
🌹 Zaman Kuno 🌹
Putri Bella Sekarang sudah berusia 11 tahun. Hari ini adalah acara besar yaitu pesta Penobatan Ayahnya menjadi Raja,Ibunya sedang sibuk menyiapkan semua persiapan untuknya. Gaun modern yang sangat indah untuk anak seusianya yang pendeknya pas di lutut serta bagian atasnya sopan dan hanya terlihat sedikit terbuka di bahunya. Gaun itu Ibunya pesan kepada Paman Ethan dan Tante Shelly dari Zaman modern,Ibu sengaja mengirim si tuan Rabbit dengan surat untuk meminta tolong agar membelikan gaun serta make up dan semua peralatan pesta untuk seusia dirinya.
Sebenarnya ketika mendengar Ibunya meminta tolong untuk membawakan semua itu,Putri Bella berpikir tuan Rabbit tidak mungkin bisa membawa semuanya dari sana karena pasti sangat berat. Putri Bella sudah berharap dengan bahagia,mungkin saja yang akan mengantarkan semua barangnya adalah Zette. Tapi semua harapannya pupus sudah,ternyata yang membawanya adalah saudara kembarnya yang memang disuruh untuk ikut menghadiri acara Penobatan Ayahnya.
Putri Bella sebenarnya juga kebingungan,kenapa Zette tidak pulang dulu untuk menghadiri Penobatan Ayahnya. Karena penasaran dia pun bertanya kepada Pangeran Regan.
"Regan.....kenapa Zette tidak ikut pulang kesini ?." Tanya Putri Bella.
"Entahlah,mana aku tau. Dia hanya bilang tidak bisa datang dan aku tidak bertanya lagi." Balas Pangeran Regan cuek.
Putri Bella langsung kembali ke kamarnya dan tiba-tiba menangis dengan sedihnya sambil menyebut nama Zette.
"Hiks.....hiks.....Zette. Kamu jahat,aku sangat merindukanmu. Apakah kamu di sana tidak merindukanku ?." Gumamnya terdengar dari sela isak tangisnya,dia juga memukul wajah Zette yang ada di layar ponselnya.
"Padahal aku disini selalu memikirkan mu. Zette,Bella rindu. Sangat rindu.....hiks...hiks." Putri Bella masih menangis dengan sedih.
Ternyata tangisannya terdengar oleh Penyihir Rhyannon yang memang sudah memperhatikan Putri Bella dari saat dia pulang ke Zaman ini. Karena Penyihir langsung bisa melihat guratan kesedihan di wajahnya dan itu pasti berhubungan dengan Zette.
Penyihir Rhyannon hanya menghela nafasnya karena tidak bisa dan tidak mau merubah jalan takdir mereka berdua,dan nantinya meskipun sudah ditakdirkan bersama tapi mereka berdua juga harus saling terbuka akan perasaan mereka sendiri dan harus memperjuangkan cinta mereka sendiri.
( Ponselnya ternyata dibawa ya,meskipun belum ada listrik apalagi sinyal tapi lumayan lah bisa Offline dan main game 😅 ).
🌹Zaman Modern🌹
__ADS_1
Seakan ada di frekuensi yang sama,Zette yang ada di zaman modern langsung memegang jantungnya yang tiba-tiba terasa sakit. Jantungnya berdebar dengan sangat cepat dan hatinya terasa sangat resah,telinganya juga merasa mendengar suara tangisan Bella-nya. Zette yang merasa sudah gila karena merindukan Putri Bella tambah menjadi gila karena sekarang malah merasakan kehadirannya.
Ketika Zette sedang memikirkan Putri Bella,terdengar ketukan di pintu dan dia membukanya. Terlihat Ethan membawa botol seperti minuman dan dua buah gelas,Ethan pun melenggang masuk. Zette sekarang tinggal bersama Pangeran Regan,tentu saja di Apartemen Ellora.
"Hari ini di Zaman-mu Raja barbar-mu itu sedang merayakan pesta,bagaimana kalau kita juga berpesta disini. Aku akan menemanimu sampai tak sadarkan diri,ayo bersulang." Ucap Ethan sambil menuangkan cairan di botol ke dalam gelas.
"Jaga bicaramu,bagaimanapun dia adalah Raja-ku !." Zette memperingatinya.
Zette yang tau itu adalah minuman beralkohol karena dulu dia juga pernah berada di jalan kegelapan,akhirnya memutuskan mengambil minuman keras tersebut. Dia berpikir mungkin saja hatinya yang sedang sakit karena merindukan Bella-nya akan terobati jika bisa tak sadarkan diri.
🌹 Zaman Kuno 🌹
Semua tamu undangan hampir semua telah datang,pesta berlangsung sangat mewah dan Elegan karena campur tangan Ellora bahkan seisi ruangan tersebar bunga mawar merah kesukaannya. Para bangsawan bahkan sengaja membawa para putra dan putri mereka yang baru beranjak dewasa,mereka menghadiri pesta ini juga untuk kepentingan politik.
Mereka semua sudah mengetahui kabar jika Pangeran dan Putri adalah anak 'Ajaib'. Dan Mereka sekarang sangat menantikan bisa melihat mereka berdua karena selama ini hanya mendengar kabarnya saja.
Kemudian tibalah saat yang dinanti oleh semua orang,Raja Everald dan Ratu yang baru diapit oleh Pangeran dan Putri di sebelah kiri dan kanan. Mereka sudah menikah hari kemarin dan menganggap hari ini adalah pesta Penobatan sekaligus pesta resepsi. Everald dan Ellora selalu tersenyum lucu dari hari pernikahan kemarin,karena mereka merasa konyol menikah untuk kedua kalinya dan dengan orang yang sama pula.
Para tamu mengalihkan tatapan mereka pada Pangeran dan Putri,apalagi Putri Bella yang memang cantik semakin terlihat lebih cantik dan memukau dengan gaun modern pendeknya. Semua para putri dari para bangsawan menatap iri dan cemburu karena kecantikan dan pakaiannya yang sangat bagus,sedangkan para putra mereka menatap penuh kekaguman dan tak bisa mengalihkan pandangan mereka. Begitu juga sebaliknya,para gadis yang hadir langsung mengincar Pangeran Regan.
Raja Everald dan istri serta kedua anaknya berdiri di depan para tamu yang di undang dan Everald mulai berbicara.
"Halo,selamat malam semua. Saya mengucapkan terima kasih atas kedatangan kalian. Bla...bla...bla......" Kata sambutan formal seperti biasanya.
Everald pun memperkenalkan Kedua anak kembarnya dan dijawab dengan tepukan riuh dari para tamu. Tanpa mereka sadari ada sepasang mata jahat menatap benci kepada keluarga yang sedang berbahagia itu.
__ADS_1
Ketika Raja Everald akan meminum satu tegukan minuman untuk syarat menjadi seorang Raja baru dan juga cara untuk menghormati para tamu,tiba-tiba gelas minumannya terjatuh oleh sebuah kerikil batu kecil. Saat Pangeran Regan melihat ke arah darimana batu itu berasal,dia melihat seorang seperti lelaki kurus berpakaian hitam dengan penutup wajah memegang sebuah benda pelempar seperti ketapel.
Pangeran Regan segera berlari ke arah lelaki tersebut dan lelaki itu pun segera kabur berlari dari ruangan itu. Lari lelaki tersebut sangatlah kencang lalu sampailah dia ke sebuah taman,tapi jika dibandingkan Pangeran Regan yang sering berlatih sudah pasti lelaki yang kabur itu kalah dan akhirnya dia tersusul.
Pangeran Regan segera menangkap lelaki berpakaian hitam tersebut dan lelaki itu menyerang dengan gesit,mereka bergumul di rumput dengan saling memukul dan menendang. Pangeran Regan pun sudah akan berhasil menarik penutup wajahnya,tapi lelaki itu menahan tangannya yang sedikit lagi membukanya.
Tangan lelaki itu mengarah ke lehernya dan mencekik Pangeran Regan hingga dia sulit bernafas dan kemudian lelaki tersebut akhirnya berhasil lolos dari cengkraman Pangeran Regan dan segera melarikan diri bertepatan dengan para pengawal yang berdatangan.
Pangeran Regan sangat kesal hingga memukul-mukul tanah dan matanya langsung melihat sebuah benda yang tergeletak. Benda itu adalah sebuah Cincin Blue Sapphire dan juga di bagian dalam terdapat lambang suatu Kerajaan. Cincin Blue Sapphire itu sendiri bahkan memiliki kesan Agung dan Kemewahan yang kuat.
Pangeran Regan langsung memegang erat dan akan menyimpan cincin tersebut,agar nantinya bisa menjadi alat untuk bisa mencari lelaki yang kabur itu. Kemudian dia masuk kembali dan mendengar dari salah satu pelayan bahwa semua keluarga sedang menunggunya di ruang keluarga. Kemudian dia melihat ke sekeliling ternyata para tamu tidak terganggu dengan adegan kecil tadi dan mereka masih melanjutkan pestanya.
Pangeran Regan pun berjalan ke ruang keluarga dan mendapati semua orang kecuali Penyihir Rhyannon,dia pergi yang katanya sedang mencari ramuan untuk penghambatan mereka padahal ramuan memang sudah ada tapi Penyihir berbohong.
Saat Pangeran Regan melihat Ayahnya yang terlihat sedang marah dan geram,Pangeran merasa sangat bersalah karena tak bisa menangkap pelakunya.
"Maaf Ayah,aku memang tidak berguna. Aku membuat Ayah marah,karena tak bisa menangkap pelaku pelempar batu itu." lirihnya sambil menunduk.
"Apa yang kamu katakan,Ayah tidak marah pada pelempar batu itu. Ayah malah berterima kasih padanya....kalau bukan karena dia,Ayah sudah terkena racun dalam minuman tersebut !." Suara Ayahnya terdengar geram.
"Apa ??!." Kaget Pangeran Regan.
"Ya,racun itu adalah jenis racun terbaru menurut Guru Chiron. Jadi alat pendeteksi racun tidak berfungsi sama sekali. !" Geram Ibunya.
"Siapa orang yang berani ingin membunuh suamiku !." Kemarahan Ibunya berlanjut.
__ADS_1
Ratu Ellora yang tak bisa menahan emosinya jika sudah menyangkut suaminya kemudian berdiri dan mengambil pedang yang ada di sana,lalu dia menusuk serta menyabet dengan tenaganya yang besar benda-benda yang berada di sana hingga semuanya hancur.
Semua orang menganga dengan kelakuannya dan langsung bergidik ngeri. Kedua anaknya dan suaminya yang melihatnya seperti itu bahkan bersumpah dalam hati mereka,jika mereka kedepannya tidak akan berani mencoba membuat Sang Ratu yang Maha Hebat marah lagi.