Sahabatku Adalah Teman Hidupku

Sahabatku Adalah Teman Hidupku
30


__ADS_3

Setelah sampai di rumah baru lah Alin melepas kan peluk nya dan dia pun berjalan menuju pintu gerbang.


Penjaga gerbang yang melihat Alin pun bingung, dan Ray pun hanya memberikan kode agar mereka tidak bertanya kepada Alin.


"Mal satu minggu ke depan kita bertiga libur" kata Ray sambil melihat ke arah pintu yang baru di masuki Alin dan Kemal yang mengerti dengan situasi terkini pun hanya mengangguk sebagai pertanda mengerti


Kemal dan Ray pun masuk ke dalam rumah dan langkah menghampiri Alin yang sedang duduk di sofa.


"Lin kamu jangan terlalu sedih" kata Ray sambil membelai rambut Alin dengan lembut dan penuh dengan kasih sayang


"Iya kak" balas Alin sambil tersenyum tipis ke arah Ray dan Kemal yang ada di depannya


"Alin besok kita pergi ke pantai kamu mau ikut?" tanya Kemal dengan pelan


"Mau kak" jawab Alin dan Ray pun hanya tersenyum sambil memberi kan jempol kepada Kemal


"Besok bangun pagi pagi oke" kata Ray dan Alin pun mengangguk setelah itu Alin pun pergi dengan ceria ke dalam kamar nya


Setelah Alin masuk ke dalam kamarnya dengan wajah yang ceria Ray dan Kemal pun tersenyum, walaupun Alin adalah bos nya tapi dia sudah menganggap Alin sebagai adik nya walau tidak terbiasa memanggil nya mengganti namanya.


"Mal besok kita buat kejutan buat dia biar lebih ceria lagi" kata Ray sambil melihat ke arah pintu kamar Alin


"Siap" jawab Kemal sambil melihat ke arah pintu kamar Alin sama seperti Ray

__ADS_1


Saat malam tiba mereka bertiga pun makan malam bersama di ruang makan, mereka membahas apa yang harus mereka bawa ke pantai.


"Besok kita mau liburan ke pantai dan menginap di villa" kata Ray dan Alin pun menjadi senang


"Kak Kemal ikut tidak?" tanya Alin


"Tentu saja saya ikut" jawab Kemal sambil tersenyum tipis ke arah Alin


Keesokan harinya...


"Ayo cepat bangun kak Ray, kak Kemal" kata Alin membangun kan kakaknya yang masih tidur nyenyak di atas kasur nya bersama dengan Kemal


"Iya" jawab mereka berdua dengan kompak


Setelah itu mereka berdua pun bersiap siapa sedang Alin memasak sarapan, pagi ini Alin memasak semur Ayam kesukaan nya dan kakak nya.


"Kamu masak apa?" tanya Ray saat melihat Alin sedang memasak sarapan


"Lagi masak semur Ayam" jawab Alin sambil menunggu semur Ayam tersebut matang


"Siapa yang mengajarkan kamumembuat semur Ayam? " tanya Ray


"Mama" jawab Alin

__ADS_1


Setelah semur Ayam itu matang mereka pun makan bersama sama dan setelah selesai sarapan mereka pun berangkat ke pantai.


Setelah tiba di pantai mereka bertiga pun langsung bermain di pantai dan mereka pun sangat bahagia.


"Sudah main air nya ini sudah sore" kata Ray sambil menggadeng tangan Alin dan Kemal, jadi mereka bertiga pun langsung masuk ke dalam villa


Mereka pun masuk ke dalam kamar, tapi kamar Alin terpisah dengan kamar Kemal dan Ray.


Saat malam tiba mereka pun makan malam di kamar masing masing jadi Alin makan sendiri di dalam kamar nya.


"Kira kira kak Ray dan Kak Kemal sedang apa ya?" gumam Alin


Sedangkan di satu sisi yang lain Ray dan Kemal sedang mengobrol.


"Mal menurut mu bagus nya kita apa kan Haritsah?" tanya Ray dengan wajah serius sambil memakan makanan nya


"Kita buat dia menyesal" jawab Kemal dan Ray pun mengerti


"Baik lah kita buat seluruh perusahaan atau tempat lainnya tidak menerima dia agar dia menjadi pengangguran" kata Ray dan Kemal pun mengangguk


Ini pertama kali Ray menggunakan kekuasaan nya untuk membuat orang menyesal telah membuat masalah dengan nya.


Setelah makanan mereka habis, mereka berdua pun langsung duduk di sofa dan menonton televisi yang tersedia di sana.

__ADS_1


Sedangkan Alin sedang rebahan sambil menonton film di televisi sama seperti yang di lakukan Ray dam Kemal.


Bersambung


__ADS_2