Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)

Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)
Pertarungan 3


__ADS_3

Swos.. swos...


Dua bilah pedang menebas udara kosong,sementara si empu dalam posisi bersalto menghindar.Yang Quan bertarung dgn caranya yang seorang Banteng melawan Shong Yu Shen, satu satunya wanita penjaga segel kutukan dari ras kaisar.


Shong Yu Shen adalah seseorang yang bisa di bilang cukup tangguh,namun Yang Quan? ia adalah salah satu Banteng yang pantang baginya untuk menyerah.


Terlihat beberapa goresan luka menganga pada tubuh Yang Quan akibat sabetan pedang ber energi api milik lawannya, pun demikian dengan kondisi Shong Yu Shen.bahkan akibat tebasan Yang Quan,koyakan pada zirahnya hampir saja memperlihatkan buah D*da nya yang sedikit mengganggu pandang Yang Quan.


"Apa matamu menikmati setiap dari lirikannya,bocah?? " ucap Yu Shen, saat Yang Quan kedapatan melirik ke arah dadanya yang hampir terlihat seutuhnya.


"Cih,,,Buah kesemek! memang seberapa enak buah Berdandan itu kalau di pandang??? " sergah Yang Quan.


"Bocah?aku yakin,sepertinya kau belum pernah merasakan buah itu??? " Yu Shen memicingkan mata,menyelidik.


"Sialan! kau berbicara seolah kita tidak berada dalam medan pertarungan!!! "


Swoooossssss..........


Yang Quan memutar pedang besarnya ke belakang punggung lalu berpindah tangan dan melesat ke arah Yu Shen yang tak menurunkan kewaspadaanya.


TRANG.. TRANG... TRANG......

__ADS_1


Yu Shen terdesak mundur oleh teknik berpedang Yang Quan.setiap ayunan pedang dari murid Wu Jian itu memiliki hentakan dan tekanan yang sangat berat.sudah beruntung bagi Wanita penjaga segel kutukan itu tidak terpental oleh hentakan hentakan pedang Yang Quan.


Bagaimanapun,ia memilih berkelit jika saja tak tertekan seperti saat ini,karena pertukaran jarak dekat sangatlah beresiko baginya.


"Kenapa Nona?? apa kau mau menyerah?? " seru Yang Quan, yang melihat raut tertekan dari Yu Shen.


Wajah wanita dari ras kaisar itu menampakan otot ototnya yang mengartikan bahwa ia sangat berusaha menahan pedang besar Yang Quan yang berada tepat di depan wajahnya.


"Jangan berfikir aku selemah itu bocah!! aku dari ras kaisar,akan sangat malu jika aku harus kalah dari bocah seperti mu!! " dengusnya penuh kegeraman menimpali ucapan Yang Quan.


"Ck,,, kau tau,kadang selalu ada satu atau dua hal dalam hidup yang menjadi pengecualian dari omong kosong yang baru kau katakan tadi?! " ucapnya semakin memelototi wajah Yu Sheng yg masih dengan posisi sama.


"Aku tak perduli, bocah sialan!!! " pungkas Yu Shen, sembari menyerap energi dan memusatkanya pada lengan dan....


Pertukaran dua tinju berkekuatan besar meledak akibat saling bertolak.keduanya terhempas beberapa meter dari titik pertarungan sebelumnya.


"Maju kau bocah sialan!!!! " tantang Yu Shen yang sekejap sudah menyiapkan serangan lainya.


Seringai bengis di perlihatkan Yang Quan, terlebih ia telah di tantang! tentu saja semangat bertarungnya semakin meledak ledak dengan berteriak lantang....


"Hahhahaa,,, tak perlu kau pinta, niatku memang membunuh mu! kau hanya perlu memberi wewangian pada lehermu itu sebelum pedang ku menebasnya! " Pungkasnya

__ADS_1


"Lidah mu benar benar tajam bocah!! "


woooosssssss.........


Yu Shen ber inisiatif melancarkan serangan, sementara Yang Quan sekilas berfikir lalu melemparkan pedang ke arah Lawan.


Swooooossss....


Yu Shen memiringkan tubuh menghindari lesatan pedang, namun..."Tinju naga kaisar sang Banteng....!! " Yang Quan berhasil mengecoh Yu Shen dgn lemparan pedangnya.Sementara ia menyerap dan memusatkan energi sekitar pada kepalan tinjunya pada tahap puncak batas kekuatan yang di milikinya.Yang Quan benar benar sedang bertaruh kali ini.....


"Siall....!! " seru Yu Shen tak dapat menghindari Yang Quan yg muncul tiba tiba menyergap tepat di depanya.


Kraaakkkkk.....


Suara retakan tulang sangat jelas terdengar di sertai teriakan Yu Shen yang menahan rasa sakit teramat sangat ketika tinju Yang Quan berada sepersekian mili dari tubuhnya.


Tekanan energi dari jurus tinju naga kaisar sang Banteng meremukkan tulang sebelum akhirnya mendesak lawan melalui tekanan yang tak bisa di tahan oleh kekuatan yang di miliki sang musuh dan tentu saja pada akhirnya....


"Matiiiiiii........!!!!! "


BOOOOOMMMM......

__ADS_1


_________________


__ADS_2