Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)

Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)
Punya Adik


__ADS_3

Ren Xue sudah di pertemukan dengan Biksu Kwe dan Tiau.Wu Jian pun sudah berbincang empat mata dgn tetua Ryu.


Kini Patriak muda sekte Banteng Api berada di aula utama sekte bersama seluruh tetua yang duduk tenang men dengarkan penyampaian dari Patriak muda mereka.


"Biksu Tong,biksu kepala kuil 7Langit telah menyatakan permusuhanya dgn Sekte Banteng Api.dan aku sebagai Patriak sekte tentu dengan senang hati menerima permusuhan itu karna mereka menganggap sekte Banteng Api ini adalah ancaman bagi kuil 7langit" seru Wu Jian menyampaikan.


Seluruh tetua saling tatap.mereka tak menyangka bahwa sekte baru seperti Sekte Banteng Api akan di anggap sebagai ancaman bagi kuil 7langit.


"Ren Xue?? sedari awal aku tak tau apa niat mu?! entah baik atau buruk? tapi jika memang kau membutuhkan bantuanku seprti yang kau katakan sebelumnya padaku?! maka sampaikanlah sekarang!! " Seru Wu Jian pada Ren Xue yang berada di samping biksu kwe dan Tiau.


Mendapat kesempatanya,Ren Xue lantas berdiri dgn pandangan menyapu semua orang yang berada di dalam pertemuan itu.


"Terimakasih! aku adalah Ren Xue, Dewi Racun dari kuil 7Langit! "


"Dan tentang niatku,,,?? aku tak berniat apapun pada sekte Banteng Api, terlebih aku tidak tau kau yang sebagai Patriak dari sekte ini sendiri! "


"Selanjutnya ttg aku yang meminta bantuan?? aku memang berniat memintanya! karena sebelumnya,aku hendak mengikuti kemanapun tujuanmu tanpa berfikir bahwa kau adalah seorang patriak.sebab tak lain karena kini aku merupakan buronan dari kuil 7langit! namun aku takan mengatakan alasanya di depan umum seperti saat ini! "Tandas Ren Xue menjelaskan.


Mendengar penyampaian Ren Xue, Wu Jian segera mengambil sikap. " Apa kau berminat menjadi tetua di Akademi Alchemist sekte Banteng api ini,,Ren Xue?? "Seru Wu Jian tiba tiba. setidaknya, seorang ahli seperti Ren Xue memang masih di butuhkan oleh sekte baru seperti Banteng Api, dan Wu Jian tak ingin menyiakan itu.


" Apa kau serius??? "


"m... aku sangat sangat serius!! terlebih kau seorang ahli dalam membuat racun! " ucap Wu Jian menegaskan.


Ren Xue sedikit berfikir, namun di sisi lain ia merasa beruntung karena setidaknya ia mendapatkan tempat aman dari kejaran organisasi bayangan kuil 7langit.terlebih, Banteng Api merupakan rival dari kuil 7langit sekarang, tentu saja ia merasa berada di tempat yang tepat.


"Baik, aku menerima tawaran patriak muda Qian Shan!! " ucap Ren Xue dgn tegas sembari menangkup kan tangan menjurah hormat.


"Lihatlah!!! sekarang sekte ini mendapat tambahan kekuatan baru! dan dia adalah sang dewi racun Ren Xue?! " ujar Wu Jian mengenalkan sekaligus mengesahkan Ren Xue menjadi bagian dari sekte Banteng api.


Segera semua tetua memberi selamat pada Ren Xue dan saling mengenalkan diri satu sama lain.kecuali 12 murid utama Wu Jian yang terlihat ragu terhadap Ren Xue.mereka selalu merasa sungkan bila berada dekat dgn sang dewi racun.


"Apa kalian tak ingin memberi selamat pada tetua tercantik di sekte ini?? " ucap Ren Xue bersikap manis pada 12murid Wu Jian.


"ee... iya,, dewi,, selamat atas pengangkatan dewi sebagai tetua sekte Banteng Api ini!! " tutur Wang Xuan dan lainya, yang tak ingin menyinggung sang dewi racun.


"Kalian duduklah kembali" seru Wu Jian yang memerintahkan semua orang kembali ke kursi masing masing.


"Mulai besok, aku ingin kalian semua membantu tetua Ryu, sementara aku yang akan memegang kendali langsung untuk melatih semua murid pelataran luar dan dalam, kecuali murid elit! aku serahkan kusus pada Wang Xuan dan sebelas lainya hingga tiga bulan kedepan! "


"karna aku yakin, kuil 7langit tidak akan menganggap ucapanya sebagai isapan jempol belaka, terlebih kepala biksu Tong sendiri yang memberi peringatan langsung!! "


"Selain itu, nantinya aku akan melibatkan 25 kekuatan bangsawan untuk begabung jika memang harus terjadi pertempuran berskala besar! "

__ADS_1


"Apa semua ucapanku bisa di mengerti?? "


"Kami mengerti patriak!!! "jawab semua tetua serentak termasuk Ren Xue yang kini langsung bersikap selayaknya seorang tetua.


"Lalu?? apakah ada pertanyaan? "


"Izin menyampaikan sesuatu patriak?! " Tetua Suk dari akademi Alchemist, mengangkat tangan .


"Katakan?! "


"Patriak.. kami dari akademi Alchemist kekurangan tungku pemurnian pil,sebab tungku sebelumya telah meledak! "ujar Tetua Suk.


" Hanya itu?? "


"Ada satu hal lagi, yaitu tentu saja bahan utama untuk pembuatan pil tertentu! " lanjutnya.


Tanpa berfikir, Wu Jian langsung menanggapi keluhan tetua Suk dgn memberikan sebuah tungku dan berbagai macam tanaman herbal dan tanaman spiritual.


Buzzzz........



"Gunakan tungku itu dgn baik!! kau tak perlu meragukan daya tahan dari tungku itu, serta manfaatkan semua sumberdaya itu dgn sebaik baiknya!! satu lagi! "


Wu Jian memberikan sebuah kitab obat dan pengobatan khusus pada tetua Suk, yang membuat tubuhnya seketika bergetar.


"Terimakasih patriak!! "


"m,, Dan untuk kalian juga?!! "


Wossss......


Wu Jian memberikan masing masing satu kitab menurut ke ahlian yang di miliki para tetua sektenya.


"Aku berniat meningkatkan semua kwalitas ke ahlian kalian di tingkat selanjutnya, entah sampai tingkatan apa aku tak perduli!! bertambahlah kuat bersama! dan tunjukan kwalitas sekte Banteng Api pada semua sekte yang ada di daratan tengah ini?? "


"Baik patriak!!kami tidak akan mengecewakan sekte Banteng Api!! " seru seluruh tetua penuh semangat.


Ren Xue bahkan di buat kagum dgn kedermawanan Wu Jian, yang begitu mudahnya memberikan sesuatu yang menurutnya begitu berharga.


Terlebih, ia pun mendapatkan satu kitab yang ternyata sesuai dgn ke ahlian racunya.


"Kitab Racun iblis?! " gumam Ren Xue, dengan tangan bergetar.ia membayangkan betapa dahsyatnya semua teknik dari kitab yang di pegangnya saat ini.

__ADS_1


"Wang Xuan, Xi Nan, O Ra Dan lainya,,, selain kalian melatih murid elit, aku juga menugaskan kalian untuk menaikkan basis kultivasi kalian sampai ke tahap kaisar puncak!! apa kalian sanggup?? "


"Kami sanggup guru!!! "seru ke 12murid Utama.


" Bagusss!! aku akan menyiapkan pelatihan kusus untuk kalian di pelataran elit, tinggal nanti kalian mengatur waktu pelatihan kalian agar murid elit tetap mendapatkan hak berlatihnya!! "


"Kalau begitu,,,?Pertemuan hari ini aku akhiri,,, sekarang kalian bisa kembali!! " seru Wu Jian memerintahkan.


Dan tak lama setelah semua tetua meninggalkan Aula utama pertemuan. Tetua Ryu datang bersama istri dan putra putrinya yang berusia 12 dan 16 tahun.


Tetua Ryu mendekat dan mengenalkan keluarganya pada Wu Jian, yang tentu saja membuat Patriak muda itu merasa senang.


"Siapa nama kalian? " Wu Jian sedikit membungkukan tubunya agar sejajar dgn putra dan putri Tetua Ryu.


"Salam Patriak Qian?! Namaku Ryu Shen! " ucap putra Tetua Ryu yang berusia 16tahun, sesudahnya wajah Wu Jian beralih pada putri tetua Ryu.


"Kalau putri cantik ini?? "


"Salam Patriak Qian?! namaku, Ryu Xin!"


Wu Jian tersenyum senang lalu mengangguk. "m... kusus untuk kalian berdua! mulai hari ini, panggil aku kakak Qian!dan aku meminta kalian menjadi adik angkat kakak Qian, mengerti?? " sembari mengusap lembut kepala Ryu Xin, Wu Jian meminta keduanya untuk menganggapnya sebagai seorang kakak.


Putra dan Putri itu menatap Ayahnya, kemudian Tetua Ryu pun mengangguk sebagai tanda bahwa ia mengizinkan.


"Adik menyapa kakak Qian!! " keduanya pun akhirnya memanggil Wu Jian dgn sebutan kakak.


"Haizzz.... akhirnya aku punya adik, hehehe! " Wu Jian merasa sangat lega, karena selama di daratan tengah ini, ia tak memiliki orang dekat selain ke 12muridnya.Dan kini dirinya merasa beruntung karena telah memiliki adik angkat.


"Shen'er, Xin'er... kelak, kalian berdua jangan pernah sungkan bermain di kediaman kakak!anggap kediaman kakak seperti kediaman kalian sendiri, mengerti?? datang dan bermainlah di sana sesuka kalian!! "


"Baik kakak Qian!! "


"Ya sudah, sekarang kakak pamit!! tetua Ryu?! terimakasih telah mengizinkan Shen dan Xin menjadi adik angkatku! "tutur Wu Jian yang kemudian beranjak pergi.


" Kalian sangat beruntung anak anakku!! " gumam Tetua Ryu sambil menatap punggung Wu Jian.ia merasa sangat bahagia mendapat penghormatan begitu besar dari seorang Wu Jian karena secara tidak langsung, Wu Jian telah menganggapnya sebagai keluarga dgn di angkatnya Shen dan Xin sebagai adik.Ia pun lalu memeluk putra putri dan istrinya sekaligus,dgn sangat erat.


Tanpa mereka tau,di sisi tempat lain,di balik bayangan,ada seseorang yang memperhatikan dan ikut merasakan kebahagiaan yang sama dgn Tetua Ryu.


"Akhirnya kau menemukan tempat yang membuat keluargamu mendapat tempat terhormat dan layak Saudaraku!! aku ikut senang sekaligus lega.Patriak Qian Shan, terimakasih atas semua yang kau lakukan pada saudaraku!!!? "


Swooooosssssssssss...........


Orang itu lenyap seketika tanpa meninggalkan jejak aura sedikitpun.

__ADS_1


______________________


__ADS_2