Roh Wanita Modern Di Kerajaan Kuno

Roh Wanita Modern Di Kerajaan Kuno
Bab.65 Fall In Love.


__ADS_3

๐ŸŒนZaman Kuno๐ŸŒน


Pangeran dan yang lainnya sudah bersiap dengan posisi mereka. kemudian terdengar aba-aba dimulai.


Mereka berempat pun segera melajukan kudanya kencang,mereka saling melirik ke arah lawan. Pangeran Regan tentu saja posisi pertama di depan diikuti Andreas,dan Saxon serta Xavier yang sejajar.


Pangeran Regan melihat Saxon tertinggal di belakangnya dan segera memelankan kudanya,tapi saat Andreas akan menyusulnya Pangeran Regan mempercepat lagi laju kudanya. Karena jiwa Pangeran Regan memang selalu ingin menjadi yang pertama.


Tiga putaran,empat putaran dan sampailah di putaran terakhir. Posisi mereka tidak berubah dari pertama,Saxon merasa frustasi dan menjadi tidak fokus. Akhirnya di akhir putaran dia lah yang kalah dan tentu saja Pangeran Regan pemenangnya.


Mereka menghentikan kudanya,dan segera turun. Mereka sedang menormalkan nafas mereka yang ikut memburu seperti para kuda.


"Maaf Saxon,aku selalu jadi yang pertama selama ini. Rekorku belum terkalahkan,jadi terima saja kekalahanmu." Kata Pangeran Regan.


"Tuan...." Tiba-tiba pengawal pribadi Saxon maju,karena dia tahu hukumannya jika kalah bertanding.


"Diam !." Potong Saxon.


"Tapi....." Kata pengawal yang bernama Jared.


"Jared tutup mulutmu dan pergilah. Aku yang akan mengurusnya." Perintah Saxon.


Jared pun segera melaksanakan perintahnya dan pergi,sedangkan sekarang Saxon sedang memikirkan bagaimana caranya dia bisa lolos dari hukuman.


"Begini kawan-kawan,aku sebenarnya punya luka parah di tubuhku bekas kecelakaan. Bisakah aku masuk ke danau itu tanpa membuka baju?." Pintanya berusaha.


"Tidak ! Kita selalu sepakat jika kalah terima hukumannya!." Jawan Xavier.


Tapi Mata tajam Pangeran Regan sekali lagi melihat keanehan pada Saxon,dan segera berkata.


"Sudahlah,kita biarkan kali ini. Kamu boleh masuk ke dalam danau dengan berpakaian." Pangeran Regan memutuskan.


Akhirnya karena Pangeran Regan yang sudah bicara,mereka pun menerimanya. Saxon sangat berterima kasih,tapi belum juga hatinya lega dia mendengar Pangeran Regan berkata lagi.


"Tapi setelah masuk ke dalam danau,kamu harus membuka pakaianmu dan hanya aku yang melihatnya. Katamu kamu punya bekas luka,tidak apa-apa jika aku yang melihat. Jangan malu,aku tidak akan meledekmu. Ini keputusanku,ayo cepat masuk!." Perintahnya.

__ADS_1


"Kalian semua pergilah menjauh dan berbalik badan!." Perintah Pangeran Regan lagi.


Aku tidak mau mereka melihat tubuhmu Saxon,hanya aku yang boleh!. Pikir Pangeran Regan.


( Uluh Pangeran Regan taktiknya itu uh ๐Ÿ™„๐Ÿ™ˆ ).


Semua para pengawal termasuk Xavier dan Andreas tentunya pergi menjauh dan membalikkan badan mereka. Sekarang yang tertinggal hanya mereka berdua,yang saling menatap.


"Nah,mereka sudah menjauh dan tak bisa melihatmu. Sekarang masuklah dan buka bajumu!." Sekali lagi Pangeran Regan memerintah.


Saxon untuk pertama kali di mata dan wajahnya memperlihatkan langsung kepada orang lain rasa cemas,pasrah dan juga ketakutan. Pangeran Regan tentu saja langsung melihatnya dan terkejut karena selama ini Saxon yang dia kenal mata dan wajahnya tidak terbaca.


"A....aku....aku." Gugup Saxon.


Sadarlah Saxon,ayo ambil keputusan !. Pikir Saxon.


"Saxon,jika ada sesuatu katakanlah. Aku siap mendengarkan." Bujuk Pangeran Regan karena sepertinya ada yang ingin dikatakan Saxon.


Saxon ragu,jika dia mengatakannya pada Pangeran Regan. Bagaimana tanggapannya nanti,apakah dia akan disebut penipu dan malah ditangkap. Tapi jika tidak jujur sekarang,tetap akan ketahuan juga jika membuka baju. Akhirnya Saxon mengambil keputusan.


Tapi telinga Pangeran Regan tentu saja mendengarnya tapi karena tak percaya dia masih menatap Saxon tanpa berkata apapun. Dan Saxon yang ditatap seperti itu semakin gugup dan sekali lagi mengatakannya dengan jelas.


"Pangeran,aku perempuan dan bukan laki-laki. Tapi aku bersumpah,aku mempunyai alasan yang kuat dan tidak jahat." Katanya dengan jelas sekali.


Kepala Pangeran Regan langsung diserbu seribu pertanyaan,semua pikirannya bercampur aduk. Mengingat awal pertemuan mereka ketika dia langsung tertarik pada Saxon dan juga ciuman tak sengaja di kamarnya. Kemudian rasa cemburu di hatinya dan juga rasa kepemilikannya pada Saxon yang kuat. Akhirnya sekarang dia mengetahui jawabannya,ternyata memang ada daya tarik menarik antara Laki-laki dan Perempuan.


"Saxon perempuan,dia perempuan!." Teriaknya dalam hati.


Tanpa berkata apapun Pangeran Regan menarik tangan Saxon dan segera mengangkat tubuhnya ke atas Black Sword dengan dia juga menyusulnya naik dan duduk di belakangnya. Sekarang Saxon duduk di depan tubuhnya,dan Pangeran Regan seperti memeluknya dari belakang dan segera menarik tali kekang Black Sword dan pergi. Tapi sebelum pergi dia berteriak kepada pengawal dan yang lainnya.


"Kalian pulanglah lebih dulu,aku ada urusan penting!." Setelah berkata begitu dia menarik tali kekangnya dan melaju dengan kecepatan tinggi.


Pangeran menarik tali kekangnya dengan perasaan yang campur aduk,karena dia selama ini merasa tersiksa dengan perasaan anehnya pada Saxon yang laki-laki. Sekarang amarah,gugup dan juga bahagia bercampur aduk. Marah karena dibohongi dan harus menekan perasaannya,gugup karena sekarang harus bagaimana dan bahagia karena dia ternyata normal dan menyukai perempuan bukan laki-laki.


"Pangeran,kamu membawaku kemana. Apa kamu marah,apakah sekarang aku akan dihukum?!." Tanya Saxon masih gugup.

__ADS_1


"Diam dan tenanglah!." Balas Pangeran Regan.


Setelah sampai ditujuan,Pangeran Regan pun akhirnya memelankan Black Sword lalu berhenti. Kemudian dia turun dari kudanya dan mengangkat Saxon dari atas kuda dan langsung menyeret tangannya.


"Pangeran,lepaskan tanganku ! Ayo kita bicara baik-baik,kita akan kemana." Kata Saxon terdengar sedikit memohon.


Saxon pemberani yang ditempa menjadi seorang pejuang dan sudah mematikan semua rasa panca Indra nya. Sekarang merasa gemetar melihat kelakuan Pangeran Regan,jantungnya berdetak sangat cepat.


Mereka memasuki sebuah rumah kecil di dalam hutan,tapi terlihat nyaman untuk ditinggali. Pangeran Regan segera membuka pintunya dan masih menyeret tangan Saxon dan masuk ke dalam,lalu setelah masuk dia mengunci pintunya. Saxon yang diseret masuk,melihat di dalam rumah kecil ini semuanya rapi dan bagus.


Saxon lalu merasa ada tatapan menusuk di belakang tubuhnya,dia memberanikan diri dan berbalik badan. Benar saja tatapan Pangeran Regan seperti ingin menerkamnya dan ingin mencabik-cabiknya.


( Belum tahu Saxon,Pangeran memang pengen "makan" dia ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ˜œ ).


"Begini,aku akan menjelaskannya sekarang. Tahan emosimu." Bujuk Saxon.


"Huh! Dia menyuruhku menahan emosi,aku bisa menahan emosiku tapi tidak bisa menahan hasrat ku! Si*l." Ucap Pangeran dalam hati.


"Baiklah,aku akan mendengarkan. Cepat jelaskan dengan ringkas dan padat,aku tak suka bertele-tele!." Perintah Pangeran Regan masih dengan nada tinggi.


"Meskipun dia sudah membohongiku tapi aku tidak bisa benar-benar marah,haish! Tapi aku harus berpura-pura marah dulu,selama ini dia mempermainkan ku. Sekarang giliranku mempermainkannya!." Ucap Pangeran Regan dalam hati.


Pangeran Regan sengaja berwajah galak dan mendengarkan semua penjelasan dari Saxon,tentang asal usulnya dan namanya. Juga tentang pertama kali datang kesini saat menolong Raja,dan juga tentang penyamarannya. Semuanya bahkan tentang dia ingin memanfaatkannya dan Kerajaannya.


Pangeran Regan sudah mencerna semuanya dan langsung mengerti karena memang IQ nya yang di atas rata-rata. Hatinya malah merasa sakit mendengarkan semua cerita menyedihkannya,tapi Pangeran Regan sengaja masih tetap dengan Wajah marahnya.


"Poor you Sapphire,ah......very beautiful name. Your name alone makes me fall in love ( Kasihan sekali kamu Sapphire,ah.......nama yang sangat indah. Namamu saja sudah membuatku jatuh cinta โค๏ธ )." Ucap Pangeran Regan tanpa sadar.


Kedua mata Saxon membulat karena dia mengerti arti dari perkataan Pangeran Regan,karena Ibunya adalah keturunan Bangsawan Inggris yang menikah dengan Ayahnya. Bahkan nama Sapphire adalah pemberian Ibunya,tentu saja Ibunya juga mengajari dia bahasa Inggris.


( Gagal sudah Pangeran Regan ingin berpura-pura marah,eits gaya-gayaan pake bahasa Inggris. Gak tahu nya Sapphire mengerti,wkwkwk ๐Ÿ˜… ).


^Bersambung^


๐ŸŒนHappy Reading ya ๐Ÿ˜๐ŸŒน

__ADS_1


__ADS_2