Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)

Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)
Kematian Luo Shen


__ADS_3

' Namun bagaimanapun, kau telah membuktikan ucapan mu,Wu Jian! kau berhasil membentuk pasukan yang sangat kuat dari kalangan manusia biasa.kau tak perlu lagi membuktikan apapun untuk di katakan layak' Bisik Yan Guo membatin.


Matanya sama sekali tak beralih dari pertarungan yang masih berlanjut antara calon menantunya dan jenderal Zhang Luo Shen.sesekali wajahnya terlihat tegang, saat Wu Jian harus mendapat serangan telak dari Luo Shen,namun kemudian tangannya mengepal gemas tatkala Wu Jian mampu memberikan serangan balik.


"Mau apa kau sekarang,bocah! " Luo Shen merasa di atas angin saat ia berhasil mengekang tubuh Wu Jian dengan sebuah tali energi yang melilit di sekujur tubuh Sang patriak muda.


Wu Jian tak panik,ia sengaja membiarkan Luo Shen bersikap seolah sudah memenangkan pertarungan.


"Aku hitung sampai tiga, jika kau tak berhasil membunuh ku.maka kali ini, hitungan selanjutnya adalah tarikan nafas terakhir mu, jendral Kaisar semut! " tantangnya.


"Satu! " Wu Jian langsung mulai menghitung, sementara Luo Shen tampak mulai menganggap serius ucapan Wu Jian.


Ia mengeluarkan semua yang di milikinya kemudian memborbardir Wu Jian dengan kekuatan energi penghancur skala penuh.


"Dua! " dari gempuran sedahsyat itu, ternyata Wu Jian masih saja mampu menghitung bahkan dengan nada suara yang tak berubah.


Luo Shen menaikkan tensi serangan, ia menciptakan ribuan pedang, tombak, pisau dan bermacam senjata lainya yang terbentuk dari energi yang ia padatkan. tak hanya itu,Luo Shen bahkan menggempur Wu Jian dengan semua teknik jurus kitab kaisar yang ia kuasia.


Semua itu, Luo Shen kerahkan agar segera mendapatkan kemenangannya,nampak letupan dan dentuman meledak di titik tempat Wu Jian terkekang menciptakan goncangan dan daya merusak yang makin meluas.


Jika orang lain,sangat tidak mungkin akan selamat dari serangan sedahsyat itu, hanya saja dia adalah Wu Jian. inang dari tunas buah abadi.


"Tiga! "


Degg......

__ADS_1


Jantung semua orang seakan berhenti berdetak, kala mendengar suara Wu Jian yang masih mampu menghitung. tak terkecuali Yan Guo, yang sudah berkali kali mengancam calon menantunya itu agar tidak mati.


"Haizzz.... ternyata dia masih selamat! sial, kenapa juga aku mengharapkan menantu sialan itu tetap hidup, cih..! " Yan Guo segera bersikap seperti biasa. namun ia tidak sadar, bahwa setiap reaksi emosi dari sikapnya itu di awasi oleh dua wanita cantik yang berada sedikit jauh dari salah satu ruangan kapal terbang.


"Ayahmu benar benar aneh! " ujar salah satu dari dua wanita itu.


"Benar, ayah adalah lelaki yang memiliki cara berbeda dalam menyampaikan rasa pedulinya, tapi pria kita sudah sangat paham dengan sikapnya! " pungkas wanita satunya, lalu keduanya mengurai senyum.


Kedua wanita yang memiliki paras yang sangat cantik luar biasa itu adalah Nuwa dan Bing RouYu. keduanya tak nampak cemas meski lelaki mereka tengah melakoni pertarungan hidup mati. karena mereka yakin, Wu Jian bukanlah seorang yang mudah untuk dapat di kalahkan.


**


"He Shang, apa kau masih menginginkan jantung jendral semut ini? " tiba tiba, Wu Jian mengirim pesan jiwa pada He Shang yang berdiri tenang bersikap tak perduli dengan apapun.


"Ya,, sisakan jantungnya untukku! dan aku akan menukarnya dengan sesuatu yang mungkin saja akan menarik minat mu? " tukas He Shang menjawab pesan jiwa dari Wu Jian.


Wu Jian melesat dengan sangat cepat, keluar dari ledakan dan kepulan,ia kini tak lagi bertelanjang dada seperti sebelumnya. Sang Patriak Bantang Api itu kini mengenakan seragam kebesaran sekte dan menunjukkan bahwa diri nya adalah patriak dari sekte Banteng Api.


Wu Jian berdiri gagah,dengan rambut berkibas oleh hembusan angin,tangan kanan memegang Pedang api kaisar,cakram Es kaisar tak henti berputar mengitari tubuhnya.Pelindung benua biru itu menampilkan Wajah tampan dan tegas hingga membuat semua wanita dari berbagai pihak terbius dan terkesima.


"Luo Shen?aku sudah selesai mengenakan pakaianku dan itu adalah waktu yang telah aku berikan.apa kau sudah mencuci lehermu itu? "


"SOMBONG! "


swooossss....

__ADS_1


Trang.. tang.. tang


Wu Jian tak bergeser dari tempat nya berdiri.ia hanya sesekali berkelit dari tebasan pedang yang mengarah pada wajahnya.


Trinnnggg,,,,


Wu Jian menghentak lengan Luo Shen hingga pedangnya terjatuh dan menancap di tanah.


Kraakkkk......


Tangan Wu Jian berhasil mencengkram leher Luo Shen.namun Sang Jendral tak tinggal diam dan berusaha melawan dengan menghantamkan kedua pukulannya yang sudah di lapisi energi dengan membabi buta pada perut dan dada Sang patriak muda.


"Mati lah!!! "


"Cengkraman Naga kaisar iblis....! " jutaan pori pori tubuh Wu Jian membuka, menyerap energi langit dan bumi dengan rakus lalu terserap oleh Meridian dan terkonsentrasi pada kedua telapak tangan Wu Jian. bahkan semua orang dapat melihat kedua tangan Sang patriak muda itu memancarkan cahay ke emasan.


Semua mata terbelalak, dengan rahang terbuka lebar tanpa bisa bersuara menyaksikan sesuatu yang sangat luar biasa yang di tunjukan oleh seorang Wu Jian. seorang pemuda yang merupakan Sang Legenda, pelindung muda benua biru, pemimpin dari kalangan manusia biasa,Guru bagi 12 Banteng utama patriak dari sekte Banteng api dan seorang menantu dari Yan Guo,seorang keturunan langsung dari Zhu Xian Di Shen.


"Tidaaaaaaaaaaakkkkkk!!!!! "


BAAAAAMMMMMMMMM


Kepala dan Tubuh Luo Shen akhirnya benar benar di ledakkan oleh Wu Jian dengan kekuatan jurus cengkraman Naga kaisar iblis.


Namun, sebelum meledak,cakram es kaisar sudah lebih dulu mengoyak tubuh Sang Jendral dan Wu Jian Berhasil mendapatkan jantungnya meski dalam keadaan beku.

__ADS_1


"Selesai......! "


_____________________


__ADS_2