Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)

Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)
Ikut Campur


__ADS_3

Di saat pembangunan sekte Banteng Api mulai berjalan selama sepekan, dan mendapat bantuan ribuan tenaga pekerja tambahan juga dana yang sangat besar.


Di saat 12 muridnya kini mulai menunjukkan potensi pada setiap pelatihanya.


Wu Jian meminta pasukan Huo Niu menjaga mereka di alam dimensi bekas markas iblis, sedangkan dirinya saat ini berada jauh di tempat lain.


_________


Kota Gin Thung, wilayah paling utara daratan tengah......


Sebuah kota besar yang terisolir karena jarak yang sangat jauh dari kota kota daratan tengah lainya.


Sebuah kota yang di pimpin oleh tuan kota yang bernama Gin Shul,seorang kultivator yang berada di Ranah Raja tahap menengah.Dan Wu Jian tengah berada di kota tersebut.


Tujuanya tak lain, adalah mencari keberadaan lembah naga iblis. yang semenjak Suara Raungan Sang Naga Kaisar membuat gempar, secara ajaib lembah itu lenyap berganti menjadi sebuah lembah biasa seperti lembah lembah lainya, bahkan Wu Jian tidak bisa mendeteksi aura dari ras kaisar yang menjaga segel kutukan yang sebelumnya di katakan berada di lembah naga iblis itu.


"Di saat aku menyambut tantangan, kalian malah mengajak bermain petak umpet seperti sekarang,,apa kalian akan menolak jika aku menyebut kalian sebagai SIALAN?? " keluh Wu Jian,yang di buat kesal oleh ras kaisar yang menjaga segel kutukan.


"Ehm... ehem...?! " sebuah suara tiba tiba mencoba menarik perhatian Wu Jian yang tengah mengeluh duduk di sebuah kursi yang berada di teras sebuah toko senjata.


Wu Jian mengarahkan wajah ke asal suara...


"Ya,,, ada apa Nona?? apa tenggorokan Nona sedang sakit?? " ucap Wu Jian dgn sikap acuh.


Sedangngkan seorang Nona yang tak lain adalah si pemilik toko langsung di buat salah tingkah oleh ketampanan Wu Jian.


"Hey Nona?? kenapa kau tak menjawab?! apa kau benar benar sedang sakit?? " ucap Wu Jian mengulang pertanyaanya.


Namun,entah sok baik atau apa,,, Wu Jian tiba tiba berdiri dan menempelkan telapak tangannya pada kening Nona pemilik toko senjata tersebut.


"Ee.....???? " Wanita itu tersentak, membuka mulutnya. tak menyangka bahwa pemuda yang sejatinya ingin dia usir dari tokonya namun urung karena alasan Wajah,tiba tiba menyentuhkan telapak tangan pada keningnya.


"Tidak apa apa?? " ucap Wu Jian pelan, tanpa merasa lancang dan memandang wajah wanita yang di sentuhnya kini memerah seperti tomat matang.

__ADS_1


"Hei kau??? apa yang kau lakukan pada wanita ku sialan??? "


Swoooosssss.....


BAAAAMMMMM.........


Seorang pemuda tiba tiba datang dan menyerang Wu Jian saat melihat apa yang di lakukan oleh patriak sekte Banteng Api itu.


Namun,,, Justru si pemuda yang menyerang Wu Jianlah yang terlempar jauh oleh gelombang kekuatan seranganya sendiri.sedangkan Wu Jian tak bergeser satu sentipun.


"Nona?? apa dia pejantan mu? " ucap Wu Jian sambil menunjuk pemuda yang kini mengerang kesakitan.


"ee... penjan.. tan?? oh,, bukan... dia bukan pejantanku!! " timpal si wanita.


"Lalu? siapa dia?? " Wu Jian seperti tengah mencari alasan untuk membunuh pemuda yang menurutnya kurang ajar itu. namun si wanita segera memberitaukan identitas dari pemuda tersebut.


"Dia adalah tuan muda Gin Bao, putra sulung dari tuan kota Gin Sul,??? "tuturnya.


" Baiklah, berarti dia masih berhak hidup untuk kali ini!! oh iya,,, namaku Qian Shan,jika Nona memang memaksa ingin mengenalku!! "ucap Wu Jian sambil menangkupkan tangan.


" Namaku Ning Shui dan kebetulan,aku adalah pemilik toko persenjataan ini, tuan muda!! "ujarnya, sekalian mempromosikan tokonya pada Wu Jian.


Tak lama,Gin Bao menghampiri keduanya dgn langkah terhuyung.


" Gin Bao telah menyinggung senior!! "ujarnya sembari menjurah hormat pada Wu Jian dan mengakui kesalahannya.


Wu Jian langsung tersenyum sekaligus di buat terkesan oleh sikap jantan dari Gin Bao yang menyadari kesalahan yang di buatnya.


" Sudahlah!!! lagi pula,di sini kau yang terlihat membutuhkan pertolongan! "seru Wu Jian lalu menembakan sedikit energi untuk memulihkan kondisi Gin Bao.


" Baiklah Nona Shui! sekarang katakan, apa kau memiliki bahan untuk menempa senjata? "selesai dgn Gin Bao, Wu Jian beralih pada Ning Shui menanyakan apa saja yang di tawarkan oleh toko persenjataanya.


" Untuk bahan penempaan senjata, toko kami memiliki beberapa pilihan dgn stok gudang yang cukup banyak Tuan Muda! dan,,, sebaiknya anda masuk ke dalam agar bisa langsung memilih bahan apa saja yang anda perlukan! "ajaknya.

__ADS_1


Wu Jian tak menolak, ia pun masuk ke dalam toko dgn Gin Bao yang mengekor di belakang.


" Saudara Bao? apa kau juga sedang mencari senjata?? "


"m.. benar senior,aku memang sedang mencari senjata yang sesuai! " jawab Gin Bao pada Wu Jian.


"Kalau begitu,sebaiknya kau mencari sebuah pedang dgn bilah lebar dan besar, seeprtinya kau akan cocok dgn pedang jenis itu, mengingat dari kekuatan mu saat menyerang tadi!! " seru Wu Jian memberi saran.


Gin Bao pun mencari senjata yang di sarankan oleh Wu Jian, dgn di dampingi oleh seorang pelayanan, sedangkan Wu Jian melanjutkan melihat berbagai bahan senjata yang di carinya.


Selang beberapa waktu setelah lama mencari......


Deg...


Tiba tiba Wu Jian merasakan banyak aura membunuh, namun tidak ia tak tau di arahkan pada siapa. segera Wu Jian menggunakan persepsinya untuk memeriksa pemilik aura trsbt.


"Gin Bao? " gumamnya,lalu kembali mecoba bersikap acuh tak perduli dengan aura yang dia rasakan.


"Senior, aku sudah mendapatkan senjata yang sesuai saran senior! terimakasih!!! dan Nona Shui, aku akan tetap menunggu jawaban iya dari mu! aku pamit sekarang"tutur Gin Bao pada Wu Jian dan Ning Shui, yang memang sedari lama putra sulung si Tuan kota itu menyukai Ning Shui.


"Nona Shui, menurutku Gin Bao adalah pemuda yang cukup bertanggung jawab! kenapa anda tak menerimanya saja?! " ucap Wu Jian yang sedikit ikut campur pada urusan pribadi Ning Shui.


Namun Ning Shui tak merasa keberatan dgn perkataan Wu Jian...


"Anda benar Tuan Muda! Gin Bao memang pemuda baik dan bertanggung jawab! aku tak pernah menolak, namun aku juga tak pernah bilang iya,, hanya saja, aku menunggu hingga ibu dari Tuan Muda Gin Bao memberikan restunya! "jawab Ning Shui menyampaikan alsanya.


" Sayang nya,,, mungkin Nona akan kehilangan Gin Bao, karena saat ini banyak sekali orang orang yang mengincar dan mencoba membunuhnya! "


"Apaaaaa?? " teriak Ning Shui, lalu melesat mengejar Gin Bao tanpa memperdulikan Wu Jian yang saat ini terkejut karena merasakan aura Ranah Raja tahap menengah dari Ning Shui.


"Gin Bao,, ibumu terlalu bodoh jika tetap tidak memberikan restunya!! " gumam Wu Jian lalu keluar dari toko senjata mencari jejak arah lesatan aura Ning Shui dan Gin Bao.


Swoooooosssssssssssss

__ADS_1


__________________


__ADS_2