Roh Wanita Modern Di Kerajaan Kuno

Roh Wanita Modern Di Kerajaan Kuno
Bab.54 Perpisahan Yang Menyedihkan


__ADS_3

Setelah di pertengahan peperangan yang penuh dengan kekerasan,Everald yang sudah seperti kerasukan iblis itu akhirnya mendengar kesakitan yang di tahan istrinya. Everald pun meredakan amarahnya dan mulai menyerang istrinya dengan lembut.


Everald menggerakkan tubuhnya pada tubuh istrinya dengan penuh rasa seperti takut akan kehilangan,Everald pun segera mengakhiri serangannya hingga semua benih calon bayi mereka menyembur semuanya ke dalam rahim Ellora.


Everald akhirnya ambruk di atas tubuh polos istrinya dan sambil memeluk istrinya dia membisikan sesuatu di telinga Ellora.


"Sayang.....jangan membuatku merana lagi,aku benci melihat lelaki lain menatapmu. Jangan pernah menguji kesabaranku lagi,kamu milikku.....hanya milikku" bisiknya sambil terisak menangis seperti takut ditinggalkan lagi.


Ellora yang mendengar isakan tangis suaminya,akhirnya menyadari bahwa dia tidak peka dengan perasaan suaminya. Suaminya yang dimana pernah dengan kedua matanya sendiri melihat dia mati dan menjadi gila karena kehilangannya. Ellora pun mengelus kepala suaminya dengan sayang dan mengusap punggung suaminya yang bergetar.


"Shhhh...Baby,maafkan aku. Aku yang salah,aku yang tidak mengerti perasaanmu. Baiklah,aku berjanji tidak akan menyakitimu lagi. Sekarang berhenti lah menangis dan lihat mataku" ucap Ellora lembut.


Everald pun mengangkat kepalanya dari bahu istrinya dan menatap mata Ellora. Mereka saling menatap dengan penuh rasa kepemilikan.


"Sayang....maafkan aku tadi menyakitimu. Sakitkah ?" tanya Everald dan meminta maaf merasa menyesal sudah mengasari istrinya.


"Tidak apa-apa Baby,sekarang lihat mataku. Kamu lihat kan hanya ada kamu di dalam sana,meskipun sebanyak apapun lelaki di sekitarku hanya kamu yang ada disini" kata Ellora sambil menarik tangan Everald ke arah jantungnya.


Mereka pun melanjutkan dengan saling mengungkapkan cinta dan merencanakan masa depan mereka. Mereka segera melupakan semuanya dengan begitu saja, kejadian yang baru saja saling menyakiti hati mereka.


"Sayang....kapan kita kembali ke Kerajaan kita ? Aku tak suka disini" tanya Everald.


"Kita bicarakan lagi dengan kedua anak kita,aku juga belum bertemu Ka Ethan dan Shelly untuk mengucapkan terima kasih" ucap Ellora.


Perkataan istrinya langsung menyadarkan pikiran Everald,dia masih belum memberitahu tentang masalah Ethan. Dia menjadi gelisah dan melepaskan pelukannya pada istrinya,tentu saja Ellora merasakannya.


"Ada apa Baby ?" tanya Ellora.


"Umm...jika aku jujur padamu,kamu janji jangan marah" kata Everald sambil berwajah serius.


"Ada apa,kenapa serius sekali ?" tanyanya lagi.


"Janji dulu" pinta Everald.


"Baiklah,aku janji" ucap Ellora.


Kemudian Everald menceritakan semuanya dan apa alasannya dia memukul Ethan sampai masuk Rumah sakit. Ellora yang mendengarkan hanya terdiam dan wajahnya tidak terbaca hingga membuat Everald semakin gelisah.

__ADS_1


"Sayang....bicaralah,kenapa diam" cemas Everald.


"Kak Ethan adalah orang yang benar-benar gak bersalah dalam masalah ini,kamu juga hanya karena cemburu buta Baby.....aku tidak marah padamu,tapi aku marah pada diriku sendiri karena lupa pada foto-foto itu" Ucap Ellora akhirnya sambil menghela nafas berat.


"Besok aku akan menengoknya dan meminta maaf secara langsung dan aku sudah memutuskan jika setelah aku melakukan satu operasi lagi yang aku tidak bisa tinggalkan, kita akan segera pulang ke Kerajaan kita" kata Ellora sambil memeluk erat suaminya.


"Ikut pengaturan mu sayangku,terima kasih" kata terakhir Everald sebelum memeluk istrinya dan mereka pun tertidur.


Besoknya Ellora membawa oleh-oleh dari Inggris untuk Ethan ketika pergi ke Rumah sakit. Ellora tak berhenti meminta maaf dan Everald hanya diam saja.


"Sudahlah,lagipula yang mengaku suamimu itu sudah terkena balasannya." sindir Ethan pada Everald,tentu saja Everald mengerti apa yang dikatakannya.


"Benarkah ? balasan apa ?" tanya Ellora penasaran.


"Tidak ! Bukan apa-apa sayang" kata Everald langsung menjawabnya dan mendelik pada Ethan.


Ethan hanya tersenyum licik dan Everald melihat senyumannya itu dan balas memolotinya dengan tajam.


"Sudahlah,sekarang bisakah kamu menjawab rasa penasaranku tentang lelaki ini yang mengaku suamimu dan tentang kedua anak kembar yang mengaku anakmu itu" desak Ethan.


Akhirnya Ellora menceritakan semuanya,setiap detail dari saat dia tertabrak mobil sampai bangun dari komanya dan berakhir koma lagi dan sampai terbangun lagi. Ethan mendengarkan dengan sangat serius bahkan mungkin tanpa berkedip karena rasa penasarannya berubah menjadi rasa terkejut dan tak percaya.


Kemudian Ethan mengingat dia pernah memukul Everald yang aslinya adalah seorang Raja itu,juga pernah mengerjainya dengan teman wanitanya langsung bergidik ngeri.


"Kamu benar-benar seorang Raja ?" tanya Ethan gugup.


" Ya" jawab Everald singkat.


"B-benarkah.....apakah jika memukul Raja akan mendapatkan hukuman. Ah tunggu,aku tidak akan dihukum karena ini di Zaman-ku. Iya kan ?!" racau Ethan karena gugup setelah mengetahui yang sebenarnya.


"Tentu saja kamu harus mendapatkan hukuman,tapi aku akan memikirkan hukumannya dulu !" jahil Everald.


Wajah Ethan memucat dan Ellora yang tau kejahilan suaminya hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


Siangnya mereka menjemput kedua anaknya dan Zette untuk membicarakan kepulangan kembali ke Kerajaan.


"Sayang,bagaimana menurut kalian. Ibu dan Ayah akan kembali ke Kerajaan kita setelah Ibu menyelesaikan pekerjaan ibu 2 hari lagi. Kalian juga akan pulang kan,meskipun Ayah kalian bilang kalau kalian betah disini tapi Ibu merasa cemas meninggalkan kalian" kata Ellora.

__ADS_1


"Ibu...bolehkah kami tinggal disini,kami kan bisa kapan saja kembali" pinta Putri Bella.


"Ya.....aku masih penasaran dengan Zaman disini Bu. Bolehkah ?" tanya Pangeran Regan.


Everald dan Ellora hanya saling memandang dan bilang pada kedua anaknya akan memikirkan permintaan anaknya dahulu. Pangeran Regan dan Putri Bella pun sangat senang.


Keesokan harinya Ellora dan Everald sudah membuat keputusan dan langsung berbicara dengan anak mereka.


"Sayang......Ayah dan Ibu sudah mengambil keputusan. Pangeran Regan karena dia adalah laki-laki,Kami mengijinkannya tinggal disini. Kami bisa menitipkannya pada Paman kalian Ethan. Sedangkan Putri Bella harus ikut pulang bersama kami,kami tidak bisa meninggalkanmu. Untuk Zette....karena semua jasamu kami tidak bisa membalasnya,kami mengijikanmu memilih sendiri. Terserah kamu akan tetap disini atau pulang bersama kami" Ellora mengatakan keputusannya.


"Ibu.....kenapa pilih kasih,aku tidak mau pulang !" Putri Bella pergi ke kamarnya sambil menangis,tapi keputusannya sudah bulat.


Zette yang memang ingin menjauhkan diri dari Putri Bella akhirnya memutuskan akan tetap di Zaman modern dengan alasan ingin menjaga Pangeran Regan. Everald dan Ellora pun menerima keputusannya tanpa banyak bertanya.


Besoknya setelah Ellora berhasil dengan operasinya,Everald sengaja datang ke Rumah sakit dengan membawa sebuket bunga mawar merah kesukaan istrinya dan semua orang yang melihat langsung heboh termasuk Dokter Liam yang berwajah kecewa.


"Dokter Ellora,bukankah kamu bilang dia adalah sepupumu ?" tanyanya.


"Umm.....Maaf,dia sebenarnya kekasihku. Hehe" kata Ellora langsung mengaitkan tangannya pada lengan Everald yang akhirnya tersenyum bahagia.


Mereka segera bersiap untuk pergi ke Zaman kuno,bersama Putri Bella yang marah dan tak mau bicara pada mereka dan juga si Tuan Rabbit. Mereka berpamitan pada Ethan dan istrinya dulu setelah meminta untuk menjaga Pangeran Regan,kemudian Pangeran Regan dan Zette mengantar kepergian mereka di taman Rumah sakit.


"Sayang.....jangan hilangkan kalungmu ya. Jaga dirimu dan Ibu akan segera meminta ramuan penghambat pertumbuhan mu pada Penyihir" kata Ellora pada Pangeran Regan.


"Zette,jaga Putraku"ucapnya lagi.


"Baik,kalian tenang saja" balas Zette.


Zette pun berpamitan pada Putri Bella yang memeluknya erat sambil menangis.


Maafkan aku Bella-ku. Ini adalah keputusan terbaik untuk kita berdua. ! Zette berkata dalam hatinya.


Akhirnya setelah salam perpisahan yang menyedihkan antara Zette dan Putri Bella,mereka pun menghilang dan kembali ke Kerajaan mereka di Zaman Kuno.


BERSAMBUNG......


Like,like,like,komen 😍

__ADS_1


🌹Happy Reading🌹


__ADS_2