
"Udah, jangan menangis lagi" ucap Ray sambil membelai rambut adik nya dengan posisi sedang memeluk Alin
"Tapi aku takut nanti dia membuat mama lebih percaya dengan nya" kata Alin sambil terus menangis di pelukan Ray
Di ruang Makan
Aleeza mengajak Lily duduk di meja makan sebenarnya Kemal, Rahsya dan Michael mau pun Rizan sangat tidak menyukai kehadirannya Lily di sini.
"Rahsya tolong panggil kan Ray dan Alin" kata Aleeza dan Rahsya pun langsung pergi menuju ruang berlatih Ray di ikuti Michael dan Kemal
Sesampainya di dalam ruangan tersebut dia pun langsung duduk di samping Alin dan mencoba membuat nya tenang.
"Lin, ayo kita makan jangan perduli kan dia" ucap Michael
"Kak Ray , kak Loren, kak Kemal, Rahsya aku mau ke kamar mandi dulu" kata Alin yang langsung menuju kamar mandi yang ada di ruangan ini
Di kamar mandi Alin mencuci wajah nya dan memoles sedikit agar dia tidak terlihat seperti habis menangis.
Setelah selesai dia pun pergi menuju ruang makan bersama Ray, Michael, Kemal dan Rahsya.
Saat sampai dia langsung duduk di bangku nya yang biasa di tempati nya saat makan dan di sebelah nya ada Ray di sebelah Ray ada Kemal di sebelah Kemal ada Michael di sebelah Michael ada Rahsya dan seterusnya kosong.
__ADS_1
"Alin, kenapa mata mu merah?" tanya Aleeza karna dia tak melihat hidung Alin merah karena telah di tutupi make up yang sedikit tebal
"Tadi saat cuci muka tidak sengaja terkena sabun" kata Alin berbohong dan Ray, Kemal, Michael, Rahsya sudah mengetahui nya
Selama makan ke 7 orang tersebut tidak ada yang bicara kecuali Aleeza dan Lily.
"Lily ,mau tambah lagi?" tanya Aleeza dan Lily pun mengangguk
"Sebenarnya siapa perempuan ini sampai mereka berempat sangat menjaga nya" kata Lily dalam hati
Alin yang sudah selesai makan pun langsung pergi ke dalam kamar nya dan di susul RRKM (Ray, Rahsya, Kemal, Michael).
Mereka pun berkumpul di kamar Alin, mereka melihat kesana kesini karna mereka tidak pernah masuk ke dalam kamar Alin sebelumnya mungkin hanya melihat dari luar.
"Kok jadi meeting sih" timbrung Michael
"Gini, Thomas akan ikut saat meeting dan kita akan putus kan kerja sama antar perusahaan" kata Kemal
"Kalau begitu aku juga ikut" kata Michael
"Terserah" kata Alin
__ADS_1
"Kita ikut permainan nya Kemal" kata Ray dan semua nya pun setuju
Di ruang Makan
Aleeza bingung dengan Ray, Rahsya, Kemal, Michael dan Alin karna mereka terlihat seperti sangat tidak menyukai Lily.
"Aku harus dapat kan hati om Rizan biar bisa membantu ku dekat dengan Ray" kata Lily dalam hati
Rizan yang menyadari Lily tersenyum sinis dia tau bahwa Lily sedang merencanakan sesuatu yang tidak baik.
"Aku harus membawa Aleeza jauh dari anak ini" kata Rizan dalam hati
Nenek Azizah yang sadari tadi terdiam pun sekarang akan angkat bicara.
"Kamu tidak akan aku beri masuk ke dalam rumah ini lagi" kata nenek Azizah dan Rizan pun mengerti bahwa perempuan ini memang perempuan tidak baik
"Sudah malam, kamu sudah bisa pulang" usir Azizah, Lily yang mendengar kata kata nenek Azizah pun geram
"Oh iya tante, aku pulang dulu" kata Lily dengan senyum palsu nya yang menurut nenek Azizah dan Rizan sangat menjijikkan
Bersambung
__ADS_1
Maaf cerita nya sedikit pendek 🙏🙏🙏