Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)

Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)
Janggal


__ADS_3

Selesai membereskan patriak Liang, Yang Quan, Ma Lei dan Lang Du pergi menemui tetua Hang Ji di gedung pusat misi sekte Banteng Api.


"Salam Tuan Muda Ma, tuan muda Du dan Tuan Muda Quan?!! " sapa tetua Hang ji menyambut kedatangan tiga dari dua belas Banteng.


"Salam tetua Ji...! " Seru ketiganya menerima salam tetua Hang Ji.


"Tetua Ji,maksud kedatangan kami adalah ingin mengetahui,siapa yang sebelumnya menginginkan ke hancuran sekte kelelawar?! " ucap Yang Quan tanpa ingin basa basi.


Ia sedikit penasaran dengan pemesan yang menautkan sekte kelelawar pada papan misi sekte Banteng Api.


Tetua Hang Ji nampak sedikit berfikir. terlebih, informasi seperti itu adalah rahasia. namun karena yang bertanya adalah Murid utama dari patriak Muda sekaligus Tiga dari 12 Banteng yang merupakan pilar kekuatan sekte, Han Ji pun akhirnya membuat pengecualian.


"Silahkan tuan tuan muda ikut ke ruangan saya!! " ajak Tetua Hang Ji.


Setelah berada di ruangan miliknya, Tetua Hang Ji kemudian mengambil sebuah buku tebal dari laci mejanya.


Iya membuka lembaran buku untuk mencari informasi yang ingin di ketahui oleh Tiga murid utama.


"Bagaimana Tetua Ji?? apa anda sudah menemukanya??? "


"m... " angguk Tetua Ji.


Mendapat tanggapan dari Tetua Ji, ketiga nya pun memilih mengambil tempat duduk, di ikuti tetua Ji yang kini bergabung di satu meja ruanganya.


"Tuan muda?! pemesan dari misi pemusnahan sekte kelelawar adalah Liang Fei,keponakan dari Patriak sekte kelelawar sendiri, yang merupakan anak dari Liang Yan, kakak Patriak Liang" tutur Tetua Hang Ji.


"Liang Yan merupakan Bangsawan di wilayah utara daratan tengah ini" tandas tetua Hang Ji.


Ma Lei lalu mengambil kesempatan untuk kembali menanyakan...


"Apa tetua meminta alasanya??? "


"Itu,,,?? bahkan sudah melalui pertimbangan dari semua tetua,Tuan muda! karena alasan yang di sampaikan Liang Fei,bahwa semua bersebab karena Patriak Liang adalah dalang dari pembunuhan seluruh keluarga ibunya " ujar Hang Ji,lalu kembali melanjutkan pemaparanya.


"Selain itu,Liang Fei mendapat persetujuan dari sang ayah sebelum memilih Sekte Banteng Api ini,juga membawa bukti bukti yang memang semuanya mengarah pada Patriak Liang"


"Lalu ttg nilai kesepakatan?? " tanya Ma Lei


Hang Ji kembali membuka lembaran bukunya... "ee... di sini tertulis, 750rb keping emas per 5 bulan di bayarkan selama 10 tahun, tuan muda! " ujar tetua Hang Ji sambil melihat catatan nya.

__ADS_1


"Namun,ada satu hal yang menurutku sedikit mengherankan?? "


"Apa itu?! " sela Yang Quan.


"Liang Fei hanya menginginkan Ban Xiao yang menjalankan misi itu?? " kata tetua Hang Ji.


Yang Quan, Ma Lei dan Lang Du saling tatap. mereka pun merasa ada sedikit kejanggalan dari penuturan Tetua Hang Ji.


"Bangsawan Liang yah..?? menurut tetua Ji, apakah keluarga bangsawan itu memiliki kedekatan dgn Kekaisaran?? " Lang Du mulai sedikit tertarik dgn informasi itu.


Sementara, Tetua Hang Ji kembali membuka catatanya.


"Sepertinya tidak ada" tegas Tetua Hang.


"Haizzz... baiklah! kita sudah mengetahui informasi yang membuat kita penasaran sebelumnya!! Tetua Ji, maaf telah merepotkan anda? kami pamit sekarang!! " Yang Quan berdiri dari kursinya dan langsung undur diri bersama Ma Lei dan Lang Du.


Tetua Hang Ji menyilahkan kemudian mengantar ketiganya keluar ruangan, sebelum akhirnya tiga banteng itu keluar meninggalkan gedung misi sekte.


"Maaf karena aku harus sedikit berbohong, tuan muda!! " bisik Tetua Hang Ji, setelah ketiganya sudah tak lagi tampak.


*


"Salam senior?? " ucap Ban Xiao dan lainya mendapati sang tiga banteng mendekat.


"Salam, murid Xiao....?! "


"Duduklah kembali..! " seru Yang Quan, lalu ikut duduk di tanah bersama juniornya.


"Murid Xiao?! aku dengar, kau berhasil membawa dua tetua sekte kelelawar dan menahanya, apa benar?? " tanya Yang Quan.


"Benar Senior! murid bersama saudara yg lain,menahan dua tetua sekte yaitu Za Dur dan Dou Han! " jawab Ban Xiao.


"mm... lalu, di mana kedua tetua itu di tempatkan?? "


"itu... murid kurang tau senior?! karena keduanya aku serahkan pada Tetua Le Shan, yang bertanggung jawab dalam urusan tahanan!? " tutur Ban Xiao.


' ini aneh?? ' pikir Yang Quan, Ma Lei dan Lang Du.


"lantas? apakah kalian menguras harta sekte tersebut?? "

__ADS_1


"m.. kami menguras semua isi gudang sekte kelelawar dan sudah melaporkanya pada Tetua Ding di bagian pembendaharaan senior! " kali ini, Huang yang bersuara, karena memang dirinya yang bertugas menguras harta sewaktu di sekte Kelelawar.


Yang Quo, Ma Lei dan Lang Du seperti menyimpan kecurigaan dan setelah mendapati beberapa kejanggalan semenjak mendapatkan informasi dari Tetua Hang Di.


"Murid Xiao? ini adalah pertanyaan terakhir! apa murid Xiao pernah mendengar tentang keluarga Liang?? " ucap Yang Quan memasang raut serius.


Melihat seniornya yang tampak serius, Ban Xiao pun mencoba mengingat keluarga bangsawan yang seniornya maksud.


"ee.... Liang,,, Liang,, Liang?? " Ban Xiao mengulang ulang menyebut nama Liang, agar membantunya mengingat.


"aaahh... aku ingat senior!? kalau tidak salah Liang merupakan identitas dari Jendral Zhao, yaitu Liang Zhao, senior!! ya,, tidak salah,aku pernah mendengar Ayah ku memanggil Jendral Zhao dgn nama Liang Zhao! " ujar Ban Xiao, lega. akhirnya bisa menjawab seniornya.


"Jadi seperti itu??? " bisik Yang Quan lalu menatap kedua saudara nya yang terlihat menganggukan kepala.


"Baiklah Murid Xiao, kalian teruskan kegiatan kalian, sementara kami pergi!!" ucap Yang Quan.


"Baik senior!! " timpal Ban Xiao dan lainya sambil mengepalkan kedua tinjunya memberi hormat pada ke tiga Banteng.


"Kapan kita sekuat senior Quan, Lei dan Du, ya??? " Bo Ye yang tampak kagum dgn kekuatan tiga Banteng menjadi termotivasi setiap kali ia melihat seniornya.


"Kapanpun!! karena senior 12 Banteng pun menginginkan kita melampaui kekuatan mereka, bahkan melampaui patriak muda jika memiliki kelayakan!! " jawab Huang dgn tegas.


"Kau benar!! kita di beri banyak kesempatan oleh patriak muda! untuk berkembang menjadi lebih kuat dan kuat lagi! kita tak boleh berhenti di tengah jalan, kecuali karena satu hal...? " ucap Li Chun tak melanjutkan.


"Satu hal?? apa itu, saudara Chun?? " tanya Bo Ye penasaran..


"m... apa itu?? " Hua Xia pun ikut bertanya. di lanjutkan lainya yang mendesak agar Li Chun mengatakan pengecualian yang ia buat.


"Kecuali, jika ada wanita cantik mau menjadi pasangan kita,, hahahahaha! " ucap Li Chun,kemudian mengambil langkah seribu untuk kabur dgn cepat meninggalkan semua sahabatnya.


"Dasar lelaki mesum.....!!! "Lei Xin yang kesal dgn perkataan Li Chun yang selalu membawa bawa wanita dalam setiap obrolanya, langsung menarik anak panah dan di arahkan pada Li Chun.


swoooossss......


BAMMMMMMM.....


" Aaarrrrggghhhh...... Lei Xin sialaann!!!!" teriak Li Chun setelah terhempas oleh ledakkan panah energi yang di lesakkan Lei Xin dgn sengaja.


____________________

__ADS_1


__ADS_2