
"Ini??? " Chong Gi dan semua warga yang menyaksikan bagaimana formasi yang di bentuk Wu Jian ternyata menyerap energi berwarna ungu ke hitaman dari wilayahnya, bergidik ngeri.
Meski sang kepala desa itu tak tau ttg energi yng tengah terserap, namun ia berfikir, tentu itu bukanlah sesuatu yang remeh.mengingat, sudah banyak tabib dan orang kuat yang mereka mintai bantuan tak menemukan penyebab dari kondisi warga nya.
Di lain sisi, Wu Jian yang telah selesai membentuk formasi segel jiwa kaisar, terlihat tenang seprti menunggu sesuatu.Dann.........
DUAARRR.. BAAMMMM....
Energi iblis,mencoba menghancurkan formasi segel,dengan menghantam formasi berulang ulang,ke setiap sisi formasi.
"Aku ingin tau? mahluk seperti apa yang ada di balik kabut hitam itu?! " gumam Wu Jian, yang lalu menyuntikkan kembali energinya untuk memperkuat formasi.
Sementara, energi hitam yang berupa kabut itu terus menggedor dan menghantamkan dirinya ke dinding formasi yang mengurungnya, hingga....
"Lepaskan aku, pemuda sialan!!! "
BAMMMMM.............
krakkkk....... DUAAAARRRRRR........
Bersamaan dgn formasi yang retak dan hancur,akibat sebuah teknik puncak yang di hantamkan pada dinding formasi. kabut hitam membentuk pusaran berputar cepat lalu memunculkan sesosok wanita berpakaian ungu nan cantik.
"Ck,,, kenapa harus sesosok wanita cantik yang berada di balik kabut itu?? " keluh Wu Jian.
Swossss.......
Mengandalkan teknik beladiri dan kabut beracunnya, sang gadis menyerang Wu Jian.
Tap... Tap... tap....
Wu Jian hanya berkelit dan tak berniat melukai gadis cantik itu.. "Nona,katakan! siapa namamu?? "
TAKKKK..........
__ADS_1
Patriark sekte banteng api itu menyentil telapak tangan yng hendak menyentuh wajahnya.
'sialan, pemuda ini sangat kuat' ucap sang gadis, membatin.
Ia merasakan kebas akibat sentilan jari Wu Jian. namun ia pun tak berfikir untuk menyerah begitu saja.
"Kau ingin tau siapa aku?? cih.... mimpi!"
"Pesona racun iblis,,,!! " sang gadis menari dengan sangat anggun, memutar tubuh, lalu menyebarkan asap berwarna hitam ke unguan.
"padang api kaisar,,, bakarrrr!!!! '!!! " Wu Jian dengan malas, memainkan pedang api kaisar, memutar seperti kincir angin dengan sangat cepat.
BLAAAAAARRRRRRRR............
asap beracun yang mengepung dirinya, berubah menjadi medan api,yang seketika menyerang balik sang sang gadis.
DUAAARRRR........
Sang gadis terpental jauh jatuh ke tanah,memuntahkan darah.ia segera beranjak! namun entah kapan Wu Jian tiba tiba datang dan mengarahkan pedang nya ke wajah sang gadis.
"Sekarang?! apa kau bersedia mengatakan identitasmu?! " ucap Wu Jian dgn ujung pedang tepat berada di batang hidung gadis beracun.
"itu terlalu mudah!" timpal Wu Jian.
"Tapi...??? jika memang kau sangat ingin mati? baiklah, aku kabulkan!! " lanjutnya,sembari mengayunkan pedangnya ingin menebas kepala sang gadis.
"Tungguuuu!!!!! baik, baik,,,, aku menyerah!! " teriak sang gadis dengan wajah yang basah karena keringat dingin dan rasa takut.
Wu Jian menarik sudut bibirnya, tersenyum ringan "Bangunlah!!" seru Wu Jian.
"m.. " sang gadis mengangguk, menurut.
"Terimakasih telah mengampuni nyawaku!? namaku,Ren Xue! "ucap sang gadis mengenalkan diri.
"m.. aku Qian Shan! dan katakan! apakah kau yang menyebabkan semua warga dalam kondisi keracunan?? "
__ADS_1
"Benar! namun aku hanya mencoba melindungi mereka dari pengaruh aura ras kaisar! "
DEGG.........
Kreppppp......
Selain di buat tersentak, Wu Jian langsung meraih leher Ren Xue dan mencekiknya dgn kuat.
"argkkh... tuan muda, arghhh!! " Ren Xue mencoba melepaskan diri dari cekikan Wu Jian, namun tangan patriak muda itu terlalu kuat baginya.
"Aarrrgghh.... "
BOOOMMMMMM........
Mau tak mau, Ren Xue kembali harus membuat pilihan dgn meledakkan aura beracunnya, agar dapat lepas dari cengkraman tangan Wu Jian.
Beruntungnya, yang di lakukanya berhasil membuat Wu Jian melepaskan cekikanya.
"Ada apa dengan mu, pemuda keparat?! kenapa kau masih ingin membunuhku?" bentak Ren Xue dgn suara meninggi.
Wu Jian dgn wajah datar,menatap tajam Ren Xue. "katakan!! dimana keberadaan ras kaisar yang kau sebutkan tadi!! " tutur Wu Jian, yang mulai tak bisa menahan aura penindasanya di ranah kaisar tahap puncak.
Gleg...
Ren Xue menelan ludah kasarnya merasakan aura yang luar biasa kuat yang merembes dari tubuh pemuda yang baru saja di bentaknya.
"itu...?? mereka berada di gua tambang yg ada di balik gunung Merapi tuan muda!? " jawab Ren Xue, yang hanya ingin selamat dari sosok kuat seperti Wu Jian.
"Tuntun aku ke sana sekarang!!! " seru Wu Jian, sembari menembakkan segel jiwa kaisar pada Ren Xue.agar menuruti semua perintahnya.
"Baik tuan muda!! "
Swoooossssssss..........
Ren Xue tak menunggu, gadis itu langsung melesat pergi menuntun Wu Jian.
__ADS_1
"Senior Chong?! sekrang, kalian bisa kembali dan menemui kerabat kalian yang sakit, aku pamit sekarang!!! " ujar Wu Jian melalui pesan jiwa pada kepala desa pasir Emas, sebelum akhirnya ia pun pergi mengikuti Ren Xue.
_____________________