Sahabatku Adalah Teman Hidupku

Sahabatku Adalah Teman Hidupku
49


__ADS_3

Tak lama kemudian ayah Lily pun datang dan dia menghampiri Lily.


"Lily kamu kemana saja?" tanya Thomas


"Ayah, tadi perempuan itu menampar ku" bukan nya menjawab Lily malah mengadu kepada ayah nya dengan mengeluarkan air mata buayanya


"Heh kamu kira saya tukut dengan kamu hah!, karena kamu di bela oleh sekertaris Two of brother" bentak Thomas, karena tidak pernah di bentak seperti itu mata Alin pun mulai berkaca kaca


"Jangan keluarkan air mata buaya mu itu" tuduh Thomas dan itu membuat mata Alin mengeluh air, lalu Alin pun berlari menjauh dari mereka


Alin menangis di taman belakang mansion, beberapa saat kemudian nenek Dira dan nenek Azizah pun menghampiri Alin yang tengah sesenggukan karna menangis.


"Alin, kenapa kamu menangis sayang?" tanya nenek Dira, mendengar suara yang di kenal nya Alin pun langsung memeluk nenek Dira sedang nenek Azizah membelai rambut cucunya


"Ta-tadi A-Alin di-di ben-bentak sam-sama pa-panya Li-Lily" jawab Alin sambil terbata bata dan mereka bertiga pun duduk di kursi taman agar lebih nyaman

__ADS_1


"Coba ceritakan kronologi nya" kata nenek Azizah dan di angguki oleh nenek Dira, lalu Alin pun menceritakan semuanya tanpa di potong atau pun di ubah menjadi pendek


Mendengar cerita dari Alin nenek Azizah dan nenek Dira pun menjadi kesal sampai sampai pegangan kursi taman sedikit penyok akibat mereka berdua.


Walau pun sudah terbilang tua kekuatan mereka tidak lah lemah, dulu saat masih muda keduanya adalah sahabat dan mereka sangat menyukai bela diri bahkan sampai sekarang keduanya masih terlihat seperti masih umur 30 tahun dan kekuatan mereka tidak pernah melemah (kecuali saat sakit).


"Alin, tunggu sebentar ya nenek mau menelpon kakek Dion" kata nenek Dira dan Alin pun mengangguk


"Kekek, ke taman belakang sekarang"


Tanpa salam tanpa basa basi nenek Dira langsung menyuruh kakek Dion untuk pergi ke taman belakang mansion.


"Dia di bentak oleh Thomas Luis dan di tuduh melukai Lily Luis, tapi sebenarnya yang salah adalah Lily Luis" jelas nenek Dira


"Kurang ajar berani sekali dia menuduh cucuku tanpa bukti" kata kakek Dion dengan wajah kesal dan dia pun menyuruh Alin membawanya menemui pria dari keluarga Luis itu

__ADS_1


Di sisi lain Ray memukul ayah Lily sampai babak belur karna dengan lancangnya dia menuduh adik kesayangannya tanpa mendengar cerita nya terlebih dahulu.


"Mau tambah..?" tanya Ray dengan senyum miring sedang kan Rahsya, Kemal dan Michael menonton nya sambil memakan pop corn jangan lupa kan mereka membawa sofa untuk duduk


"Terus Ray, kapan lagi kita bisa menonton pertandingan langsung di depan mata" kata Michael


Beberapa menit kemudian kakek Dion, nenek Dira, nenek Azizah dan Alin pun tiba di lokasi.


Tapi bukan nya melerai kakek Dion malah menyemangati Ray yang sedang berkelahi dengan Thomas.


"Ayo Ray pukul lagi" kata Kakek Dion


Sebenarnya Ray tidak pernah berkelahi kecuali ada yang mengusik keluarga, orang terdekat dan orang orang kesayangan nya.


Walaupun begitu dia tidak pernah semarah ini, mungkin karena Alin adalah adik perempuan nya sebagai kakak nya Ray harus bisa melindungi dan menjaga nya agar tidak sampai terluka.

__ADS_1


Bersambung


Maaf tidak bisa banyak banyak 🙏🙏🙏


__ADS_2