Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)

Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)
Dendam Patriak Liang


__ADS_3

Kuil 7 Langit......


"Izin melapor tetua Lun!? " E Luo, tetua bagian informasi kuil 7langit menghadap Wakil biksu kepala, Lun Cha.


Lun Cha yang sedikit heran dgn Tetua E Luo, yang biasanya sangat jarang mendatangi aula kuil utama pun menyambut nya.


"Tetua Luo, apa yang ingin anda laporkan? katakanlah!! " seru Lun Cha.


E Luo menggeser tubuh ke arah Patriak Liang, yang merupakan patriak dari sekte kelelawar merah.


"Ini tentang sekte kelelawar merah! bagian informasi kami, baru saja mendapatkan kabar kalau sekte yang di pimpin patriak Liang mengalami kehancuran! "


Degg........


Semua orang tertegun, terlebih patriak Liang dan 4 tetuanya, mereka langsung berdiri dgn tubuh bergetar dan tak bisa berkata kata.


"Maaf jika saya harus menyampaikan hal ini, saudara Liang?! namun sekte Anda kini telah rata dgn tanah,bahkan sebagian gunung kelelawar telah longsor dan mengubur seluruh Wilayah sekte anda!! " ujar E Luo. yang tetap tak mendapat tanggapan dari Patriak Liang selain wajah yang menggelap dgn tangan yang mengepal keras.


"Saudara Luo? mohon katakan!!! kekuatan mana yang bertanggung jawab atas kehancuran sekte ku?? " ucap Patriak Liang dgn bibir bergetar.


Ia terlihat bersusah payah menahan kecamuk amarah pada jiwanya, namun tak terlampiaskan. sementara, Luo mulai menyampaikan informasi dengan pelan.


"Ban... teng.... a.. pi??!!! " ucapan Liang terbata karena saking marahnya.aura membunuh merembes dari tubuhnya lalu....


Swoooooosssssssss..............


Tanpa berkata apapun, Patriak Liang melesat terbang secepat kilat meninggalkan pertemuan di aula utama kuil 7langit.


4 tetua lainya pun melakukan hal yang sama.mereka segera menyusul patriak Liang yang pergi dengan amarah puncaknya.


Di lain pihak, E Luo manatap Lun Cha dgn tatapan kebingungan. tetua di bagian informasi itu seperti meminta pendapat dari Lun Cha, namun ia sendiri hanya bisa menggelengkan kepala.


' kanapa dari semua orang kuat ini seperti tak berniat membantu saudara Liang?? ' pikir E Luo, yang kini baru paham ttg kelemahan dari aliansi bentukan Kuil 7Langit.yang seakan tak memiliki solidaritas dalam beraliansi.


"Baiklah tetua Lun?! aku pamit kembali ke gedung informasi sekarang!? " tandas E Luo, yang akhirnya memilih kembali ke tempatnya.


"m... " Wakil Lun Cha mengangguk dan mengizinkan E Luo kembali ke gedung bagian informasi.


Hanya saja, se usai kepergian E Luo,,, tak terdengar satupun dari mulut siapapun yang berada di ruangan itu yang menyoal tentang Patriak Liang dan sekte kelelawar. yang padahal, E Luo sudah jelas jelas menyampaikan semua informasi yang dia Terima, bahwa yang bertanggung jawab atas kehancuran sekte kelelawar adalah murid elit dari sekte banteng api.yang merupakan rival dari kuil 7langit sekaligus aliansi.


*

__ADS_1


*


Kota Shu Nang,10 km memasuki batas wilayah sekte Banteng Api......


Zhepppp........


Patriak Liang berdiri diam di udara menatap geram ke arah jauh bangunan sekte Banteng Api yang terlihat megah.ia terlihat berfikir sebelum menuntut perhitungan pada sekte Banteng api yang dia anggap telah sangat berani menyinggung hingga menghancurkan sekte yang telah di bangunya dgn susah payah.


Tubuh Patriak Liang masih di selimuti luapan aura membunuh, akibat amarah yang memuncak. pun dgn 4 tetua lainya.


Swoooooooosssssss...........


Tak lagi dapat menahan, patriak Liang akhirnya mengambil keputusan terpenting, yaitu berniat menyerang sekte Banteng api,untuk membalas apa yang di lakukan oleh beberapa murid elit sekte tersebut pada sektenya.


Namun ketika posisi patriak Liang dan 4 tetuanya hanya berjarak 5 km dari wilayah sekte....


Swooooosssssss..........


Tiga dari 12 murid utama Wu Jian, mencegat Patriak Liang dan 4 tetuanya.





"Pak Tua? dari aura mu, sepertinya kau memiliki maksud buruk? katakan!! apa tujuan mu adalah sekte Banteng api? " Yang Quan memilih bersuara dan bertanya pada Patriak Liang. namun baginya yang berada di ranah kaisar tahap puncak tingkat 6,aura membunuh dari Patriak Liang masih di anggap seperti angin.


Patriak Liang memasang wajah benci pada ketiganya,ia terlihat sungkan bersikap ramah karena kadung dendam.


"Apa kalian bertiga bagian dari sekte Banteng Api? " ucap Patriak Liang.


Lang Du yang berada di posisi kanan Yang Quan pun menjawab...


"Benar! kami bertiga adalah anggota sekte Banteng api, yang bertugas menjaga seluruh kawan ini!! " ujarnya menimpali Patriak Liang.


Patriak Liang menyeringai saat tau kalau tiga pemuda yang ada di hadapannya saat ini adalah anggota dari sekte Banteng Api.


"Bagusss!!! kalau begitu, kalian adalah menu pembuka bagi dendam ku!!! " bisik Patriak Liang dengan energi penekanan.


BAMMMMMMMM.........

__ADS_1


Patriak Liang benar benar serius dan tek terlihat ingin bermain main.ia bahkan langsung menggunakan teknik terlarang sektenya, yaitu perubahan iblis kelelawar merah.


GERRRRR........



'Saudara? sepertinya pak tua ini adalah patriak dari sekte kelelawar merah? ' ucap Ma Lei melalui pesan jiwa pada kedua saudara nya.


'm.. kau benar saudara Lei, saya yakin kedatanganya adalah menuntut balas pada murid Ban Xiao dan lainnya' jawab Lang Du.


Ketiga murid utama patriak muda itu sama sekali tak terlihat gentar meskipun Patriak Liang berada Di ranah puncak. karena ketiganya tau, kalau kekuatan Patriak Liang dikarenakan oleh penggunaan teknik terlarangnya.


"Pak Tua?! kami tiga Banteng, dengan senang hati menyambut dendam anda dan akan memperlakukan anda dgn selayaknya,, bersiaplah!!! " seru Yang Quan, sembari mencabut pedang besarnya.


Swooossss.........


Lang Du dan Ma Lei melesat ke arah lain untuk meladeni empat tetua, sementara Yang Quan akan menghadapi Patriak Liang.


"Entah apa yang membuatmu begitu bodoh hingga tak menganggap sebuah kekuatan sejati dari kelelawar iblis merah?! tapi karena kau telah menyambut dendam ku! aku pastikan memberimu kematian cepat! " ucap Patriak Liang.


Yang Quan menanggapi ucapan itu dengan sebuah senyuman lalu berkata...


"Jika Ranah Kaisar tahap puncak tingkat 8 yang bersebab karena sebuah teknik terlarang di anggap kekuatan sejati.....??? "


BAAAMMMMMMMMM......


"Lalu kekuatan Kaisar tahap puncak tingkat 6 ku, yang tanpa perlu menggunakan teknik terlarang ini kau anggap Apa??? " ujar Yang Quan seusai meledakkan aura basis kultivasinya yang meledak ledak.


Patriak Liang yang dalam teknik terlarangnya tentu tak merasa gentar merasakan aura puncak dari Yang Quan. sebaliknya, ia merasa sangat tertantang dan menjadi bersemangat untuk segera bertarung.


"Hahahaa...... menarik?!!! sangat menarik!!! akhirnya aku bisa memuaskan diri dalam pertarungan! "ujar Patriak Liang.


"Cih,,, kau berkata, seolah kau mampu!!!" timpal Yang Quan.


"Aku Patriak Liang,akan bertarung hidup mati denganmu keparat?!! "


"Hah.... sekarang kau dengar!! aku Yang Quan, murid utama sekte Banteng Api, menerima tantangan pertarungan hidup mati dari mu, Patriak Liang!! "


Ssswoooooooooosssssssss..........


________________________

__ADS_1


__ADS_2