
🌹Apartemen Ellora sebelum menemukannya🌹
Everald yang baru saja masuk langsung mengambil botol yang ada di meja dan melihat ke arah si kelinci. Kemudian si tuan Rabbit mengeluarkan sebuah surat dari Penyihir dan satu lagi surat dari Guru Chiron.
Everald terlebih dahulu membuka surat dari Penyihir karena penasaran dengan botolnya.
❤️ Surat Penyihir ❤️
[ Paduka.......kelinci sudah mengatakan situasi Anda di sana. Anda ingin menemui Goddess tapi situasinya sulit karena masalah indentitas Paduka di sana. Saya memberikan suatu ramuan yang bisa mengubah indentitas seseorang artinya ramuan pengubah wajah. Tapi jangan digunakan untuk hal lain dan saat ramuannya telah diminum,kekuatannya hanya sebentar. Saya hanya memberikan 2 obat ramuan,pikirkan dengan baik kapan Anda bisa menggunakannya. Semoga Anda segera bertemu Goddess ].
Everald melihat botol ramuan itu dan menyimpannya,lalu dia membuka surat dari Guru Chiron.
[ Salam Paduka....Semoga Anda dan semuanya sehat,lelaki tua ini sangat merindukan kalian. Semoga secepatnya Paduka membawa Ratu kembali kesini. Saya tidak akan banyak berkata,hanya jaga diri kalian baik-baik.....Ah dan saya dengar dari Penyihir bahwa si kelinci bilang kalian kekurangan uang hingga Paduka harus bekerja seperti rakyat jelata,kenapa Paduka tidak mengirimkan si kelinci pulang dulu kesini untuk mengambil dulu uang untuk kehidupan kalian. Semoga ke depannya Paduka lebih bijak dan lebih pintar lagi. Hahahaha.....Saya sudah menitipkan sekantong emas pada si kelinci ].
Everald yang merasa diledek Gurunya hanya menahan malu,benar kata Guru Chiron kenapa tak terpikirkan untuk mengirim si kelinci pulang dan mengambil uang dari Zaman-nya. Everald melirik ke sebuah kantong yang berisi koin emas yang sedang dipegang Zette dan menghela nafasnya keras. Sedangkan Zette juga hanya nyengir dan mengangkat bahunya kepada Everald.
Everald segera pergi lagi ke Rumah sakit ditemani Zette,karena takut jika berdua saja dia akan segera membunuh bajing*n itu.
"Kenapa kalian kembali,apa kamu ingin berbuat sesuatu lagi padaku ?!" tanya Ethan pada Everald dengan nada curiga.
"Aku sedang tidak ingin berurusan denganmu,sekarang siapkan semua dokumen mu agar bisa pergi menemui Ellora" kata Everald.
__ADS_1
"Kamu gila,aku sedang sakit. Bagaimana bisa aku pergi ke luar negeri,kamu ingin membunuhku !" balas Ethan.
Kemudian Everald yang tidak sabar dan tidak mau banyak bicara pada bajing*n sepertinya,langsung menyuruh Zette untuk menjelaskan semuanya. Zette hanya menjelaskan tanpa memberitahu tentang obat ramuan pengubah wajah.
Setelah mendengarnya Ethan berpikir jika ini baik untuknya untuk jauh-jauh dari lelaki barbar itu,dan dia juga sebenarnya sudah penasaran dengan indentitas mereka semua dan ingin segera mendengar penjelasan dari Ellora.
"Baiklah,tunggu beberapa hari. Aku akan menyiapkannya beserta tiket untuk terbang ke sana. Meskipun aku tidak mengerti maksud dari meminjam wajahku,tapi sudahlah......" akhirnya Ethan setuju.
Beberapa hari kemudian semuanya sudah siap,Ethan juga memberitahu jika Everald sudah turun dari pesawat untuk langsung mencari mobil Taxi seperti disini dan pergi ke alamat tempat tinggal kerja Ellora sekarang. Ethan juga memberikan alamat tempat Konferensi Ellora selama ini berlangsung, Ethan memberitahu Ellora akan berada di alamat itu jika Everald tidak bisa menemukannya di tempat tinggalnya.
Everald yang mendengarkan dengan serius sebenarnya masih bingung,tapi dia berusaha untuk memahaminya sedikit demi sedikit. Ethan juga berkata jika ingin bertemu Ellora, Everald harus berpakaian pakaian terbaru agar terlihat keren yang sudah Ethan sediakan. Everald pun menerima sarannya dan memakai pakaian itu yang sebenarnya adalah cara lain Ethan 'mengerjainya' tanpa ada sedikitpun kecurigaan.
🌹Flashback Di Hari Pertemuan Kembali🌹
Setelah semua rasa pusing dan mabuk hilang,Everald akhirnya tertidur sebentar sebelum para pramugari membangunkannya. Everald turun dari pesawat dan segera menemukan mobil Taxi di depan bandara.
( Meskipun ada sedikit masalah komunikasi antara Everald dan Supir Taxi yang berbahasa Inggris,tapi semuanya lancar 😁).
Everald langsung melaju ke alamat tempat tinggal istrinya dengan penuh semangat. Tapi sayang beberapa kali menekan bel pintu tidak ada yang keluar,akhirnya Everald berpikir untuk pergi ke alamat satunya lagi. Dan benar saja Ellora ada tapi Everald hanya melihat dari luar pintu karena dia tidak bisa masuk,akhirnya dia melihat langsung wajah asli istrinya untuk pertama kalinya.
Everald melihat istrinya yang begitu cantik dan menawan,meskipun baru pertama kali melihatnya tapi Everald semakin jatuh cinta pada istrinya meskipun dengan wajah yang berbeda. Everald memutuskan untuk menunggunya diluar dan segera berbalik pergi. Tapi karena dia melihat cuaca yang gelap dan mendung,dia pun pergi dulu untuk membeli sebuah payung.
__ADS_1
Alangkah terkejutnya dia saat kembali dan melihat istrinya sedang menangis dan terduduk kehujanan di tanah. Everald langsung berlari dan memayunginya,kemudian karena kerinduan yang sudah membuncah dia menarik tubuh Ellora berdiri dan langsung menciumnya hingga terkena pukulan dari istrinya.
( Berakhirlah perjalanan Everald menemukan Ellora ).
🌹Negara Inggris Saat ini🌹
Ellora yang kini sudah mengetahui semua ceritanya,kadang tertawa dan kadang merasa kasihan. Tapi Ellora belum tau cerita saat Everald memukul Ethan dan juga saat ada wanita menggodanya karena Everald sengaja tidak menceritakannya.
Hari ini mereka sudah berada dalam pesawat untuk kembali pulang ke Negara Ellora. Tentu saja Everald dengan wajah Ethan kembali,yang membuat geli Ellora hingga terus menerus menertawainya. Apalagi kelakuan Everald yang menyuruh Ellora untuk jauh darinya,karena katanya nanti tanpa sengaja istrinya itu mencium wajah mantan kekasihnya.
Ellora yang melihat tingkah konyol suaminya hanya bisa tertawa kecil karena takut para penumpang lain mendengarnya. Kejahilan Ellora pun keluar,dan sengaja menggoda suaminya.
"Baby......kamu tau kan kita terbang lumayan lama,bagaimana jika kita ke toilet dan melakukan sesuatu yang panas di sana" kata Ellora sambil mengedipkan sebelah matanya.
Tentu saja ucapan istrinya itu membuat anggota tubuh bagian bawahnya langsung bereaksi dan Everald langsung semangat ingin segera memakan istrinya,tapi saat dia melihat pantulan wajahnya di kaca pesawat yang berwajah Ethan dia pun menenangkan kembali nafsunya. Everald akhirnya tau jika istrinya sedang mengerjainya lagi,kemudian Everald pura-pura marah dan duduk membelakangi istrinya. Ellora hanya memeluk tubuh suaminya dari belakang dan meminta maaf tapi masih dengan menertawainya.
Akhirnya mereka turun dari pesawat dan ketika sudah check-out,Mata Ellora menatap kepada sosok dua anak kembar yang berdiri tidak jauh darinya. Ellora langsung menangis bahagia,begitu juga Pangeran dan Putri. Akhirnya mereka berlari dan Ellora langsung memeluk serta mencium semua bagian wajah dari Putra dan Putrinya itu. Meskipun Pangeran Regan tidak suka dicium seperti anak kecil tapi karena ini adalah Ibunya yang sudah susah mereka cari,dia pun balik memeluk erat Ibu nya dan akhirnya mereka semua yang melihat pun tak kuasa menahan tangisan kebahagiannya.
( Akhirnya satu keluarga bertemu juga ❤️ ).
BERSAMBUNG..........
__ADS_1
Like,like,like,komen 😘
🌹Happy Reading🌹