Roh Wanita Modern Di Kerajaan Kuno

Roh Wanita Modern Di Kerajaan Kuno
Bab.61 Kesalahpahaman Yang Berlanjut.


__ADS_3

🌹Zaman Modern🌹


Putri Bella melihat keadaan diluar lewat jendela gudang dan terlihat keadaan sudah tenang. Putri Bella melihat ke arah Calvin yang sedang tertidur di kursi sofa dan tidak mau menganggunya. Putri Bella pun keluar tanpa pamit dan segera menutup wajahnya dengan tas sekolahnya. Dia segera berlari keluar kampus lalu menuju ke halte bis.


Setelah Putri Bella menunggu lumayan lama tapi Bis nya belum datang juga,tiba-tiba ada suara klakson dari motor besar Ducati yang berhenti di depannya.



"Ayo naik !." Terdengar suara yang baru saja dikenalnya.


Calvin membuka kaca helm-nya dan memberikan helm satunya lagi kepada Putri Bella dan menyuruhnya naik.


"Tidak,terima kasih. Aku akan naik Bis saja." Tolak Putri Bella.


"Cepat,atau kamu mau nanti di dalam Bis semua orang heboh lagi karena melihatmu." Kata Calvin.


"Hem,baiklah." Setelah mendengar perkataan Calvin memang benar dia pun mengambil helmnya dan segera memakainya.


Tapi Putri Bella bingung bagaimana caranya duduk karena dia memakai dress mini,Calvin yang melihatnya kebingungan pun mengerti dan segera membuka jaket kulit hitamnya lalu memberikannya pada Putri Bella.


"Lilitkan ini di pinggang kamu." Ucapnya.


Putri Bella pun mengambilnya dan menuruti perkataannya,kemudian segera naik ke atas motornya. Calvin pun segera melajukan motornya dengan kecepatan rata-rata.


"Pegangan,aku akan mengebut." Ucap Calvin yang suaranya terbawa angin.


Putri Bella pun bingung harus berpegangan kemana,dan pas waktunya saat Calvin menambah kecepatannya hingga Putri Bela yang kaget langsung melingkarkan kedua tangannya ke pinggang Calvin. Calvin yang dipeluk,tiba-tiba wajah datarnya berubah senang dan tersenyum.


Setelah lumayan lama di perjalanan sampailah mereka ke tempat deburan ombak terdengar,Putri Bella yang melihat pemandangan indah di depannya langsung turun dari motor dan berlari ke arah pantai. Putri Bella berlarian seperti anak kecil dan berteriak dengan senangnya,Calvin yang melihatnya tak kuasa menahan kekagumannya dan langsung mengeluarkan ponselnya dan mengabadikan sosok gadis muda di depannya melalui foto dan menyimpannya.


"Waawwww........ini sungguh indah." Ucap Putri Bella penuh kekaguman melihat laut.


"Kamu suka ?." Tanya Calvin yang sudah berada di sampingnya.


"Suka banget,cantik." Kata Putri Bella.

__ADS_1


"Ya,sungguh cantik." Balas Calvin penuh makna sambil menatap wajah Putri Bella.


Mereka berdua pun berjalan ke laut dan bermain air. Putri Bella tertawa bahagia,dia melupakan semua kesedihan dan sakit hatinya. Seakan sedang ingin menata kembali hatinya dengan menikmati keindahan dunia.


Setelah selesai bermain karena baju mereka basah,Calvin menyuruh Putri Bella menunggunya sebentar dan dia pergi. Tak berapa lama Calvin menjinjing sebuah paper bag yang berisi pakaian untuk Putri Bella,karena dia sudah berganti baju.


"Ini,ganti lah bajumu. Nanti masuk angin." Ucap Calvin.


"Ini baju apa,kenapa serba hitam. Celananya juga sobek-sobek." Tanya Putri Bella saat melihat isi paper bag.


"Baju ini sedang trend,kamu coba saja. Pasti pantas kamu pakai." Jawab Calvin.


"Hem....baiklah. Terima kasih." Ucap Putri Bella.


"Ah,aku juga beli pakaian dalam mu. Jika salah ukuran,jangan salahkan aku. Karena aku belum melihatnya jadi tidak tahu." Kata Calvin cuek tapi terdengar kejahilannya.


"Kamu.....ish. Apa tidak malu mengatakannya ?!." Kata Putri Bella segera pergi karena malu.


Setelah berganti baju,Putri Bella menatap sosok dirinya di depan cermin. Celana yang sobek-sobek dipadukan dengan kaos T-shirt hitam dan jaket kulit hitam yang melengkapinya. Kemudian rambut merahnya yang terurai dia ikat ekor kuda,dan memperlihatkan leher putih jenjangnya. Putri Bella baru kali ini memakai baju seperti ini dan merasa puas dan senang memakainya.


"Pakaiannya keren,aku suka." Kata Putri Bella setelah kembali ke pantai.


"Baiklah.....eh,aku baru ingat. Apa kamu tidak kuliah tadi,malah pergi membawaku ?." Tanya Putri Bella yang baru ingat.


"Bolos." Jawabnya sambil mengangkat bahu.


"Ayo." Ajaknya pada Putri Bella.


Mereka pun naik motor Calvin kembali dan segera motornya melaju,dan kini hati Putri Bella sudah terasa ringan.


"Calvin,jangan terlalu cepat. Aku ingin melepas tanganku." Pinta Putri Bella.


"Baiklah." Calvin pun memelankan motornya.


Putri Bella melepaskan tangannya yang memeluk pinggang Calvin lalu merentangkan kedua tangannya dan berteriak.

__ADS_1


"Aaaaaaaaaa......Zette ! Aku akan melupakanmu. Aku akan berhenti sekarang,aku sangat lelah. Kamu tidak menghargai pengorbananku selama ini untuk bisa bersamamu ! Selamat tinggal !." Teriaknya dan suaranya terbawa angin,tapi tentu saja terdengar oleh Calvin.


Meskipun Calvin mendengarnya dengan jelas tapi dia tak berkata apapun. Putri Bella pun kembali memegang pinggangnya dan Calvin melajukan lagi motornya dengan kencang.


Mereka baru sampai di depan Apartemen Ethan setelah hari beranjak malam dan terlihat di parkiran Apartemen,Zette yang sedang menunggunya dengan cemas. Saat Zette mendengar suara motor dan mendongak,matanya terpaku pada tubuh Putri Bella yang baru saja turun dari motor dan membuka helm-nya.


Zette terpana melihat penampilan dari Putri Bella yang pakaiannya sobek-sobek dan terlihat di matanya tidak rapi. Lalu matanya melihat ke arah pemuda yang juga membuka helm-nya lalu turun dari motornya.


Perawakan pemuda itu tingginya sekitar 170cm dengan wajahnya yang berbeda dari wajah asli Negara ini seperti percampuran Inggris. Rambut pirang aslinya dan hidungnya yang mancung juga alisnya yang tebal sangat menonjol. Usia pemuda itu sekitar 20 tahun dan tubuhnya juga sedikit berotot dilihat dari tonjolan kaosnya.


Zette yang tadinya cemas berubah marah dan segera berjalan menuju Putri Bella.


"Bella ! Darimana saja kamu. Apa kamu tidak tau kalau aku dan Orang tuamu mencemaskan mu. Bahkan ponselmu malah kamu matikan !." Raungan marah Zette terdengar dan memanggil langsung namanya jika ada orang lain.


"Cukup Zette,jangan mempermalukan aku di depan temanku. Dan kamu juga sudah tidak punya hak untuk mencampuri semua urusanku ! Lalu apa kamu tadi bilang,kamu mencemaskan ku. Aku tidak percaya padamu dan tidak akan pernah percaya lagi." Ucap Putri Bella tegas yang membuat Zette melongo karena kaget akan sikapnya.


"Calvin,maaf. Kamu harus melihat hal seperti ini,sampai jumpa lagi. Terima kasih untuk hari ini." Kata Putri Bella.


"Ok,kita sudah saling tukar nomer ponsel. Jika ada apa-apa telepon aku." Setelah mengatakannya Calvin langsung menyalakan motornya dan pergi.


Kemudian Putri Bella pun pergi meninggalkan Zette yang masih tak percaya mendengar perkataan Putri Bella padanya,kemudian saat di dalam lift Zette sudah mengejarnya.


Di dalam lift yang hanya ada mereka berdua,Zette langsung menarik tangan Putri Bella sedikit kasar.


"Apa yang terjadi padamu Putri,kenapa kamu sekarang selalu marah padaku ?." Tanya Zette.


"Aku minta maaf masalah tadi siang,aku yang salah karena meninggalkanmu saat kamu membutuhkanku." Kata Zette dengan wajah muram karena menyesal.


"Lepaskan tanganku,cukup Zette. Aku tidak marah padamu,aku hanya marah pada diriku sendiri yang sudah bodoh. Kini aku sudah sadar dari kebodohanku,jadi mulai sekarang kamu urus lah kehidupanmu dan aku dengan kehidupanku." Ucap Putri Bella sambil menghempaskan tangannya dan berjalan keluar karena pintu lift yang sudah terbuka.


Zette terdiam mendengar setiap perkataan dari mulut Bella-nya,gadis kecil kesayangannya. Zette bahkan tak sadar pintu lift sudah tertutup lagi,Zette memegang hatinya yang merasa sakit. Zette tiba-tiba memukul-mukul bagian dalam lift dan terisak menangis.


"Bella.....Bella-ku.....sayang. Aku yang salah,aku yang salah. Kenapa dulu aku mencoba menjauhimu dan sekarang saat kamu yang menjauhiku,hatiku sakit....sangat sakit." Racau nya sambil terisak sambil memukul dadanya sendiri.


( Ah entahlah,sesuatu yang berawal dari kesalahpahaman jika tidak cepat diluruskan akan berakhir dengan buruk 😌 ).

__ADS_1


Bersambung........


🌹 Happy Reading 🌹


__ADS_2