
Setelah sampai di rumah mereka di ajak sarapan dan mereka berdua pun bergabung di meja makan.
"Lin kapan kakak mu pulang?" tanya Rizan karena khawatir jika ada sesuatu terjadi kepada Ray dan Kemal
"Tidak tau" jawab Alin sambil memakan sarapan nya
"Mungkin Ray dan Kemal akan pulang besok jadi jangan terlalu khawatir dan membatasi mereka berdua ingat mereka laki laki" kata nenek Azizah karena tau anak nya itu suka melarang cucu nya untuk keluar dari rumah untuk waktu yang lama
"Iya bu" jawab Rizan karena dia memang suka melarang Ray keluar terlalu lama dan menonton film yang menurut nya tidak berguna
Di satu sisi lain Ray dan Kemal juga sedang sarapan bersama di restoran yang berada di hotel tersebut karna bosan memakan makanan instan.
"Kita pulang sekarang yuk" ajak Kemal dan Ray pun setuju karena dia sangat bosan tanpa adik kesayangan nya yang biasa nya selalu bersama nya
"Aku langsung Alin" kata Ray sambil menaruh kepalanya di atas meja makan dan Kemal pun tertawa kecil
"Baru juga tidak ketemu sehari" ucap Kemal sambil mengelus punggung Ray yang kangen dengan adik nya
"Aku selalu bersama Alin jadi sehari tidak bertemu rasa nya seperti seminggu tidak bertemu" ujar Ray dan Kemal pun tersenyum tipis karna jarang sekali ada kakak laki laki seperti Ray
"Kita pulang jam sepuluh" kata Ray dan mereka berdua pun kembali semangat
Di rumah Alin di telfon oleh Rani dan Karin mereka berdua mengajak Alin bertemu di kedai es krim.
"Mau pergi ke mana?" tanya Rahsya saat melihat Alin berjalan menuju pintu utama
"Mau ketemuan, mau ikut tidak?" tanya Alin balik kepada Rahsya
"Mau" jawab Rahsya sambil menjalan kan kursi roda nya mendekati Alin
Setelah itu Alin dan Rahsya pun pergi ke kedai es krim yang ada di dekat perusahaan.
__ADS_1
Sesampainya di kedai Alin pun mendorong kursi roda Rahsya sampai ke dalam kedai.
"Lin di sini" panggil Rani dan Alin pun berjalan mendekati mereka berdua
"Maaf lama" kata Alin dan mereka berdua pun hanya mengangguk anggukan kepala nya saja
"Lin, ini siapa?" tanya Karin karena dia tidak pernah di beri tau Alin soal Rahsya
"Ini Rahsya calon suami ku" jawab Alin sambil tertawa kecil dan Rahsya yang mendengar nya pun menepuk jidat nya
"Oh" kata kedua wanita itu karena percaya dengan apa yang di katakan oleh Alin
Setelah beberapa menit kemudian mereka berempat pun mengobrol bersama.
"Lin, babang tampan ku mana?" tanya Rani karna tidak melihat keberadaan Ray
"Babang tampan?" kata Rahsya bingung
"Oh" kata Rahsya
"Kak Ray lagi liburan bareng kak Kemal" jawab Alin sambil memakan es krim yang tadi di pesannya
"Kenapa kamu tidak ikut?" tanya Rani
"Kak Ray kan habis pulang dari rum.." jawab Alin terpotong karena keceplosan
"Rum apa?" tanya Rani
"Eh maksudnya habis pulang dari luar kota karna mau liat perum yang ada di sana" jawab Alin bohong tapi Rahsya mengetahui nya dan kedua wanita itu percaya
Setelah beberapa lama kemudian mereka semua pun bubar Alin jalan jalan di pinggir jalan bersama Rahsya tapi di jalan mereka berdua bertemu dengan Ray dan Kemal.
__ADS_1
"Mal itu Alin kan" kata Ray sambil menunjuk ke arah Alin yang sedang jalan jalan bersama Rahsya
"Iya, tapi cowok itu siapa?" tanya Kemal karena belum pernah bertemu dengan Rahsya
"Itu, itu Rahsya" jawab Ray dan mobil pun di tepi kan
"Naik" kata Ray dan Alin pun mengangguk
Di dalam mobil
"Kamu Rahsya kan?" tanya Ray dan Rahsya pun hanya mengangguk
"Kamu tinggal dimana?" tanya Ray karna ingin tau Rahsya tinggal dimana agar bisa berkunjung
"Di rumah kakak" jawab Rahsya dan Ray pun mengangguk mengerti
"Kenalin nama saya Kemal" kata Kemal dengan senyum tipis di wajah nya
"Rahsya" balas Rahsya sambil tersenyum manis dan senyuman itu membuka mereka semua pun tersenyum
Setelah sampai di rumah Alin pun mendorong kursi roda Rahsya menuju kamar nya.
"Rahsya biar aku bantu" kata Alin sambil membantu Rahsya tidur di kasur tapi sebenarnya Rahsya sudah tidak lumpuh dan hanya Alin yang tidak tau
Itu sudah di ketahui oleh Ray, Rizan, Aleeza dan Kemal tapi tidak dengan Alin karna mereka tidak mau Alin menjauhi Rahsya karna sudah tidur lumpuh lagi.
Setelah selesai membantu Rahsya, Alin pun pergi keluar dan duduk di sofa yang ada di ruang menonton tv.
"Lin, Alin" panggil Ray sambil mendekati adik nya yang sedang duduk, setelah dia duduk di samping adik nya dia pun tidur di atas pangkuan adik nya
"Kakak ini mulai" kata Alin sambil membelai rambut kakak nya yang sedang manja manja seperti sedang manja dengan istrinya saja
__ADS_1
Bersambung