
"Fyuuh... " Wu Jian membuang nafas,memaksa diri agar tenang serta tetap fokus.
Ia masih tertegun dengan perubahan drastis yang terjadi pada Lu Yao Shen,terlebih saat matanya mengarah pada pedang sabit yng memiliki aura penekanan cukup besar.
"Aura senjata itu benar benar mirip dgn aura yang terdapat pada kitab iblis"gunam Wu Jian menerka nerka.
" Hey, Shen...?? Kita memiliki teknik dari kitab kaisar yang sama? tapi, kenapa aku tak tau kalau ada teknik yang bagus seperti yg kau tunjukkan saat ini? " Wu Jian berniat mengulur waktu untuk mengetahui titik lemah dari teknik terlarang Lu Yao Shen.
Ucapan Wu Jian berhasil membuat Lu Yao Shen menganggap patriak sekte Banteng api itu tidak tau diri.
"Kita dalam pertarungan hidup mati,tpi kau dgn tidak tau diri bertanya seakan aku memberimu kursi, pemuda keparattt!!! " dengus Lu Yao Shen tak menurunkan nafsu membunuhnya pada Wu Jian.
"Ck... Kau sama batunya dengan senior Dai Bo Shen,sialan!!!Begitu terburu burunya kah kau ingin mati?? "
"Setidaknya,jika kau tak memberiku kursi maka setidaknya beri aku sedikit waktu untuk.....??? "
Zhepppp.....
Tiba tiba Wu Jian menghilang dari tempatnya,namun,,,,, Lu Yao Shen dapat melihat pergerakan Wu Jian dgn sangat jelas, meskipun ia sudah melesat dgn kecepatan yang sangat tinggi.
"Cih.... dasar pemuda sialan bodoh!! kau ingin mengecoh dgn ocehan mu?? hah..... dasar Naif!! " bisik Lu Yao Shen,yang tetap berdiri tenang di tempatnya semula tanpa ingin mengejar pergerakan dari Wu Jian.
Sraingggh.......
Wu Jian melesatkan tebasan energi dari pedang api kaisar ke arah Lu Yao Shen.hanya saja, Lu Yao Shen mampu menghancurkan seranganya dgn sangat mudah.
"Hah.... akan ku buat kau tidak bisa bergerak!! "gumam Lu Yao Shen sembari memutar pedang sabitnya searah jarum jam hingga mengeluarkan aura hitam pekat keunguan.
"Ruang aura kaisar dan iblis.....!!! "
BLAAAAMMMMMMM........
"App... pa ini??? " Wu Jian mulai panik,karena dirinya sama sekali tak dapat menggerakkan tubuh nya.
Swooosssss....
Di kala dirinya berusaha lepas dari jerat aura Ruang kaisar dan iblis,dengan sangat cepat, pedang sabit Lu Yao Shen menebas tubuhnya.
Srrrtttt...........
Lengan Wu Jian harus terkena sayatan dari pedang sabit Lu Yao Shen sebagai ganti atas tubuhnya sendiri. Lu Yao Shen yang melihat peluang, langsung mengajar Wu Jian.
Buak... buak.. buakkk....
"Aku bukan samsak, ras campuran sialan!!!! medan es.... bekukan!!! "teriak Wu Jian penuh emosi karena menjadi sasaran tinju dan tendangan Lu Yao Shen.
Blaammmm.....
Wu Jian mengeluarkan teknik elemen es untuk memberikan tekanan, namun medan es belum cukup mampu menekan Ruang Iblis dan kaisar.yang akhirnya, Wu Jian di paksa berkelit dari semua serangan yang mengarah padanya.
Lu Yao Shen yang merasa di atas angin, tak menjedah serangannya.ia kini seperti memburu mangsa dan itu adalah Wu Jian.
Ribuan pisau api dan es, Wu Jian lemparkan untuk menghalau Lu Yao Shen, namun semuanya sia sia,karena Ruang Iblis dan kaisar dapat meredupkan esensi energi dari dua element tersebut.
"Ini tak bisa di biarkan!!! Aku bukan kelinci, kenapa sialan ini mengejarku terus menerus??? " Gumam Wu Jian, yang padahal, dirinya masih melesat ke arah mana pun menghindari tebasan tebasan pedang sabit Lu Yao Shen.
__ADS_1
"Tarian pedang Ghuan,sapuan badai pedang tornado.....heyyyyaaaaa!!!!" Wu Jian bertaruh dengan menggunakan teknik perpaduan yang dulu di ajarkan oleh ayah dan ibunya.
Setidaknya,untuk menghentikan serangan Lu Yao Shen barang sejenak.
"Hahahaa..... kau seperti sudah putus asa bocah??!!! " seru Lu Yao Shen pada Wu Jian seakan merendahkan teknik yang pedang Ghuan.
"Cih,,,, kau tidak tau, duri lebih menyakitkan daripada tebasan pedang bengkok sialan mu itu...! "
Wooooosssssss............
Ribuan pedang membentuk gelombang badai memutari tubuh Wu Jian.patriak sekte banteng api itu mulai mengendalikan badai pedang menggunakan energi mendalan.
Tanpa sepengetahuan Lu Yao Shen,Wu Jian melemparkan Cakram Es kaisar ke titik pusat badai pedang.
Di sisi Lu Yao Shen, ia pun bersiap dgn memutar pedang sabitnya untuk menangkis serangan badai pedang Wu Jian.
"Jika kau tak mati,, setidaknya teknik ini akan membuatmu kejang kejang, ras campuran sialan..... hyaaaaaa!!! "
WOOOOSSSSSS.......
Ribuan pedang melesat membentuk pusaran badai menggulung ke arah Lu Yao Shen.
"Datanglah!!! hahahahaaa......! " seru Lu Yao Shen yang merasa sangat siap dgn serangan yang mengarah padanya.
Hanya saja,sesat ketika badai pedang mengarah pada pusaran kabut hitam yang ia ciptakan dgn memutar pedang sabitnya.
Cakram Es Kaisar, muncul dari tengah Pusaran badai pedang Ghuan.
"Apaaaaaa?????? " Lu Yao Shen tersentak menatap lesatan cakram es kaisar.
Blaaammmmmm........
BOM... BOMM.. BOMMM...
Akhirnya, Wu Jian berhasil memecah kebuntuan dan berhasil menghancurkan Ruang Iblis dan kaisar yang membuatnya tak leluasa dalam bergerak.
"Hehehe,,, bagaimana dgn serangan ku itu Shen??? " seru Wu Jian, pada Lu Yao Shen yang kembali bangkit perlahan akibat terpental oleh serangan sebelumnya.
"Itu belum cukup, sialan!!! "timpal Lu Yao Shen yang semakin menunjukkan nafsu membunuhnya pada Wu Jian.
Wu Jian sendiri semakin mengeratkan cengkraman tangan pada gagang pedang Api kaisarnya, sementara ia membiarkan Cakram Es tak terlihat di jarak jauh, untuk membantu ketika ia tertekan.
Pertarungan di atas ranah kaisarpun kembali terjadi, dgn Wu Jian dan Lu Yao Shen kini saling serang dalam jarak dekat,kedua senjata berulangkali saling bergesekan.
Pertukaran pukulan dan tendangan tak hentinya di tunjukkan oleh keduanya.Wu Jian dengan perisai naga dan kaisarnya, sementara Lu Yao Shen memanfaatkan ketahanan tubuh dari teknik terlaranganya.
BAMM... BAMMMM...
Keduanya terpental saat pukulan mereka berhasil bersarang di tubuh lawan.
Tak ada satu tarikan nafas, keduanya kembali bangkit dan kembali memulai pertukaran.
Dari jauh, di tengah kelitan pedang sabit. Wu Jian yang mulai kembali merasa tertekan,menarik Cakram Es yang ia persiapan kan.
"Cih.... kau pikir,aku akan lengah?! "
__ADS_1
Zhepppp.....
Lu Yao Shen yang merasakan bahaya dari Cakram Es, segera beralih menjauh dari pertarungan.namun Wu Jian segera melesat mengejarnya.
"Jangan pernah berpindah dari arena hidup mati, keparattt!!!! tcah......!! " Wu Jian melompat tinggi mengambil ancang anang untuk menebas Lu Yao Shen, sementara dari arah lain, Cakram Es melesat dgn kecepatan tinggi ke arah target yang sama.
"Hyaaaaaaa...........!!! " Lu Yao Shen memutar badan bersama ayunan pedangnya.
BLAAAAAAMMMMMMMMMMM
DUARRRR...........
Wu Jian terpental jauh, akibat benturan energi yang di keluarkan Pedang Sabit Lu Yao Shen. pun dgn Lu Yao Shen yang ternyata kini harus mengakui kembali kekuatan dari Wu Jian.
"Sial, waktu ku sudah hampir habis!! " dengus Lu Yao Shen yang ternyata kekuatan dari teknik terlarangnya memiliki durasi.
"Pemuda sialan ini benar benar berubah menjadi sangat kuat!! "
Srrrttttrt.........
"arrrrggghhhhh...... " Lu Yao Shen tiba tiba mengerang kesakitan dan menekan dadanya.
"Kena kau....!!!! " teriak Wu Jian.yang ternyata, cakram es kaisar berhasil menembus punggung Lu Yao Shen hingga ke dadanya.
"Keparrattttt!!!!!!! " Umpat Lu Yao Shen
Sebelum perlahan,tubuhnya membeku dan tak dapat di gerakkan. "Arrgghhhh" sekuat yang Lu Yao Shen bisa ia berusaha mencairkan kebekuan dgn kekuatan teknik terlarangnya.
Sayang,Lu Yao Shen kehabisan waktu dan kekuatan energi dari teknik tersebut, hingga ia di paksa tak berdaya dan hanya menahan rasa sakit dan kematian yang kini datang mengarah padanya.
"Matilah Sekarang!!Tinju naga kaisar..."
BAAAAMMMMMM..........
Tubuh Lu Yao Shen akhirnya di ledakkan oleh tinju naga kaisar Wu Jian menjadi bongkahan es.
"Beruntung Guru Shang Jiwei memberi tahu kelemahan dari teknik terkutuk mu itu, Lu Yao Shen!! Cih.... membuatku repot selama tiga hari saja! "
Ya, Wu Jian memang beruntung karena memiliki seorang guru yang masih terhubung dgnya meski hanya sekilas.
Yang Akhirnya, ia dapat mengakhiri pertarungan setelah menghabiskan waktu tiga hari.
"Haizzz...... tapi kenapa guru menahanku untuk menghancurkan segel kutukan itu sekarang?? apakah Kang Zi Shen sekuat itu??? "
"Tapi baiklah!! aku tak bisa memaksakan diri! lagi pula, tidak lucu jika aku harus mati dua kali... Hihihi!! "
Dengan menggunakan pesan jiwa dan auar naga kaisar, Wu Jian sengaja mengirimkan pesan suara ke wilayah alam dimensi ras kaisar.
"Kang Zi Shen??? kelak aku akan kembali untuk memintamu membuka segel kutukan itu!!! "
Swoooooosssssssssss.........
Wu Jian pun melesat pergi meninggalkan Alam dimensi ras Kaisar setelah menyampaikan pesan jiwanya.
__________________________
__ADS_1