
Pagi pun tiba
Alin pun turun ke lantai bawah untuk sarapan bersama tapi saat dia tiba di ruang makan,di sana sangat sepi jadi Alin pun memutuskan untuk pergi menuju kamar kakaknya saat dia membuka pintu ternyata kakaknya masih tidur jadi dia pun membangun kan kakaknya "Kak bangun" kata Alin sambil menggoyang kan badan kakaknya
"Iya lin" jawab kakaknya yang masih pusing karena baru bangun tidur "Ada apa?" tanya Ray kepada adiknya
"Mama sama papa dimana?" tanya Alin pada kakaknya yang sedang duduk "Di jerman" jawab Ray
"Di jerman? kok di Jerman kapan pergi?" tanya Alin "Tapi jam lima" jawab Ray
Setelah menjawab beberapa pertanyaan Alin, Ray pun langsung pergi ke dalam kamar mandi untuk mencuci muka.
Setelah itu Alin pun pergi ke lantai bawah lagi untuk sarapan karna tidak ada pelayan yang tersisa di rumah Alin pun memasak makanan nya sendiri dan tak lupa dia memasak makanan untuk Ray.
__ADS_1
Karena sangat tidak mungkin dia tidak memasak makanan untuk Ray yang adalah kakak kesayangan nya.
"Lin lagi masak apa?" tanya Ray "Lagi masak nasi goreng kak" jawab Alin sambil memasak
"Yang pedas ya" kata Ray "oke" jawab Alin
Awalnya Ray tidak bisa memakan makanan yang pedas tapi karna orang tuanya sering keluar negri jadi yang memasak makanan adalah Alin jadi dia mulai terbiasa makan makanan yang pedas.
Setelah beberapa menit masakan yang di buat Alin pun jadi dan dia pun langsung menaruh nya di piring Kakak nya dan diri nya.
Di jalan dia bertemu dengan nenek nenek yang di palaq oleh beberapa preman dan langsung saja Ray membantu nenek tersebut tapi setelah beberapa lama preman itu pun mulai berkelahi dengan Ray dan Alin yang melihatnya hanya bisa berdoa tentu jika dia ikut campur dia pasti akan di marah oleh kakaknya.
Tentu Ray akan marah karena dia takut jika adiknya itu terluka parah karena membantu diri nya jadi dia akan marah Alin tau kenapa kakak nya marah itu karna Ray yang sangat dengan nya.
__ADS_1
Setelah berhasil mengalahkan semua preman itu Ray pun membawa nenek itu kedalam mobil "Kakak tidak terluka kan?" tanya Alin yang khawatir dengan kakaknya "tidak" jawab nya
"Syukurlah, kalau nenek bagaimana?" tanya Alin pada nenek tersebut "nenek tidak apa apa" jawab nenek tersebut
Mendengar jawaban dari nenek tersebut Alin dan Ray pun lega.
"Nenek rumahnya dimana?" tanya Ray "Di negara M" jawab nya
"Oh tapi bagaimana nenek bisa ada di sini?" tanya Alin "Nenek dulu adalah seorang TKA di sini tapi nenek di pecat oleh bos nenek dan nenek tidak punya uang untuk kembali ke negara nenek" jawab nenek tersebut
"Baiklah kalau begitu nanti biar anak buah saya yang mengantarkan nenek ke negara M" kata Ray "Terima kasih" ucap nenek tersebut sambil menangis
"Sama sama" jawab Ray dia tau bagaimana rasa nya jauh dengan keluarga karena dulu saat masih berumur sepuluh tahun Ray pernah di culik dan dia ber hasil melarikan diri tapi dia tidak tau diri nya sekarang ada di mana
__ADS_1
Tapi akhirnya dia bisa bertemu dengan orang tua dan saudaranya lagi karena mendapat pertolongan dari orang dan orang itu adalah kepala pelayan di rumahnya sekarang.
Bersambung