Sahabatku Adalah Teman Hidupku

Sahabatku Adalah Teman Hidupku
13


__ADS_3

"Sudah sudah tidak usah berantem" kata mamanya


"Tapi yang ngomong gitu duluan kan perawat yang tadi" kata Alin


"Sudah tidak usah berantem lagi" jawab mama


Setelah beberapa saat mereka berdua membisu dan kini sudah mulai berkicau lagi.


"Oh ya istriku kapan aku boleh pulang?" tanya Ray


"Kakak jangan panggil aku gitu dan aku ga tau kapan kakak boleh pulang" jawab Alin


"Kamu tau Haritsah?" tanya Ray


"Dia kan pacar aku ,masa ga tau" jawab Alin


"Dia yang nembak kamu beberapa tahun lalu, dia sengaja pacaran sama kamu biar dia bisa bunuh kamu dan ambil semua hartamu" kata Ray


"Kakak tidak bohong kan" tanya Alin


"Kakak suruh orang buat menyelidiki orang yang menembak kamu" jawab Ray


"Kakak" katanya sambil memeluk kakaknya dan mulai menangis


"Kok nangis sih kan sudah besar, masa masih nangis" kata Ray


"Kakak sayang tidak sama Alin?" tanya Alin


"Kamu itu adik kakak satu satunya ga mungkin kakak tidak sayang sama kamu" jawab Ray


"Kakak...." tangisnya semakin besar


"Sudah tidak usah nangis lagi ya" kata Ray menenangkan adiknya

__ADS_1


"Makasih kakak" kata Alin


"Buat apa?" tanya Ray pada Alin sambil mengelus kepala Alin yang ada di pelukannya


"Buat semuanya kak" kata Alin


"Iya sayang, sama sama" jawab Ray


Tak lama kemudian Alin pun mulai tertidur pulas di pangkuan Ray yang masih mengelus kepala adiknya itu.


Saat ibunya kembali ke dalam ruangan ia langsung memfoto mereka berdua yang tidur dengan pulas.


Tentu saja tujuannya untuk di jadikan sebagai wallpaper di handphone nya.


Mereka memang selalu bersama kemana pun berada.


Saat sudah menunjukkan pukul sembilan malam ibunya mendapatkan informasi kalau kakeknya sudah sadar ,jadi dia bergegas menuju ke ruangan tempat nya berada.


...****************...


Ray pun terbangun


"Kamu udah lama bangun?" tanya Ray pada Alin


"Gak kok baru tiga puluh menit yang lalu" jawab Alin


"oooh gitu" kata Ray


"Mama mana?" tanya Ray


"Di ruangan kakek" jawab Alin


"Istriku sudah makan sayang?" tanya Ray pada Alin

__ADS_1


"Belum" jawab Alin


"Kalau begitu ayo kita pesan makanan" kata Ray


"oke" kata Alin


"Istriku mau makan apa?" tanya Ray pada Alin


"Aku mau makan apa aja yang penting makan" jawab Alin


"oke" kata Ray


"Kalau suamiku makan apa?" tanya Alin


"Aku makan yang bisa di terima lidah aja" jawab Ray


Setelah makanannya sampai mereka berdua pun langsung makan bersama.


"Istriku makannya pelan pelan aja aku ga akan ambil kok" kata Ray


"Aku laper banget" kata Alin


"Tapi tetap makannya pelan pelan aja biar tidak tersedak" jawab Ray


"Iya suamiku yang paling ganteng di dunia" kata Alin


Mereka saling memanggil dengan panggilan seperti itu yang membuat orang yang mendengarnya mengira bahwa mereka adalah seorang suami istri.


Ray sengaja memanggil adiknya dengan sebutan istriku agar tidak ada orang yang menggodanya apa lagi menyentuhnya.


Sedangkan Alin memanggil kakaknya dengan sebutan suamiku agar tidak ada perempuan menyebalkan yang akan menggodanya di tambah lagi dia selalu bersama dengan Ray.


Walaupun mereka ada di luar negeri mereka berdua harus tetap saling menjaga satu dengan yang lainnya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2