
Benar saja, Wu Jian terpental akibat aura yang di ledakkan Kang Zi Shen.segera, Kang Zi Shen memanfaatkan peluangnya pada hempasan Wu Jian dengan melancarkan serangan tak berjeda menggunakan senjatanya.
Buak... buak... bukak...
Srrttt..... Slasshhh.... BAMMMM...
Tubuh Wu Jian di hantam dengan variasi serangan oleh Kang Zi Shen. Patriak Sekte Banteng itu sesekali menangkis serangan senjata yang mengarah pada leher dan matanya, namun berulang juga ia harus membiarkan bagian tubuh lainya terhantam oleh tinju dan tendangan serta serangan energi Kang Zi Shen.
"Medan api dan es....!!! "
BOOOOMMM
Gerakan Kang Zi Shen melambat, ia terlalu ceroboh tak memperhitungkan hal yang dapat di lakukan oleh Wu Jian untuk menahan serangannya.
"Giliranku,,,!!! " Wu Jian menyeringai jahat ke arah Kang Zi Shen.
Swoooosssssss......
Sraaaakkkhhhhh.....
Hal pertama yang di lakukan Wu Jian melancarkan serangan adalah menebas kedua tangan Kang Zi Shen.
"aarrgghh... sial! " jerit Kang Zi Shen, sembari berusaha lepas dari dampak medan api dan es yang memperlambat gerakannya selain dari efek panas dan beku dari teknik tersebut meski kini tanpa kedua lengannya.
Di sisi lain, Zhang Luo Shen yang menyaksikan Kang Zi Shen sedang dalam krisis sangat ingin membantu, namun He Shang adalah lawan yang tak bisa di hindari dengan mudah.
"Kau memiliki pertarungan mu sendiri bocah campuran!! biarlah jika dia mati,bukankah tak lama lagi kau pun akan bernasib sama sepertinya?? " ucap He Shang meremehkan Zhang Luo Shen.
__ADS_1
Kegeraman nampak di wajah Zhang Luo Shen,namun ia pun begitu ingin membantu Kang Zi Shen yang kini tertekan oleh serangan Wu Jian.
"kau tidak layak, Tian He Shang?? "
"Hohohooo.... kau akan membuktikanya sendiri nanti, bocah campuran!! "
DUUUUAAAAARRRRRR.......
Di saat He Shang dan Zhang Luo Shen saling serang dgn kata dan pedang,sebuah ledakkan besar menggema dan itu berasal dari tempat pertarungan Wu Jian.
"Kang Zi Shen...!!!! " Zhang Luo Shen berteriak.
Yang pada akhirnya,setelah melakoni banyak banyak pertukaran,Kang Zi Shen harus mengakui bahwa seorang Wu Jian memang lebih kuat darinya.
Tubuh Kang Zi Shen di ledakkan menjadi kepingan es dan sebagian lainya menjadi abu yang terurai bersama hembusan angin.
Sang Patriak Banteng Api berdiri gagah di atas udara dengan kondisi bertelanjang dada dan bercelana pendek compang camping. rambutnya tergerai, berkibas kian kemari oleh hembusan angin yg menambah kesan tegas,Pedang di genggamannya tetap kuat tak mengendur,nafasnya naik turun namun normal.
Wu Jian menengadah langit menatap arak arakan awan yang saling berkejar lamban.sorot matanya kini tenang dan tak lagi nampak manik kelam berdendam.
Untuk beberapa saat,ia menikmati hal itu sebelum serangan lain datang mengarah padanya.
"Haizzzz..... " keluh Wu Jian sembari mengayun pelan pedang apinya untuk menepis serangan energi yang datang entah dari mana.
BAAM....
Wu Jian tak terlalu menanggapi sosok yang melancarkan serangan tadi, ia justru menyapu semua medan pertempuran dan mengunci pada satu sosok.
__ADS_1
"Zhang Luo Shen?! "
Zzzzppppp........
"Datanglah pemuda keparattt!!! " seru Luo Shen yang merasakan aura Wu Jian mengarah cepat padanya dengan aura membunuh.
"Tian He Shang??? Aku memintamu untuk membantu orang orang ku!! biarkan Jendral Ras kaisar sialan ini menjadi bagianku!! " seru Wu Jian seakan memberi perintah tegas pada He Shang.
Dan Benar saja, He Shang tidak Terima dirinya di perintah,, "Jangan pernah sekalipun kau memposisikan diri seakan kau adalah tuanku,pemuda sial!"
"Kau sudah kuberi dua pilihan, bukan??? maka kau jangan pernah memaksa meminta pilihan ketiga! " ujar He Shang dengan wajah geram.
Namun bukan Wu Jian jika tak dapat menekan He Shang,,, "Iblis putih jadi jadian!? dengarkan aku!! sejak awal aku sudah memutuskan pilihan ku, kau tak perlu bertingkah seolah ini adalah pertarunganmu sepenuhnya,sialan!! "
"Aku tidak sedang memberi perintah!! tapi aku memberimu kesempatan untuk membantai ras campuran ini lebih banyak!! " Seru Wu Jian dgn bentakan.
"Cih,,, dasar musang!! kau bisa saja memberi alasan yang tak bisa ku tolak!! Sisakan jantung bocah campuran keparat ini untukku, ingat itu!!! " ucap He Shang tak kalah membentak.
Di titik lain, Zhang Luo sudah tak dapat menahan kecamuk amarahnya pada kedua musuhnya trsbut.
"Apa yang kau tunggu,jendral??? apa kau mau mati berdiri seperti itu?? " tantang Wu Jian.
"Sialannn!!!! " Teriak Zhang Luo Shen
Sementara Wu Jian menarik sudut bibirnya,,, "Kau hanya hal lain dari yang bisa ku ceritakan kelak, Zhang Luo Shen! "
Swooooooossssssssss.....
__ADS_1
__________