
Di dalam perjalanannya pulang dia terus menggerutu karena dia tidak tau bahwa nenek Azizah adalah nenek dari Ray.
"Dasar nenek tua, awas saja akan ku buat kau menderita telah mengusir ku seperti tadi" gerutu nya
"Coba saja tadi hanya ada aku dengan nya, sudah ku buat di masuk ke dalam rumah sakit" gerutu nya lagi
Di sisi lain, Aleeza pergi menuju ke kamar Alin saat dia sampai dia langsung membuka pintu.
"Kenapa kalian seperti tadi kepada Lily? Lily itu anak baik" kata Aleeza
"Mama tidak tau dia yang sebenarnya jadi mama tidak boleh asal menyimpulkan bahwa kami salah dalam memperlakukannya" ucap Ray karna dia tidak suka jika mama nya mudah di bodohi
"Maksudnya seperti apa?" tanya Aleeza
"Kemarin dia acara ulang tahun perusahaan Lorenzo dia telah menghina Alin dan dia menuduh Alin telah melukai nya padahal dia sendiri yang melakukan nya agar Alin kami marah" jawab Michael, mendengar jawaban Michael Aleeza pun mengerti sekarang bahwa Lily hanya ber pura pura bersifat manis di depan nya
"Apa marga anak itu?" tanya Aleeza
"Luis" jawab Kemal, mendengar jawaban Kemal raut wajah Aleeza pun berubah menjadi raut wajah kesal
__ADS_1
"Ibu dan anak sama saja, sama sama suka menindas dan bermuka dua" kata Aleeza dengan kesal
Penjelasan
: 27 tahun lalu Aleeza baru pulang ke jerman saat sampai di rumah ternyata di rumah sedang ada tamu, tamu itu adalah ibu Lily yang bernama Leni dia di sana bertujuan untuk bekerja sama dengan perusahaan milik nenek Azizah.
Saat Aleeza masuk dia tidak melihat Lebih yang sedang duduk di sofa, melihat Aleeza masuk dengan pakaian sederhana Le ni mengira bahwa Aleeza pembantu.
"Hey kamu ambil kan aku air putih" perintah Leni dengan angkuh
"Aku capek, kamu ambil saja sendiri" kata Aleeza, mendengar itu Leni marah dan langsung mendorong Aleeza sampai terjatuh
"Pembantu saja sombong, kamu tau tidak siapa saya? Saya itu Leni Luis" kata Leni dengan sombong dan itu membuat nenek Azizah yang baru turun dari tangga pun marah
"Tapi dia itu hanya lah pembantu" kata Leni
"Kerjasama kita aku tolak, dan dia adalah anak ku bukan pembantu" tegas nenek Azizah
1 bulan kemudian
__ADS_1
Di saat itu Aleeza sedang menyiram tanaman tanaman nya, dan saat itu Leni lewat di samping nya lalu pura pura terjatuh tentu saja nenek Azizah melihat nya.
"Len, kamu tidak apa apa?" tanya Thomas yang baru saja datang
"Tidak apa apa" jawab Leni sok lembut
"Hey! Kamu telah membuat nya terjatuh mengapa kamu tidak meminta maaf" bentak Thomas
"Dia jatuh dengan sendirinya bukan karna aku menyenggol nya" ucap Aleeza dengan santai
Plak
Thomas menampar Aleeza dan Aleeza pun menoleh lalu menampar Thomas balik.
"Jangan asal tuduh jika kau tidak tau kebenaran nya" ucap Aleeza lalu pergi dari hadapan mereka berdua
Thomas dan Leni pun hanya diam di tempat sedang kan nenek Azizah hanya tersenyum lalu melangkah mendekat.
"Berfikir lah sebelum bertindak" ucap nenek Azizah lalu pergi menyusul Aleeza ke dalam rumah
__ADS_1
Bersambung
Maaf hanya sedikit 🙏🙏🙏