Sahabatku Adalah Teman Hidupku

Sahabatku Adalah Teman Hidupku
7


__ADS_3

"Kak, siapa yang menelfon?" tanya Alin


"Mama" jawabnya


"Oh, aku kira siapa?" kata Alin


"Emang kamu kira siapa yang menelfon?" tanya Ray pada Alin


"Hehehe..,Ya pacar kakaklah" jawabnya sambil nyengir


"Terserah kamu mau mikir apa, kakak tidak peduli" jawab Ray


"Kakak marah?" tanya Alin pada kakaknya yang tidak tersenyum dari tadi


"Tidak" jawab Ray singkat


"Terus kenapa gak senyum senyum dari tadi?" tanya Alin


"Bagaimana bisa senyum dokumen numpuk segunung sinai" jawab Ray, karna dia pasti akan lembur malam ini.


"Hahahahaha gak gitu juga kak" kata Alin sambil tertawa mendengar kata kata Ray


"Kalo tidak percaya tidak masalah" kata Ray


Sesampainya di ruangan


Setelah masuk ke dalam ruangan tersebut mereka menjadi sangat sangat serius dengan pekerjaan masing masing.

__ADS_1


Bahkan Alin yang sedari tadi bercanda di dalam lift jadi konsentrasi dengan dokumen yang ada di depan matanya.


Alin adalah seorang perempuan yang mandiri bahkan dari kecil dia sudah mengerjakan tugas tugas yang biasanya menjadi tugas orang dewasa ,begitu juga dengan kakaknya.


Saat masih kecil Ray selalu melindungi adik perempuannya itu, dia sangat menyayangi adiknya.


Dia tidak akan diam jika adiknya di bully oleh teman teman nya.


Sekarang setelah besar Ray semakin mandiri dan bisa membela dirinya sendiri, jadi Ray tidak perlu terlalu khawatir jika adiknya bertemu dengan teman temannya sewaktu Sekolah Dasar dulu.


Ray dan Alin pun sekarang sedang sibuk dengan urusan masing masing.


Benar saja mereka lembur sampai malam mereka sudah terbiasa dengan itu.


Jam 12.00 malam


Ray pun langsung pergi untuk mengambil kopi ,sedangkan Alin mengambil teh.


"Kak,kakak aku bosen" kata Alin manja


"Ya ampun tinggal dikit lagi" jawab Ray


"Aaaaa... kenapa banyak sekali yang harus diselesaikan" kata Alin sambil terus mengeluh tentang


"Ayolah biasanya kan kau yang paling bersemangat untuk pekerjaan ini, tapi kenapa jadi kau yang malah mengeluh sekarang" jawab Ray karna bosan dengan keluhan adiknya


"Ayo semangat kita pasti bisa menyelesaikannya malam ini" kata Ray untuk menyemangati adiknya

__ADS_1


"Baiklah ayo kita selesaikan semuanya" jawab Alin dengan penuh semangat


Mereka pun akhirnya bisa menyelesaikan semuanya dengan cepat, lalu mereka berdua pun bersiap untuk pulang ke rumah.


Mereka pun kini telah berada di dalam mobil.


"Kak, apa malam malam begini kita masih aman untuk pulang?" tanya Alin pada Ray


"Tidak begitu aman, karna ini sudah malam pasti semua orang sudah tidur jadi jalanan pun agak sepi" jawabnya


"Kak ,aku takut" kata Alin


"Tenang ,berdoalah agar kita bisa sampai di rumah dengan selamat" jawab Ray agar adiknya tidak takut lagi


"Baiklah" kata Alin menurut dengan kakaknya


Mereka pun akhirnya bisa sampai di rumah dengan selamat, tanpa luka atau goresan sedikit pun.


"Pak, tolong buka gerbangnya" kata Alin dan Ray pada satpam yang berjaga


"Oh ya, tuan dan nona muda" jawab satpam tersebut


Walaupun semua sudah selesai bukan berarti mereka bisa bersantai. Karena dia esok harinya ia masih memikirkan urusan urusan mereka.


Mereka pun pergi ke kamar masing masing untuk tidur, walau sekarang Alin sudah tidak mengantuk lagi karena habis mandi ia tetap mengisi waktunya untuk membaca buku buku tentang bisnis.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2