Roh Wanita Modern Di Kerajaan Kuno

Roh Wanita Modern Di Kerajaan Kuno
Bab.70 Happy Ending ( Final Episode )


__ADS_3

Zaman Modern.


Putri Bella yang bagaimanapun melupakan Zette tetap tidak bisa, dia menguatkan tekadnya. Dia lalu mengambil ponselnya dan segera menelepon Zette. Tapi sayang nomernya sudah tidak bisa dihubungi, dia segera keluar kamarnya dan meminta alamat tinggal Zette pada Mamanya. Dia berpikir lebih baik langsung saja menemuinya, ketika dia keluar ternyata ada Calvin yang memang akan menjemputnya karena mereka sudah janjian.


"Frey, mau kemana terburu-buru begitu?" Tanya Calvin.


"Maaf Vin... hatiku sakit, bagaimanapun aku tidak bisa melupakannya. Aku ingin menemuinya dan bicara baik-baik padanya." Ucap Putri Bella sambil menangis.


Calvin yang melihatnya menangis seketika tidak tega, dia menarik tangan gadis itu.


"Vin, kita mau kemana?" Tanya Putri Bella.


"Aku akan mengantarmu kepadanya." Jawabnya tegas.


Tak lama mereka berdua sampai di Mansion keluarga tempat Zette bekerja, sebelum Calvin pergi Putri Bella mengatakan sesuatu pada lelaki baik itu. "Vin, terima kasih untuk semuanya. Kamu adalah teman terbaik yang selalu ada disampingku." Kata Putri Bella tulus.


"Ya, semoga kamu bisa bersamanya." Balas Calvin sambil menguatkan hatinya sendiri.


Bukankah cinta tak harus memiliki, dengan melihatnya bahagia meskipun dengan orang lain, bukankah itu juga cinta! Pikir Calvin sambil melepaskan.


Lelaki itu segera pergi membawa kendaraannya pergi dari sana.


Putri Bella segera mengetuk pintu, tak lama pintu terbuka, Shopia lah yang membukanya.


"Aku ingin bertemu Zette." Kata Putri Bella langsung.


"Siapa kamu? Ada urusan apa sama Zet? Dia sedang tidak ada, jadi pergilah!" Usir Sophia kasar.


"Tidak! Aku harus bertemu dengannya sekarang." Jawab Putri Bella dengan tak mau kalah.


Hari ini memang penampilan Putri Bella seperti dulu lagi, dengan mata hijaunya meskipun rambutnya tidak berwarna merah. Tapi setelah dia berpenampilan seperti dulu yang modis, Sophia tentu saja merasa tersaingi.


Ketika mereka saling menatap tajam, datanglah Zette yang memang akan mengantar Sophia keluar.


"Zette..." Ucap Putri Bella lalu lari memeluknya.


Zette terperangah tampak tak percaya, benarkah yang memeluknya sekarang Bella-nya?


"Zet!" Bentak Sophia yang segera menyadarkan lelaki itu. "Siapa dia?!" Tanya Sophia dengan marah.


"Zette, maafkan aku yang menjauhimu. Aku hanya tidak suka kamu dengan wanita selain aku. Aku mencintaimu, hiks..." Putri Bella terisak.


Zette melebarkan kedua matanya mendengar pengakuan Bella, jadi selama ini cintanya ternyata bersambut? Zette yang tak percaya lalu bertanya dengan gugup. "Benarkah yang kamu katakan sayang?" Tanyanya tak percaya.

__ADS_1


"Aku bersumpah... aku mencintaimu Zette..." ucap Putri Bella.


Putri Bella langsung membuktikannya, dia berjinjit dan melingkarkan tangannya di leher Zette lalu menciumnya.


Zette terkejut tapi tak berapa lama dia langsung membalas ciuman gadis yang sangat dicintainya itu.


Shopia yang melihatnya seketika marah, ia hendak menarik tubuh akan memukul Putri Bella.


Zette yang melihatnya geram, lelaki itu menahan tangan Sophia sehingga wanita itu kesakitan.


"Jangan berani memukulnya atau aku akan membalasnya seratus kali lipat!" Marah Zette pada Shopia yang membuat wanitaitu tak percaya.


"Sudahlah Zette, ayo pergi. Aku ingin pulang ke Kerajaan, aku tak mau disini." Kata Putri Bella.


"Baiklah sayang, ayo kita pergi sekarang juga," balas Zette lalu mereka pergi dari Mansion itu.


Setelah berganti pakaian dengan baju zaman kuno mereka pun berpamitan pada Ethan dan Shelly, mereka berdua tidak ingin menundanya lama-lama karena zaman modern itu terlalu menakutkan lebih menakutkan dari Zaman kuno.


***


Zaman Kuno.


Pangeran Regan telah sampai di Istana, tentu saja dengan membawa calon istrinya Putri Sapphire.


Ratu Ellora yang melihat Putri Sapphire dengan wajah aslinya, langsung tersenyum seraya memeluknya.


"Terima kasih Ratu, Anda sudah bersedia menerima saya yang cacat ini." Balas Putri Sapphire.


Mereka mengobrol dengan sesekali tertawa, Pangeran Regan ikut bahagia. Saat mereka sedang tertawa, terdengar seseorang bicara.


"Ibu, apa yang sedang ibu tertawakan? Bolehkah aku ikut?" Tanya Putri Bella seraya berlari kecil menghapiri Ibunya lalu memeluknya.


"Wah! Putriku sudah pulang. Lihat penampilan barumu, apakah kamu pulang dengan membawa keberhasilan?" Tanya Ratu Ellora yang memang sudah tahu tujuan putrinya itu menyusul Zette.


"Tentu saja, iya kan Zette." Katanya sambil melangkah kembali pada Zette dan memeluk tubuh lelaki itu erat.


Mereka semua pun tertawa bersama, Ratu Ellora mengenalkan Putri Sapphire pada putrinya dan Zette.


Seminggu berlalu..........


Raja Everald dan Ratu Ellora sudah memutuskan akan menyerang Kerajaan Aldis sebelum Putri Deena/Ratu Hyda melakukan sesuatu lagi kepada mereka. Mereka juga ingin membalaskan dendam calon menantu mereka, Putri Sapphire.


Kerajaan sudah siap untuk pergi berperang, Zette dan tentu saja Pangeran Regan juga sudah siap. Sedangkan Raja Everald tidak ikut karena harus menjaga Ratu Ellora yang juga tidak ikut karena sedang mengandung.

__ADS_1


Putri Sapphire juga ikut pergi beserta semua pengikut setianya termasuk Jared.


***


Kerajaan Aldis.


Putri Deena/Ratu Hyda sedang panik karena dia mendengar Kerajaan Prygia datang menyerang. Sedangkan dari pihaknya belum ada persiapan sama sekali.


"Ratu, kami harus bagaimana?" Tanya salah satu Petinggi Istana yang berpihak padanya.


"Kenapa bertanya padaku, cepat bersiap!" Raungnya marah.


Ratu Hyda memerintahkan gerbang-gerbang dikunci dari dalam, agar mereka dapat menembak dengan panah dari atas tembok dinding gerbang.


Tapi Ratu Hyda tidak tahu bahwa dari pihak Istana ada yang berpihak pada Putri Sapphire. Seketika gerbang pun terbuka kembali, semua pasukan dari Kerajaan Prygia pun segera masuk menyerbu.


Peperangan pun terjadi dengan sengit, Putri Sapphire pun ikut berperang meskipun selalu berada di dekat Pangeran Regan karena perintahnya. Setelah beberapa lama, Putri Sapphire dan Pangeran Regan pun masuk ke dalam Istana dan segera mendatangi Ratu Hyda.


Ratu Hyda yang dijaga ketat tak membuat tekad Putri Sapphire menjadi goyah, dia dan pangeran Regan serta Jared juga beberapa pengikutnya langsung maju menyerang.


Ratu Hyda ketakutan dan segera berlari ingin kabur tapi langkahnya terhenti karena sebuah pedang bersarang di lehernya.


Putri Sapphire menaruh pedangnya di leher Ratu Hyda dan membuatnya berlutut memohon. "Ampuni aku, Putri Sapphire. Ampuni aku, tolong." pintanya sambil memelas.


Ketika Putri Sapphire sedang melihat Ratu Hyda, dari belakang ada seseorang yang ingin menebasnya dengan pedang. Tapi Jared menghalanginya dan dia lah yang tertusuk di perutnya.


Putri Sapphire pun berbalik ke belakang melihatnya, dia menjadi kurang fokus sehingga Ratu Hyda mengambil belati di kakinya dan akan menusuk Putri Sapphire. Tapi sebelum Ratu Hyda menusuknya, dia lebih dulu tertusuk pedang Pangeran Regan.


Kemudian Ratu Hyda yang tertusuk parah seketika itu juga dia mati. Putri Sapphire yang melihatnya mati semudah itu, tidak merasa senang sama sekali.


Kemudian peperangan dimenangkan pihak Kerajaan Prygia dan semua merasa puas. Jared yang tertusuk secepatnya diselamatkan dan untungnya laki - laki itu selamat.


Seminggu kemudian.......


Pernikahan Putri Bella dan Zette dilangsungkan dengan megah, keesokan harinya mereka berangkat ke Kerajaan Aldis untuk menikahkan Pangeran Regan.


Pangeran Regan sekarang resmi menjadi suami dari Putri Sapphire. Dan sekarang mereka adalah Raja dan Ratu Kerajaan Aldis.


Enam bulan kemudian........


Di Istana Prygia lahirlah seorang pangeran, bayi mungil itu diberi nama Etienne Cyril.


Dan kelak dia lah yang akan menjadi Putra mahkota dan menjadi Raja penerus dari Raja Everald. Etienne Cyril akan terkenal menjadi seorang Raja yang modern dan berpikiran terbuka. Sehingga nantinya membuat namanya terkenal se-Eropa & se-Dunia.

__ADS_1


TAMAT/END.


✨ Author ucapkan terima kasih kepada Readers yang setia sampai cerita Novel ini tamat. Author mempercepat alurnya dan segera menamatkan nya, karena Author merasakan para Readers sudah tak menanggapi antusias lagi cerita ini. Jadi Author mohon maaf dan berterima kasih yang sebesar-besarnya untuk yang selalu setia. SEKIAN & TERIMA KASIH 🙏❤️✨


__ADS_2