda ?!" tanya Everald langsung.
Tentu saja perkataannya membuat bingung Ethan,seorang pemuda yang bahkan lebih muda darinya dan baru awal umur dua puluhan mengaku sebagai Ayah si kembar. Yang jika dihitung jika perkataan pemuda di depannya ini benar,maka saat dia mempunyai anak umurnya sekitar 10 tahunan. Apa ada lelucon yang lebih gila dari ini ! Pikirnya.
__ADS_1
"Hahahaha lelucon yang hebat....Tuan,apakah kalian penculik anak. Baiklah ! Jika kalian terus seperti ini,sekarang saya akan menelepon Polisi" sambil berbicara Ethan mengeluarkan Ponselnya.
Semua orang di sana sudah tau dari Tv dan juga dari orang-orang yang bekerja di tempat menjadi kuli. Benda pipih tipis itu bernama Handphone,dan kegunaannya untuk berbicara dari jarak jauh.
Disaat Ethan sedang membuka ponselnya,Putri Bella mendekatinya.
"Paman....Paman mau menelepon Polisi ? Kalau di Tv bukannya Polisi itu untuk menangkap penjahat. Tapi Paman,dia memang Ayah kami dan bukan penjahat" ucap Putri Bella langsung menghampiri Everald dan Zette,dan diikuti Pangeran Regan.
Ethan langsung membelalakkan kedua matanya,apa telinganya salah dengar atau mereka yang ada di depannya orang-orang tak sehat.
"Tunggu kembar,kembali kemari. Mereka orang jahat,kenapa kalian ke sana. Tidak mungkin orang ini Ayah kalian !" kata Ethan malah khawatir pada mereka.
"Putri Bella....siapa dia ?" akhirnya giliran Zette yang bicara karena sudah tak tahan mendengar lagi.
"Zette.....anu....dia....umm" ucap Putri Bella gagap.
"Siapa ?!" Everald yang bertanya dengan nada yang lebih keras.
"APA !!! jadi dia yang menabrakmu kemarin,beraninya dia kembali kesini !" kata Everald.
Yang maju duluan adalah Zette,dia tanpa bicara langsung menarik kerah kemeja Ethan. Dia langsung menonjoknya,hingga Ethan pun langsung terjatuh. Dan tentu saja membuat Putri dan Pangeran memekik karena terkejut.
Ethan juga tentu saja terkejut dan merasakan sakit di pipi serta di dalam mulutnya yang sepertinya berdarah. Zette sekali lagi ingin menarik tubuhnya dari tanah dan memukulnya lagi,tapi perkataan dan tindakan Everald menghentikannya.
"Zette,Cukup ! Jangan pakai kekerasan,kita bisa bicara baik-baik !" kata Everald sambil menahan tubuh Zette dari belakang.
Akhirnya Putri dan Pangeran menghampiri Ethan dan membantunya berdiri.
"Maaf Paman. Huhuhuhu...." Putri Bella menangis.
"Ayah,Zet....dengarkan dulu penjelasan kami. Dia adalah keluarga Ibu,kita akhirnya berhasil menemukannya. Paman ini berkata dia adalah keluarga dari Ibu kami. Ellora" ucap Pangeran dengan semangat.
Everald dan Zette langsung menatap ke arah Ethan,sedangkan Ethan malah terlihat memucat karena terkena kejutan lebih lagi saat mendengar ucapan dari Pangeran Regan.
__ADS_1
Ya ampun,apa lagi ini ! Pikir Ethan.
Ketika tubuh Ethan sepertinya sedikit bergoyang dan hampir pingsan,Everald dan Zette yang melihatnya langsung memegangi tubuhnya. Mereka akhirnya membawanya masuk agar menjadi tenang,dan sekarang Ethan sedang minum air putih untuk menenangkan diri. Sedangkan Zette sudah pergi menjemput tuan Rabbit,agar dia bisa melihat foto yang dibawa itu benar atau bukan adalah Ellora.
Sambil menunggu Zette kembali membawa tuan Rabbit,Everald yang sudah semangat tak tahan untuk bertanya malah seperti salah tingkah. Karena dia harus bersabar menunggu Zette pulang,dan akhirnya tak berapa lama mereka berdua datang.
Tentu saja saat Ethan mendengar perkataan mereka akan membawa 'seseorang',dia pikir tentu saja seorang manusia. Tapi saat seekor kelinci yang datang,Ethan sungguh tak sanggup lagi bertahan keras menahan kewarasannya. Apalagi disaat mereka memberikan foto itu pada si kelinci dan si kelinci mengangguk-anggukkan kepalanya, Ethan sudah benar-benar syok dan tak bisa berkata kata lagi.
"Ayah....benarkan. Apa kami bilang,yang di dalam foto adalah Ibu. Akhirnya kita menemukannya" ucap Putri Bella dengan senang.
Sedangkan Everald sudah berada dalam kebahagian hingga tak bisa berkata-kata,dia hanya menatap intens foto Istrinya yang akhirnya dia temukan. Everald terus menerus mengelus dengan sayang dan mencium wajah istrinya dalam foto dengan tatapannya yang mengeluarkan semua rasa cinta dan kerinduan.
"Sayang,jadi ini kah wajah aslimu. Cantik sekali. Sayang.....akhirnya aku menemukanmu" ucapnya lirih.
"Dimana Ibu sekarang Paman?" yang tak sabar bertanya adalah Putri Bella.
Ethan yang sedikit demi sedikit menyadarkan kembali kesadaran dan kewarasannya,meskipun dia masih tidak mau percaya dengan semua kejadian saat ini tapi dia akhirnya menjawab.
"Negara Inggris....jauh dari sini" ucapnya.
"Sangat jauh ?" tanya Putri lagi.
"Ya,kalian harus naik pesawat ke sana" tambah Ethan.
Tentu saja Everald tau tentang pesawat karena pernah diceritakan istrinya,pesawat adalah benda seperti Burung Phoenix-nya yang bisa terbang cepat menuju tempat yang sangat jauh.
"Tunggu aku istriku sayang,kita akan segera kembali bersama" ❤️
BERSAMBUNG.......
Like,like,like,Komen 😁
🌹Happy Reading ya🌹
__ADS_1