Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)

Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)
Balik


__ADS_3

"Ren Xue?? bukankah tempo hari aku sudah menyuruhnya pergi? kenapa dia masih berada di tempat ini?? " gumam Wu Jian, menatap heran sang dewi racun yg tengah duduk diam di mulut gua sembari menatap langit.


Wu Jian mendekat dgn langkah pelan,sementara Ren Xue yang menyadari kedatangannya pun menoleh..


"Apa kau sudah selesai dgn urusanmu?? " tanya Ren Xue seraya beranjak dgn perlahan menyambut kemunculan Wu Jian.


"Harusnya aku yang bertanya? kenapa kau masih berada disini? " timpal Wu Jian yang masih heran,padahal ia sudah mengizinkan Ren Xue bebas pergi kemanapun.


Ren Xue tak menganggap pertanyaan patriak sekte banteng api, ia hanya tersenyum ringan.


"Bukankah kau sudah membebaskan aku?? jadi, aku mau pergi atau tidak itu tidak ada kaitannya dgn mu lagi, bukan?" ucap Ren Xue.


Sebaliknya, Wu Jian memasang wajah curiga pada sang dewi racun.pikir Wu Jian,tak mungkin orang kuat seperti Ren Xue tidak memiliki maksud di balik sikapnya.


Namun Ren Xue dapat membaca raut yang di tunjukan Wu Jian, ia pun mendengus di hadapan patriak muda yang masih berhadapan wajah dgnya itu.


"cih,,, aku sangat mengerti dgn tatapan matamu itu,tuan muda sialan!!kau tak perlu mencurigai ku! justru kau harus berterimakasih karena aku ingin meminta bantuanmu?! " tutur Ren Xue.


Wu Jian yang merasa ada yang janggal dgn ucapan Ren Xue langsung meralat.


"Tunggu.. tunggu!!! tadi kau bilang, ingin meminta bantuanku? tapi aku yang harus berterimaksih padamu?? "ujar Wu Jian mengulang ucapan Ren Xue.


"Hey,, wanita sialan?! sejak kapan hukum memberi dan menerima terbalik seperti ucapanmu itu? " ucap Wu Jian menegaskan dgn suara meninggi.


Ren Xue hanya berdecit,tak memperdulikan ocehan Wu Jian.


"Dasar pemuda sialan!! "


"Kau wanita sialan!!? "sahut Wu Jian


" kau tuan muda sialan!? "


"Kau wanita beracun sialan!! "


"Kau lelaki mesum!!! "


"Kau wanita penggoda" Wu Jian tak mau kalah.


"Cukupppp!!!!!... aaaa..... dasar " Ren Xue di buat geram bahkan ia sampai menghentakkan kakinya ke tanah untuk melampiaskan kekesalanya.

__ADS_1


"Aku pergi,,,!!!! "


"Aku ikut....!! " teriak Ren Xue melesat terbang mengikuti Wu Jian.


"Ck.... merepotkan saja!! " gumam Wu Jian, tak perduli dgn Ren Xue yang mengekor di belakangnya.


*


*


"Wuaaahhhh.... jadi ini sekte Banteng Api yang di katakan Biksu Lun?? "Ren Xue menatap kagum melihat wilayah sekte Banteng Api yang menurutnya selain megah, juga sangat berbeda dgn sekte lainya.


Wu Jian yang sempat Mendengar Ren Xue menyebut salah satu nama biksu Kuil 7langit yang ia kenal,sontak menghentikan terbangnya.


" Hey wanita ungu? memangnya apa yg di katakan Biksu Lun padamu?? "


"Cih... bisakah kau bersikap sopan! setidaknya untuk wanita secantik aku ini? "


"Jawab saja!! atau aku akan menendang pantat tipis mu itu?! "


"Kyaa......dasar pemuda mesum sialan!!!"


BAM..


"Itu Pelajaran untuk pemuda mesum sialan seperti mu?! Satu hal! Jangan pernah menghina fisik, mengerti? kau tau? meskipun tipis, ini adalah aset yang di inginkan setiap lelaki mesum sepertimu!!" bentak Ren Xue dgn wajah merah padam.


Sedangkan Wu Jian kini hanya terdiam menyesali ucapanya sendiri, bukan karena pukulan Ren Xue yang membuatnya terdiam, namun karena memang ucapanya yang dia rasa keliru.


Swooosssss........


Tak ingin berlama lama mendengar ocehan Ren Xue dan merasa bersalah, Wu Jian memilih pergi memasuki sekte Banteng Api.


"Selamat datang kembali Patriak Muda Qian Shan?! " Ribuan murid serentak menyambut kedatangan Wu Jian.


Deg...


"Kkaau....??? " Ren Xue yang berada di belakang Wu Jian sampai menjauh mundur karena sangat terkejut dgn identitas pemuda yang baru di kenal dan berselisih dgnya.


"Kenapa?? kaget...?? hah...!! " ledek Wu Jian melihat reaksi terkejut Ren Xue.sebelum akhirnya, ke 12murid utama Wu Jian menghampiri lalu menyapanya dgn sopan.

__ADS_1


"Wang,?Bagaimana keadaan sekte selama aku berada di luar?? "


"Semua baik baik saja guru! dan juga berjalan sesuai aturan yang di tetapkan sekte Banteng Api! " tutur Wang Xuan menyampaikan perihal keadaan sekte pada Wu Jian.Ia kemudian sedikit melirik ke arah Ren Xue yang seperti kebingungan.


"Guru? siapa nona berbaju ungu itu? " Wang Xuan merasa penasaran dgn sosok Ren Xue.


Wu Jian menoleh "oh... dia adalah ahli racun dari kuil 7Langit, namanya Ren Xue atau sang dewi racun, entahlah... aku juga tidak tau!! " jawabnya sedikit acuh.


"Jadi...?? " Bagi Wang Xuan dan lainya,mereka tentu saja pernah mendengar nama besar sang dewi racun. seorang ahli racun terkenal dari kuil 7langit.


Namun mereka heran dgn gurunya yang sama sekali tak memberi muka bahkan pada seorang yang telah di gelari sang dewi racun oleh tokoh tokoh kuat di daratan tengah.


"m... dia adalah dewi racun,kalian sapalah dia dan temani dia sementara dia berada di sekte!! juga jangan lupa,pertemukan dia dgn Saudara Kwe dan Tiau!! " seru Wu Jian, meminta pada muridnya untuk menemani Ren Xue.


Ren Xue sendiri yang mendengar dua sosok yang ia kenal di sebut oleh Wu Jian,segera berlari kecil mendekati Wu Jian dan langsung menanyakan keduanya.


"Tadi kau menyebut saudara Kwe dan Tiau? apakah maksudmu, mereka ada di sekte Banteng api ini?? "


"Ya... mereka berdua merupakan tetua di sekte Banteng ini?? " jawab Wu Jian.


Ren Xue tersenyum, namun wajahnya ia palingkan ke arah Wang Xuan. "Hey Tampan?? aku Ren Xue,, siapa namamu?? " ucap Sang Dewi Racun sedikit bertingkah manis pada Wang Xuan.


Glegg....


Wang Xuan menelan ludah, saat dirinya mendapat perlakuan manis dari seorang Dewi Racun, terlebih,,,, sang dewi racun sedikit mengusap lengan kekarnya seperti sengaja menggoda.


"Wang Xuan! namaku Wang Xuan Dewi!" jawabnya dgn gelagapan.


"Baiklah Tampan!! sekarang antarkan aku menemui saudara Kwe dan Tiau! " pintanya yang lalu memeluk lengan Wang Xuan,tanpa menghiraukan reaksi wajah 11murid Wu Jian lainya.


Bahkan Sang Dewi racun menarik paksa Wang Xuan, meninggalkan Wu Jian dan lainya, sementara Wang Xuan hanya bisa pasrah tak berdaya mendapat perlakuan paksa dari Ren Xue.


"Cih.... memang dasar gadis sialan yang tak sopan!! " cletuk Wu Jian menghardik kelakuan Ren Xue.


"Kalian kembalilah ke aula utama, dan kumpulkan semua tetua!! aku akan menyusul nanti!! " seru Wu Jian.


"Baik Guru!! "


"Oh Iya, jangan lupa ingatkan tetua Ryu untuk menemuiku di taman binatang iblis sekarang juga!! "

__ADS_1


"Siapp guru!! "


________________


__ADS_2