Sahabatku Adalah Teman Hidupku

Sahabatku Adalah Teman Hidupku
62


__ADS_3

Scorpions adalah kelompok mafia yang di bangun oleh Razzan Arlo Lucian kakek Ray dan Alin, kakek nya mendirikan mafia tersebut dari umur 15 tahun dan itu tidak di ketahui oleh keluarga nya karna kakek nya ada orang yang dingin dan irit bicara kecuali dengan istri, anak dan keturunan nya.


Kakek nya dulu sering di jadi kan pelampiasan amarah buyut nya yang bernama Jack Lucian, karna dia selalu di salah kan atas kematian ibunya nya yang bernama Aileen Greyson.


Flashback


Kala itu Razzan sedang bermain dengan ibunya di taman dan saat itu Razzan sedang asik bermain bola namun bola itu menggelinding ke tengah jalan.


Razzan pun langsung berlari mengambil bola nya.


"Arlo jangan bermain di tengah jalan" kata Aileen yang langsung berlari menghampiri Razzan


Tin tin


Ada truk yang melaju sangat kencang sehingga Aileen refleks mendorong anak nya ke tepi jalan dan itu membuat nya terlindas truk, orang orang yang melihat kejadian itu langsung teriak histeris dan Razzan pun menghampiri ibu nya yang tergeletak di jalan raya.


"Bu, bangun hiks..hiks" kata Razzan sambil menangis melihat ibu nya yang bersimbah darah dan orang orang muat berkerumun


Setelah itu orang orang tersebut membawa Aileen menuju rumah sakit namun naas nyawa nya tidak tertolong.


Jack yang mendengar berita tentang kecelakaan istrinya langsung menuju rumah sakit di tengah tengah meeting nya.


Mendengar istrinya telah meninggal Jack langsung menangis dan menatap putra nya dengan tatapan penuh kebencian.


Setelah itu Jack sering menyiksa Razzan namun untung saja nenek dan kakek nya mengetahui nya sehingga mereka lah yang merawat Razzan.


Tentu saja dia sangat sedih dengan perlakuan ayah nya karna dia tidak mengerti apa apa saat itu bahkan dia sempat koma 10 bulan saat umur 13 tahun akibat ulah ayah nya sendiri.


Flashback oof

__ADS_1


Setelah selesai meneror keluarga Luis Alin langsung kembali ke indonesia karna dia masih banyak yang harus di urus di perusahaan nya.


Di dalam jet pribadi nya Alin membaca novel yang telah di beli nya sebelum pergi ke belanda, dia menjadi sedih mengingat Ray yang sering membaca novel bersama nya.


Setelah tiba di indonesia Alin langsung pergi menuju markas Farenka dan setelah tiba nya di sana dia langsung di todong kan senjata tapi dia tetap santai.


"Siapa kamu berani menyusup di markas kami?" tanya anggota Farenka karna Alin lupa melepas masker nya


"Alin" jawab Alin sambil membuka masker dan dia pun langsung di persilakan kan masuk


Alin pun memasuki markas Farenka.


"Assalamualaikum" ucap Alin


"Waalaikumsalam" jawab semua anggota Farenka


"Cepat sekali kamu pulang" kata Michael


"Dengan siapa?" tanya Michael


"Berkas berkas yang menumpuk di ruang kerja ku" jawab Alin dan membuat mereka bertiga terkekeh mendengar nya


"Oh, sebelum itu kamu main dulu sama si Thoni" saran Kemal


"Tidak, aku tidak mood melihat wajah sombong nya yang pernah menghina ku dulu" kata Alin dengan kesal dan mereka bertiga pun pun menaik kan satu alis nya arti mereka bertanya


"Apa kakak lupa saat aku SMA dia yang menolak ku plus menghina ku cupu" kata Alin dan membuat mereka bertiga tertawa kecil


"Sudah lupa kan itu, anggap saja dia kertas untuk di gambar" kata Rahsya sambil menyodorkan belati kepada Alin

__ADS_1


"Dasar bocah pcycopat" cibir Kemal


"Sadar diri, baru ngatain orang" cibir Rahsya saat mendengar cibiran Kemal dan membuat Kemal memutar mata malas


"Sudah sudah jangan pada saling cibir" kata Alin


"Mending temani aku menggambar" kata Alin sambil menarik tangan Michael menuju ruangan di mana tempat Thoni di tahan


Ya, Thoni adalah ketua osis yang pernah menolak Alin karna Alin berpenampilan culun dan dia berkata bila Alin tidak cocok dengan nya.


Flashback


"Aku suka kamu, kamu mau tidak jadi pacar aku" kata Alin menembak Thoni ,sebenarnya dia malu tapi dia berusaha menahan malu


"Bilang apa barusan" kata Thoni


"Kamu nembak aku, cewek seperti mu tidak cocok dengan ku" kata Thoni dengan sombong karna saat itu sekolah masih sepi


"Sudah berpenampilan lusuh, culun, dekil lagi" hina Thoni


"Kamu tidak pantas menjadi pacar ku, kita berbeda level kau miskin dan aku kaya" kata Thoni dengan sombong


"Sebelum kau malu jika ada yang melihat sebaik nya kamu pergi dan jangan pernah berbicara dengan ku" kata Thoni


"Kalau tidak mau jangan menghina ku seperti itu" kata Alin dengan dingin lalu pergi dari hadapan Thoni dan semenjak itu Alin tidak pernah dekat dengan laki laki kecuali kakak, orang terdekat, keluarga dan anggota Spocrpions lalu Alin juga pindah sekolah agar tidak melihat Thoni lagi karna dia tidak suka di rendah kan


Flashback oof


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, dan vote 😊🙏🙏🙏


__ADS_2