Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)

Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)
12 Banteng 2


__ADS_3

Tanah berguncang,gerbang dan benteng yang sebelumnya berdiri kokoh di buat luluh lantak akibat jurus Telapak Budha menghukum iblis Biksu Tong tak mampu menghalau serudugan Sang Banteng, yang akhirnya menghantam area luar Kuil 7 langit itu.


Biksu Tong terpental,tubuh kecilnya menghantam salah satu bangunan Kuil dengan sangat keras.beruntung ia tidak terluka parah dan masih mampu berdiri.


Puluhan pasukan aliansi meregang nyawa dan ratusan lainnya mengalami luka luka cukup parah. ke adaan itu tentu saja membuat pasukan Banteng Api tak ingin menyiakan.


"Bersiap untuk pertarungan jarak dekat?? " kali ini, Yang Quan menyerukan perintah pada pasukan sekte Banteng api.


"Hu... Hu... Hu.....!!! " Sahut semua pasukam penuh semangat.


"Serbuuuuuu!!!!! "


Swoooooosssssssss......


Di pihak Kuil 7 langit, mereka yang terluka segera menyingkir, sementara ribuan lainnya bersiap melayani gempuran pertarungan jarak dekat.


"Jangan pernah gentar, mereka semua hanya anak anak.kita tidak mungkin kalah dengan bocah yang baru belajar tawuran!! " Seru Lun Cha membakar semangat pada pasukan aliansinya.


Sementara Biksu Tong masih memulihkan kondisinya di tempat yang sama dirinya jatuh tersungkur.ia merasa ngeri tatkala menatap pasukan Banteng Api yang ternyata memiliki kekuatan luar biasa.

__ADS_1


Tak hanya kuat, mereka begitu rapi dalam membentuk formasi perang.terlihat 12 Banteng yang menyebar menjadi dua kelompok di sisi kiri dan kanan. di bagaian tengah, ada pasukan murid elit yang di pimpin Ban Xiao untuk menggedor pertahanan pasukan aliansi Kuil 7 langit.


Sementara pasukan pemanah menyisih jauh melesat ke udara dan menyebar membiarkan pasukan lainnya merangsek di belakang pasukan murid elit.


Berbeda dengan Pasukan aliansi yang menempatkan pion di garis depan,sudah barang tentu berbanding terbalik dengan formasi perang yang di gunakan Sekte Banteng api.


Yang kuat melindungi yang lemah,atau justru yang lemah menjadi algojo untuk mengeksekusi lawan di saat lemah dan Biksu Tong Baru menyadari hal itu.


'satu terluka, yang lain merasakan sakitnya' bisik Biksu Tong membatin mengucap prinsip dari sekte Banteng api.


Dan Benar saja....


Pasukan Banteng mengobrak abrik baris pertahanan lawan dengan mudah. 12 Banteng mengamuk, memberikan tekanan dan membuat mereka terdesak tanpa bisa melawan.


Para tetua dari aliansi turun tangan untuk meredam amukan 12 murid utama, namun sayang. kekuatan mereka tetap jauh dari kata layak untuk di sandingkan dalam pertarungan melawan 12murid utama.


BAM.. BAM... BAM...


Wang Xuan, Xi Nan, O Ra, Yang Quan, Ma Lei,Kwang Shul, Dzi Han, WanLi, Dze Nong, Li Cheng, Lang Du dan Wung Lao, tak memberi ampun pada masing masing lawannya.

__ADS_1


Kali ini, mereka mendapat titah agar menyelesaikan pertarungan mereka dengan cepat dan 12 murid utama itu melakukannya.


Pertempuran yang terjadi saat ini,sepertinya lebih layak di sebut pembantaian. karena tidak ada satupun dari pihak aliansi mampu memberikan perlawanan.hingga sesosok berperawakan kecil melesat dan mengentakkan tangannya ke tanah menggunakan aura yang berada di tingkat lanjutan.


BOOOOOMMMMMMM


Tanah kembali di buat bergetar oleh hentakan telapak tangan dari sesosok berperawakan kecil dengan kepala botak.


"Cukup Wu Jian! perintah kan seluruh pasukan mu untuk mundur!! " Seru Sosok kecil tersebut, menggunakan auranya agar dapat di dengar oleh semua orang.


Wu Jian menyeringai,karena inilah yang dia tunggu tunggu. "Hentikan pertarungan dan kembali bentuk barisan!! " sang patrialis mengambil alih komando,ia menyerukan pada seluruh pasukan sekte Banteng Api untuk berhenti.


Tak butuh waktu lama bagi pasukan Banteng kembali kedalam barisan seperti semula.lalu usai memastikan semua pasukannya, Wu Jian terbang pelan menghampiri sosok kecil tersebut.


Sang Patriak Banteng Api, menatap tenang sosok itu tanpa beban.ia hanya menghela nafas ber ulang sebelum akhirnya menyapa.


"Wu Jian menyapa anda..... GURU? "


__________________________

__ADS_1


__ADS_2