Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)

Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)
Akhir dan Perpisahan


__ADS_3

Tidak ada kalah menang dalam pertarungan Wu Jian dan Ma Lun, keduanya hanya bertukar ke ahlian fisik.


Usai melakoni latih tanding, Wu Jian menghampiri He Shang.ia mengeluarkan sesuatu yang memang adalah milik dari se orang He Shang.


"He Shang? Ini adalah janjiku dan aku tak lagi ingin berhutang atas itu, terimalah! " ujar Wu Jian, memberikan dua buah Jantung dan satu kitab iblis pada He Shang.


Sang Iblis putih hanya bisa tertegun.ia benar benar tak menyangka bahwa Wu Jian bersungguh sungguh dan membuktikan ucapannya.


"Mungkin dunia yang kau huni sangat dingin! dan selama bermilenium waktu kesendirian telah mengubahmu. namun jika kau butuh tempat, aku ingin menawarkan! bergabunglah dengan Ras Kaisar!mulai lah dari sana untuk menjalani kehidupan selanjutnya! "


"Tidak! " He Shang menolak dgn tegas tawaran Wu Jian.


"Sebagaian dari mereka adalah orang orang yang terlibat dalam kepunahan ras iblis putih,jika saja mereka tidak menyatakan diri mengabdi padamu? sudah pasti aku akan menumpas mereka! " He Shang menatap bengis Zi Ra Shen, karena dari nya, ia merasakan aura dari ras iblis Putih.


Wu Jian tak masalah dengan penolakan He Shang, ia sangat mengerti bagaimana seseorang yang telah hidup, bahkan jauh sebelum eksistensi dari ras kaisar sendiri tidaklah mudah untuk melupakan perbuatan orang orang yang berperan atas kepunahan rasnya.


Hanya saja, Zi Ra Shen akhirnya menangkap alasan He Shang, ia pun segera bersikap. "He Shang, mungkin kau tidak tau bahwa Ras iblis putih tidak benar benar punah! mereka yang selamat,hidup di suatu alam dan mendapat perlindungan dari seseorang yang aku pun tak tau siapa? tapi yang jelas,mereka berada di bawah pimpinan Jendral Heng dan aku yakin mereka semua dalam keadaan baik baik saja." Zi Ra Shen membuka tabir tentang keberadaan Ras iblis putih, yang He Shang kira selama ini telah punah.


Penjelasan Zi Ra Shen berhasil membuat tubuh He Shang bergetar hebat,ia meremat kepalan tangan sekeras kerasnya. "Apa kau berani bersumpah dengan nyawamu? "


"Ya, He Shang! aku berani bersumpah bahkan atas nama Ras kaisar! " jawab Zi Ra Shen tanpa ada keraguan sedikitpun.


Merasa yakin, He Shang mengalihkan wajah pada Wu Jian. " Sekarang tidak ada alasan bagiku menolak tawaran mu! mungkin dengan bergabung bersama Ras kaisar, aku dapat menemukan jalan ke alam yang Zi Ra Shen katakan! aku Tian He Shang,menyatakan diri bergabung dengan Ras kaisar! "


"Dan Aku berterimakasih,kau telah memberikan jantung ku juga kitab iblis, aku sangat menghargai itu! " tandasnya.


Wu Jian tersenyum, ia mendekat lalu menepuk pundak He Shang! "Kita adalah petarung dan kau tau semua hal tidaklah gratis, kau bisa menghitungnya kelak sebagai kebaikan dari daratan tengah alam menengah ini! "


"m...Ras iblis putih memiliki kehormatannya sendiri dan aku tau maksudmu! " pungkas He Shang kemudian membawa langkahnya bergabung di antara Zi Ra Shen dan Qian Du Shen.


Di antara semua orang,hanya satu orang yang sedari awal diam tanpa kata,ia adalah Biksu Tao.entah kenapa biksu itu sama sekali tak membuka suara. bahkan sikapnya pun luput dari pandangan mata Wu Jian.


Wu Jian yang kini bersiap untuk mengucapkan perpisahan dengan Ras kaisar, hanya fokus pada mereka tanpa mengindahkan seorang Biksu Tao. hingga selang waktu selanjutnya.


"Anda sudah tau titik lokasi alam Ras kaisar yang mulia muda! sekarang kami pamit dan memulai semuanya menurut dari titah anda"


"Aku dan Zi Ra Shen sepakat, akan menempati posisi jendral,bersama Dai Bo Shen dan 7 lainnya! " ujar Qian Du Shen.


"Hitunglah juga He Shang,beri dia posisi agar ia bisa leluasa untuk mencari alam dari rasnya tanpa harus mencari sendirian! " seru Wu Jian.

__ADS_1


Yang niatnya hanya ingin menjalin sebuah hubungan baik dengan Ras lainnya, termasuk Ras iblis putih. karena bagaimanapun, alasan Wu Jian cukup berdasar.ia telah mendapat semua informasi ras iblis putih dari He Shang sendiri.menurut informasi itu, rasa iblis putih sebenarnya memiliki karakter yang tak jauh beda dengan Ras kaisar.


Mereka adalah ras petarung dengan pengabdian yang luar biasa setia dan juga menjunjung tinggi rasa hormat.


Kini Kaisar Muda telah memberi titah, maka tidak ada alasan bagi Qian Du Shen dan Zi Ra Shen menolak, keduanya pun akhirnya menghitung He Shang sebagai salah satu jendral dari Ras kaisar.


"Baiklah! pintu portal akan segera tertutup, sekarang waktunya bagi kalian kembali, aku akan berkunjung setelah semua urusan di alam ini selesai! " tutur Wu Jian.


Dan segera, seluruh pasukan Ras kaisar tak terkecuali berlutut satu kaki di hadapan Wu Jian,termasuk He Sang.


BRUUUGGHHHH......


"Salam sejahtera dan semoga yang mulia kaisar Wu Jian panjang umur!!" Ucap seluruh pasukan berseru.


"Berdirilah!! "


"Terimakasih yang mulia!! " mereka pun kembali berdiri, lalu bersiap meninggalkan alam menengah.


"Dai Bo Shen? " sapa Wu Jian


"Saya yang mulia! " jawab nya dengan nada hormat.


"Tidak yang mulia...! "


"Salah! Kau adalah Dai Bo Shen dan kau sangat layak! " sambar Wu Jian memotong.


"Benar yang di katakan Suamiku, senior Dai Bo Shen! " seru sebuah suara yang terdengar sangat lembut.


Bing RouYu, Sang dewi es, ratu benua biru dan putri daratan Bing. istri Wu Jian akhirnya menampakkan diri dan keluar dari kapal terbang berjalan bersama NuWa.


"Salam pada Yang Mulia Ratu!! " Qian Du Shen memimpin yang lain untuk memberi penghormatan yang sama pada Bing RouYu.


Namun saat Dai Bo Shen ingin melakukan hal yang sama, Wu Jian menahannya dengan aura dewa.sambil menggelangkan kepala pada Dai Bo Shen.


"Berdirilah!! " seru Bing RouYu, yang kemudian di ikuti oleh Ras kaisar.


Selain Ras kaisar, kemunculan Bing RouYu dan Nuwa membuat semua mata terbelalak menatap dua kecantikan luar biasa yang tengah berjalan pelan ke arah Wu Jian dan Dai Bo Shen,hawa dingin dan salju seakan mengiring setiap pijakan kaki seorang Bing RouYu.


"Selama nya!!baik aku, Nuwa dan Jian Gege tidak pantas mendapat sembahmu! " ucap Bing RouYu menegaskan.

__ADS_1


"Tapi...? " ucapan Dai Bo Shen menggantung.


"Haizzz,,,Baiklah yang mulia, aku akan bersikap seperti biasa! " ujar nya.


"m,, itu lebih baik, sekarang kalian semua bisa kembali ? " Wu Jian kini merasa lega dan tak lagi mencegah.


"Kami semua pamit, yang mulia?! "


Swoooosssss..........


Tak lagi menunggu, akhirnya seluruh Ras kaisar benar benar pergi kembali ke alam asalnya meninggalkan alam menengah dan Kaisar Muda nya.


Semua pandangan mata mengiring kepergian ribuan pasukan Ras kaisar yang kini di pimpin Qian Du Shen, Zi Ra Shen dan He Shang di bawah Titah Wu Jian.


BLAAAAAAAAMMMMMMMMMM


Lubang portal dimensi kembali lenyap, menampakan langit yang begitu cerah tanpa kekelaman seperti sebelumnya.


Semua orang kini dapat bernafas dengan lega,karena pertempuran akhirnya berakhir dan lebih dari itu, kini alam menengah seakan memiliki sosok pemimpin sekaligus pelindung.


Dengan kekuatan yang berada di tingkat lanjutan yang belum di ketahui, semua tokoh yang masih enggan meninggalkan lokasi memilih mengambil waktunya untuk bertemu sapa dengan sosok pemuda luar biasa.


Kebanggaan luar biasa tersemat di hati seluruh anggota Sekte Banteng Api yang memiliki patriak sehebat Wu Jian.mereka semakin bersemangat tatkala kini istri dari Patriak Mereka ternyata sosok yang tak kalah kuat.


"Wang Xuan! pimpin semua murid untuk membereskan semua kekacauan dan ikut sertakan semua tuan kota! ajak seluruh warga untuk membangun kembali kota kota yang hancur! " seru Wu Jian mempercayakan semua hal pada Wang Xuan se usai melepas kepergian ras kaisar.


Wu Jian mengambil tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin dan berniat memulihkan semua kekacauan akibat pertempuran.


"Murid akan melaksanakan perintah Guru! " jawab Wang Xuan tegas.


"m,,,, setelah selesai mengatur semua itu, segeralah kembali ke sekte, karena mungkin kuil 7 langit sudah menantikan kunjungan kita"


Degg.......


Bukan Wang Xuan ataupun semua anggota sekte Banteng api yang tertegun,maupun Yan Guo yang memang memiliki dendam pada kuil 7 langit. melainkan Seseorang bertubuh kecil dan berkepala botak dengan sebuah tongkat di tangan yang sedari awal bungkam.


BIKSU TAO


_______________________

__ADS_1


__ADS_2