
Pertarungan bertambah sengit, meski belum nampak terlihat ada tanda tanda kemenangan di kedua pihak walau telah memakan banyak korban,juga pasukan yang mengalami luka luka.12 murid utama benar benar menjadikan diri mereka tameng hidup untuk menghalau setiap serangan yang di lancarkan oleh pasukan ras kaisar pada tokoh tokoh yang berada di bawah tahap kaisar.
Wang Xuan dan 11 lainya begitu Trengginas dengan mengeluarkan kekuatan hingga batas maksimal.setiap ayunan senjata mereka menciptakan dentuman dan ledakan dan hal itu sengaja mereka lakukan untuk mengecoh lawan lainya.
Mereka saling bertukar posisi dgn gerakan yang seirama kian kemari, Sang 12 Banteng menjadi sebuah Benteng kokoh bagi lainya.
"Hahahaaa,,,,, memang seperti saat ini pertarungan itu seharusnya!! " teriak Kwang Shul yang sangat menikmati setiap pertukaran dgn lawan lawanya.
"Gak bahaya tah?? " sahut O Ra setelah berhasil menghantam musuh dgn tendangan kerasnya pada Kwang Shul.
BAAMMM......
Kwang Shul tak mau kalah, ia pun berbuat hal yang sama seperti O Ra pada lawan dgn menendangnya.
"Bahaya??? Hah.... bertaruh nyawa adalah hal biasa bagi petarung seperti kita! apa lagi kita adalah murid dari seorang Qian Shan,, hahahha?! " tawa Kwang Shul menggelagar dan sedikit membusungkan dada bangga.
"Cih... kau berkata seakan hanya kau saja yang menjadi muridnya!! apa kau tau?di antara kalian,akulah murid yang paling beruntung karena dapat bertatap wajah bahkan berbincang bincang,dengan kedua nyonya guru.satu lagi! aku bahkan bertemu secara langsung dgn patriak Naga Perak ,,,,hahahaa? " seru O Ra yang merasa lebih beruntung karena ia adalah satu satunya dari 12murid utama yang telah bertemu sapa dgn Nuwa dan Bing RuYu serta Yan Guo sewaktu menjalankan misi ke daratan timur.
"CK,,, apa kau sedang membual? " timpal Kwang Shul tak percaya.
"Haizzz.... Aku ceritakan pun kau belum tentu percaya!! tapi jika kau masih hidup setelah pertempuran ini, aku berjanji akan menceritakan semuanya!!"
Swoooosssssss........
O Ra meninggalkan jejak penasaran di hati Kwang Shul, ia melesat ke arah musuh lainya dengan melancarkan serangan pedangnya membabi buta.
"Sial!! dia sangat beruntung jika memang yg di katakannya adalah kebenaran!? " keluh Kwang Shul sedikit iri dengan keberuntungan saudara nya yg dapat bertemu muka dgn istri dari guru mudanya.
Di lain pihak, Wang Xuan seperti menjadikan dirinya sebagai pedang. setiap gerakannya tak mampu di hindari oleh musuh.
__ADS_1
"Jangan ragu dgn serangan kalian tamu lancang!! tuan rumah melayani kalian dgn baik, maka jangan kecewakan kami! " serunya sembari memainkan gerakan pedang mematikan.
Slasssshhhh......
Satu lagi tumbang di ujung mata pedangnya,Wang Xuan memasang wajah puas.
"Murid guru Qian Shan memang tidak ada yg gagal,, hehehee!! " ucapnya memuji diri sendiri.
BAM......
Tiba tiba, sebuah serangan energi menghantam telak punggung Wang Xuan akibat ia yg sedikit lengah.serangan itu mendorong paksa tubuhnya sejauh beberapa meter.
"Haizzz,,, sialan,ada yang mau bermain dari belakang rupanya?? " beruntung serangan itu tak terlalu berdampak. tuan muda dari keluarga Wang itupun segera bangkit perlahan menatap musuhnya.
"Memangnya siapa gurumu?? aku yakin dia sesombong dirimu?? " sergah sang musuh menimpali perkataan Wang Xuan sebelumnya.
"Seorang di tahap kaisar puncak tingkat 6 seperti mu, rasanya belum layak bertemu tatap dgn guru ku, apalagi dalam pertarungan! " kata Wang Xuan meremehkan lawannya. Ia memulai provokasi agar lawannya termakan amarah oleh hinaannya.
"Sejak ribuan tahun lalu,di mata kami kalian hanyalah semut! sama seperti hari ini,kalian tetaplah kalian, hahaha..! " sergah Sang musuh menanggapi Wang Xuan.
Tuan muda Wang menggelengkan kepala menganggap musuhnya seorang yang bodoh.. "Jika aku yang menghabiskan ribuan tahun itu, aku takan berada di ranah kaisar lagi!! kalian terlalu bodoh hingga tak mampu memanfaatkan waktu sebanyak itu dan hanya berkutat di ranah kaisar?! " ucapnya, ia pun melanjutkan dgn tawa..
"Hahahaaha....... apa kau percaya,kami hanya menghabiskan kurang dari 25 tahun latihan untuk mencapai ranah mu saat ini, yang memakan waktu ribuan tahun??? Cih,,, dasar bodoh!! karna satu hal itu saja harusnya kau tau yg jadi perbedaan ras kita?! " tandasnya.
Wajah Sang musuh benar benar menggelap dengan aura penekanan meledak ledak membuat udara seakan menipis.,,,,"Bahkan kematian cepat sangat sangat tidak layak untuk mu, bocah keparatt!!! " Dengusnya hingga gemeretak gigi jelas terdengar.
Swoooossssss......
Ting... Ting.... Ting....
__ADS_1
Pertukaran pedang dgn teknik cepat di tunjukan Wang Xuan dan musuhnya,percikan api dari gesekan bilahnya menyempurnakan kesengitan pertarungan keduanya sembari melesat dan berpindah ke berbagai tempat tnpa menjeda sekedip mata pun.
DUARR.... DUUARRR....
Keduanya beradu tinju yang di lapisi energi sekitar,menyebabkan tubuh keduanya terdorong.tak berselang,serangan lanjutan terus menerus di lancarkan.
"Matilah,bocah keparattt!!!! " sang musuh menebaskan pedang namun..
"Mimmmpi....!!! " Wang Xuan menyambut tebasanya tanpa ragu sedikitpun, jiwanya adalah sang Banteng. pantang baginya menolak tawaran pertarungan hidup mati dgn alasan apapun.
BOOOMMMM
Se usai ledakkan, Wang Xuan memutar tubuh dgn sedikit berjongkok menerobos bagian bawah arah tebasan pedang lawan. siku dia tarik ke belakang mengukur jarak pedang pada pinggang sang lawan.
Slaaaasssssshhh........
"Kena kau!!! " bisik Wang Xuan,yang selanjutnya kembali berbalik menerjang musuh dengan mata pedang yang tepat menancap di dada sang lawan.
CLEPPPPP.....
"aarrgghhhh... geukkhhh!! "Musuh mengerang dan memuntahkan darah.sementara Wang Xuan dengan seringai lebih menekan gagang pedang agar menusuk lebih dalam.
" Aku yakin, meski sudah seperti ini,,, pembenci seperti mu tetap takan mengakui perbedaan jauh di antara ras kita?! matilah!!! " bisik Wang Xuan mengiang di telinga musuh nya yang sekarat.sekejap ia mencabut pedang dari dadi lalu bergerak cepat menebas kepala lawannya.
Srrrrrttttt..........
Dan Musuh pun Mati............
_________________
__ADS_1