Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)

Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)
He Shang 3


__ADS_3

"kita lanjutkan!! "


Zzzhhppp......


Satu tarikan nafas kemudian, ia berada di hadapan Sang iblis putih dan bersitatap dgnnya.


"π√£∆¶÷×€¥" bisik He Sang yang tersenyum dari balik penutup setengah wajahnya.


BAMMM....


He Shang dan Wu Jian terpental bersamaan ke dua arah berbeda setelah beradu tinju. Sang iblis putih sedikit menghentakkan pedangnya ke bawah lalu kembali melakukan pertukaran dgn Wu Jian yang kini tak bersenjata.


Keduanya saling serang dan saling hantam,kian kemari...


BOOOOMMMMM.


Dua tubuh kultivator di ranah lanjutan itu meluncur deras menghantam sebuah bangunan kota dan mengahncurkannya.


Pertukaran tak berhenti, Wu Jian dgn sigap berkelit dari setiap ayunan pedang He Sang yang bernafsu menghabisinya.


Tap....


Tapp....


Wu Jian menahan bilah besar pedang dan tendangan kaki yang di tawarkan pada pinggangnya.kaki kanan Wu Jian mangayuh,mengahntam lekuk lutut He Shang.


Krakkkkk......


Terdengar suara retakan dari kaki He Shang, sang iblis putih termundur menjeda serangan untuk memberi jarak.


Ia melirik pada kaki yang seperti retak, sedikit menggerakan dgn mangayuh dan menggoyangkanya...


 "¶∆^¥€£¶÷π√¢¥,,, hahahaaa" Bisiknya dgn suara pelan.


"Cih..... mahluk asing!! " cibir Wu Jian.


Swooossss....


Bangunan kota Ba Lie dan kota selainya terlihat mulai luluh lantak akibat pertarungan dua kekuatan dua tahap lanjutan itu, tidak ada satu tokoh kuatpun dan dari kota mana pun yang berminat terlibat dalam pertarungan paling dahsyat se alam menengah itu.


Mereka lebih memilih membantu menaklukan naga tanah iblis dari pada membantu Wu Jian yang berjibaku dgn He Shang.Di samping itu,mata mereka tak lagi dapat mengikuti kecepatan pergerakan dari keduanya, yang hanya dalam satu tarikan nafas saja mereka dapat berpindah kiloan meter, hal itu pula lah yang menyebabkan kota kota yang terdampak akibat pertukaran keduanya luluh lantak dan hancur.


Bukan hanya puluhan, kini sudah ada ratusan tokoh dari berbagai kota yang pada akhirnya ikut membantu menaklukan Sang naga tanah iblis. juga pertarungan itu harus berlangsung selama berhari hari tanpa ada tanda tanda kalah dan menang, satu lagi. langit tetap tertutup awan gelap dan hujan tiada tanda ingin reda selama pertarungan itu berlangsung.


Kekuatan energi penghancur, kekuatan formasi, segel pertahanan,serangan jiwa,serbuan berbagai senjata di tambah gempuran Naga Api dan Naga es kaisar,semua itu seakan tak berpengaruh dan berarti apapun bagi Sang Naga Tanah iblis.Karena mereka semua tidak tau asal muasal dari kedua mahluk itu.


****


Seminggu berlalu tanpa hasil apapun,kecuali banyaknya korban tewas di pihak kultivator.


Baik naga tanah iblis dan He Shang, keduanya tanpa luka walau hanya goresan.beruntung, meski pakaianya sudah compang camping akibat sabetan dan tebasan pedang,Tubuh Wu Jian masih utuh tanpa adanya luka berarti.

__ADS_1


'Guru,adakah cara lain untuk menaklukan naga iblis ini' tanya Wang Xuan.


'Entahlah! sampai sekarang aku masih heran dgn kedua mahluk ini! ' timpal Wu Jian.


'bagaimana dgn pasukan banteng lainya?? '


'tak lama lagi mereka sampai di sini guru!! " pungkas Wang Xuan, lalu kembali mengendalikan naga api menyerang naga tanah.


Benar saja,selang beberapa waktu 9 murid utama beserta puluhan tetua sekte banteng api dan ratusan kekuatan dari 25 keluarga bangsawan daratan tengah datang dan langsung menggempur Sang naga iblis.


Ren Xue, Biksu Kwe dan Biksu Tiau mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Wu Jian.


'apa kalian mencariku?? ' sebuah suara berdenging di telinga mereka.


"patriak muda??? " Ren Xue dan dua biksu sedikit tersentak, ketiganya menyapu seluruh wilayah dan mendapati patriak muda mereka tengah bertarung sengit di arah jauh sana.


Swoooossssss.......


Ketiganya tak menunggu, mereka melesat ke arah berbeda, sedangkan yang lain memilih membantu menaklukan Sang naga tanah iblis.


"itu....??? " tubuh biksu Tiau bergetar sesaat menatap He Shang.


"Adapa saudara Tiau?? " tegur biksu Kwe


"Saudara,, dia adalah sang legenda iblis! "


Degg......


'Tuan muda, iblis itu tak memiliki persyaratan bahkan sekedar terluka! " ucap biksu Kwe melalui pesan jiwa.


'apa maksudmu?? '


'apa tuan ingat dengan yang pernah kami ceritakan tentang jendral iblis bernama Jendral Heng?? "


Deg......


Wu Jian seketika mematung, bahkan saat dirinya terkena hantaman dari serangan He Shang.


'Tapi namanya He Shang bukan Jendral Heng? ' Sergah Wu Jian


'Sejarah dan legenda itu tak pernah tertulis lengkap tuan muda! '


'baik,lalu apa maksudmu ttg dia yang tak memiliki persyaratan bisa terluka? "lanjut Wu Jian,namun dia lengah dan..


BOMMMM.....


Wu Jian kembali terpental menerima serangan yang datang bertubi tubi dari He Shang, namun tetap bergeming dan hanya fokus mendengar pesan jiwa dari biksu Kwe.


'karena sudah di pastikan, iblis itu tidak memiliki jantung Tuan Muda! ' pungkas Biksu Kwe.


Ucapan Biksu Kwe seketika Membuat rahang Wu Jian mengeras, Wajah tampannya mendadak menggelap.kepalan tanganya mengencang dan meremas kuat hingga menunjukkan otot-otot besarnya.

__ADS_1


"Siaaaaaaaaaaaalllllllll......... " tiba tiba teriakan Wu Jian menggelegar membuat gema di langit.


BOOOOOOMMMMMMMMMM.....


Ia meledakkan aura dari seluruh kekuatanya karena sangat sangat geram.ia akhirnya menyadari sesuatu.


"Keparatttt,,, berhari hari kita melakoni pertarungan,ternyata selama ini nyawamu berada di tangan ku siaalaaaaaannnnnn!!!! "


Swoooossssss.........


BOM... BOM... BOMMM.


Wu Jian mengamuk, ia melayangkan puluhan tinju hanya dalam waktu detik. bahkan ia membiarkan puluhan tebasan pedang He Shang membabad tubuhnya, ia tak perduli.


Wu Jian semakin mendesak dan menekan terdorong kegeraman dan emosi yang mencuat tak lagi tertahan, ia memuntahkan semuanya pada tubuh He Shang meskipun iblis putih itu sama sekali tak terluka.


"Raungan naga kaisar.....!!! "


GROOOOAAAAAAAAHHH.....


He Shang mengangkat tangan, menekuk nya tepat di depan wajah untuk menahan tekanan dari Raungan naga kaisar.


"÷√¶∆£€¥π∆√£¢€™¥£¶... " gumamnya.


"Ngomong apa kau iblis kaparattt!!! "


Swooosssss.......


BOMMM.. BOMMM. ... BOMMMM


Tiada henti. Wu Jian kembali melancarkan serangan dgn kekuatan penuhnya, membuat semua orang yang menyaksikan menjatuhkan rahang melihat kekuatan semengerikan yang di tunjukan Wu Jian.


Mereka semua bahkan kesulitan menelan ludah, membayangkan jika yang melawan Wu Jian adalah mereka.beruntung lawanya adalah iblis putih yang tak bisa terluka sama sekali.


Tak terhitung pula tebasan dan sabetan pedang yang menyentuh tubun Wu Jian, keduanya semakin jauh dan jauh namun tak lama mereka kembali ke titik semula, hingga.....


BOOOOMMMMMM........


Sebuah serangan merusak menghantam He Shang mengirim tubuhnya jauh terpental.


Nafas Wu Jian menderu,ia merasakan udara semakin tipis seakan menyempitkan rongga dada.


"Hah.... hal seperti ini masih saja berlaku, bahkan saat aku berada di tahap lanjutan,,, bodoh!! " ia merutuki diri, mengingat saat ia merasa bodoh di hadapan seorang patriak yang berada di benua biru dulu.


Wu Jian mengambil sikap, ia mulai meredam emosi menatap jauh sosok yang kini menguncinya dgn tatapan kosong dgn pupil mata putihnya.


Hening. bahkan ia hanya mendengar setiap tetes air hujan yang jatuh tepat di tubunya, Wu Jian mengepalkan tangan perlahan.


"Aku memiliki sesuatu untuk mu, He Shang?!!!! "


Woooossssssss...........

__ADS_1


___________________


__ADS_2