
🌹Zaman Modern di Negara Ellora Sebelum Menemukannya🌹
Everald dan Zette yang baru saja kembali dari mencari rumah sewa,dan langsung mengajak pergi Putri Bella dan Pangeran Regan serta si tuan Rabbit dari Rumah sakit. Karena memang ketika mereka berdua pergi,mereka sengaja tidak mengajak Putri dan Pangeran.
Sekarang mereka berada di dalam sebuah Taxi menuju rumah sewa baru mereka,di dalam mobil Putri Bella tak henti-hentinya melompat di atas kursi dan menjerit hingga membuat supir Taxi meliriknya dari kaca spion di depan. Sedangkan Pangeran Regan lebih pintar,dia sebenarnya ingin berbuat seperti Putri Bella tapi dia menahan dirinya karena dia memang selalu bersikap ja'im. Tapi tangannya terus menerus mengusap benda yang disebut mobil itu dengan matanya yang penuh kekaguman. Zette yang sadar akan lirikan dari supir yang melihat mereka dengan aneh dan ini memang kejadian yang kedua kalinya,akhirnya berkata dengan pelan pada Putri Bella.
"Sayang....Shhhh. Bisakah kamu diam dan duduk dengan tenang,di Zaman ini kita harus mengikuti aturan." kata Zette pada Putri Bella.
"Uhhh ! Baiklah" jawab Putri Bella sambil manyun,dan meskipun sekarang dia duduk dengan tenang tapi tangannya dia julurkan ke luar jendela.
Everald tidak bisa menasehati kedua anaknya ,karena sebenarnya saat dia pertama kali melihat benda yang disebut mobil itu,kelakuannya hampir sama dengan kedua anaknya. Tapi memang untung saja ada Zette yang paling berpikir dan berperilaku lebih tenang dari mereka. Ya,meskipun Zette juga sebenarnya ingin seperti mereka,tapi untung saja daya bertahannya sangat kuat.
🌹FlashBack 2 Jam Yang Lalu🌹
Zette yang memang otaknya encer,sekali dia keluar Rumah sakit tadi ketika membeli baju langsung bisa menghapal jalannya. Dia dan Everald berjalan keluar Rumah sakit untuk mencari tempat untuk tidur dan mereka sekarang sedang berdiri diluar Rumah sakit sambil melihat berkeliling. Tak lama kemudian sebuah Taxi datang dan supirnya bertanya pada mereka.
"Tuan-tuan.....silahkan naik. Mau kemana,mari saya antar" kata supir Taxi itu menawarkan.
Everald matanya langsung berbinar karena melihat benda beroda empat di depannya,dia yakin istrinya memang menggambar benda mirip seperti ini dan namanya adalah mobil.
Seketika saja Everald mendekati mobil itu dan mengelus-ngelus Taxi itu,bahkan tingkahnya dilihat aneh oleh orang-orang yang berlalu lalang melewati mereka. Akhirnya Zette yang sadar langsung menarik tubuh Everald dari Taxi itu,dan menjawab supir itu bahwa mereka akan naik.
__ADS_1
Zette yang memang sudah pernah naik mobil,langsung menarik pegangan pintu dan menarik masuk Everald bersamanya. Dan kejadian yang memalukan terjadi lagi,Everald terus mengelus semua bagian dari mobil itu bahkan maju ke depan dan melihat ke arah supir yang sedang menyetir. Supir Taxi yang melihat kelakuannya hanya mengerenyitkan keningnya,tapi tak berani berkata apapun. Tapi karena lama kelamaan kelakuan Everald mengganggunya,si supir Taxi sengaja menginjak pedal gas mobil dengan kecepatan di atas rata-rata.
Everald yang tidak siap pun terpelanting ke belakang dan kepalanya terbentur jendela belakang,akhirnya dia baru tersadar atas kelakuannya dan akhirnya kapok karena kepalanya sangat sakit dan juga malu. Tentu saja si sopir Taxi meminta maaf,dan Zette yang memang merasa malu atas kelakuan Everald pun balas meminta maaf kepada supir Taxi itu.
Ya Ampun ! Bagaimana jika para rakyat melihat kelakuan Raja mereka sekarang,pasti mereka akan bilang Raja mereka memang sudah gila ! Ucap Zette dalam hati.
( Hahahaha 😂😂😂 maaf jika humor Author yang kurang receh,wkwkwk ).
Zette pun berkata kepada supir Taxi untuk menurunkan mereka di perumahan kecil yang biasa di sewakan,dan kebetulan si supir Taxi tau daerah seperti itu. Ketika sudah sampai dan membayar Taxi itu,mereka pun keluar dan melihat bangunan susun yang terlihat agak kumuh tapi terlihat rapi dan bersih.
Mereka masuk ke dalam lalu akhirnya mereka pun bertemu pemilik bangunan dan langsung mencapai kesepakatan. Juga untung saja mereka bisa langsung menempati rumah susun tersebut karena memang perabotannya sudah ada. Mereka segera kembali menuju Rumah sakit,tapi mobil yang mereka tumpangi seperti tadi tidak terlihat. Mereka pun berjalan agak jauh dan sampailah di pinggir jalan raya besar dan akhirnya mendapatkan Taxi lagi.
🌹Flashback ON🌹
Sebenarnya Everald tersadar sekarang ketika melihat kelakuan Putrinya,ternyata kelakuan yang sama dia tadi memang sangat memalukan untuk dilihat. Jadi dia hanya bisa terdiam melihat kelakuan Putrinya,karena dia juga sudah kepalang malu pada Zette.
Tibalah mereka di Rumah sewa,dan di dalamnya memang sudah ada fasilitas meskipun belum lengkap. Dan Putri serta Pangeran langsung heboh,karena banyak benda yang yang pernah ayahnya ceritakan. Tapi mereka tidak tau apa nama benda-benda itu,akhirnya Everald menjelaskan ketika langsung mengingat nama-nama benda tersebut.
"Benda ini kata Ibu kalian adalah TV,yang ini untuk masak nasi. Juga yang ini bla....bla....bla....." Everald menjelaskan benda yang masih dia ingat.
Kemudian kehebohan bertambah ketika kedua anaknya yang setelah lama akhirnya bisa menghidupkan TV. Sekarang setelah Tv itu hidup dan ada gambar-gambar yang bisa berbicara,sekali lagi mereka heboh karena berebut remote. Mereka sudah mengerti jika benda yang bernama remote itu adalah benda 'ajaib' yang bisa memindahkan gambar.
__ADS_1
Everald dan Zette yang melihat kelakuan mereka berdua akhirnya membiarkannya,dan Zette segera pergi keluar untuk mencari makanan. Karena memang dia di Zaman kuno pun adalah rakyat biasa,jadi dia sudah terbiasa disini melakukan apapun sekarang. Zette sebenarnya mendengar dari Everald jika benda yang bernama kompor itu bisa untuk memasak dan benda yang satu lagi untuk memasak nasi. Tapi karena dia tentu saja belum bisa menggunakannya,akhirnya dia memutuskan membeli makanan diluar.
Setelah mereka semua selesai makan,Everald berkata pada si Tuan Rabbit kalau tugasnya setiap hari pergi ke Rumah Sakit. Karena harapan mereka menemukan Ellora hanya di Rumah sakit tersebut. Dan Everald yakin pasti akan selalu ada jalan untuk menemukan istrinya.
5 hari kemudian......
Akhirnya uang mereka tinggal sedikit lagi dan hampir habis karena memang uang itu sisa dari membayar uang sewa serta untuk makan dan yang lainnya. Usaha mereka menemukan Ellora pun masih belum membuahkan hasil. Setiap hari tuan Rabbit tinggal di sana,bahkan jarang pulang ke Rumah sewaan mereka.
Zette pun bilang uang mereka hampir habis,dan dia ingin pergi mencari pekerjaan. Everald pun ikut pergi bersamanya,karena dia malu jika harus makan dari hasil keringat Zette.
Memang selama mereka tinggal Rumah sewa,Putri dan Pangeran dilarang keluar oleh Everald. Karena masih khawatir jika terjadi apa-apa kepada mereka berdua.
Tapi akhirnya rasa penasaran Putri dan Pangeran mengalahkan perintah dari Ayahnya,dan ketika Everald dan Zette pergi keluar untuk mencari pekerjaan. Akhirnya mereka berdua menyelinap kabur,tapi karena mereka pintar mereka pun sambil berjalan sambil meninggalkan jejak agar gampang untuk mencari jalan untuk pulang nanti.
Mereka sangat penasaran karena saat perjalanan dari Rumah sakit ke Rumah sewaan,dijalan mereka melihat sebuah taman yang banyak benda-benda yang bahkan ada benda raksasa besar yang bisa memutar. Mereka dari awal sudah bersumpah,jika bisa keluar dari Rumah akan segera pergi ke taman itu. Tapi meskipun mereka pintar ternyata mereka melupakan satu hal yang paling penting yaitu uang,karena di Dunia ini jarang sekali ada sesuatu yang gratis apalagi di Zaman modern.
BERSAMBUNG........
Like,like,like,Komen 😊
🌹Happy Reading🌹
__ADS_1