Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)

Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)
Ujian Murid


__ADS_3

Sesuai yg di harapkan Wu Jian! semua calon murid tak terlihat buru buru ataupun berebut untuk bisa menaiki tangga kaisar dan mereka semua memilih menunggu giliran dengan berbaris rapih.


20 calon murid,mulai menginjakkan kakinya di anak tangga pertama.


Tap.......


"Tekanan anak tangga pertama ini seberat empat karung gandum?! "ucap salah satu calon murid yang mengukur berat tekanan pada anak tangga pertama.


Dan memang jika di ukur menurut berat barang. maka tekanan yang terdapat pada setiap anak tangga adalah 4 karung gandum atau 2 kwintal. yang artinya,untuk mendapatkan seragam dan lencana sekte Banteng api, mereka semua harus menahan tekanan seberat 4ton hingga sampai di anak tangga ke 20.


Semakin banyak tangga, maka tekanan berat pun akan bertambah sesuai tekanan berat di kali 4 karung gandum atau 2kwintal.


Baris pertama berhasil menaiki anak tangga ke tiga,lalu para prajurit yang bertugas meminta pada calon murid di baris kedua untuk memulai selanjutnya dan seperti itu seterusnya.


Di lain sisi, para orang tua harap harap cemas melihat anak mereka berjuang untuk mendapatkan kelayakan menajdi murid sekte Banteng api.


Begitupun anak cucu para bangsawan yang akhirnya mereka memilih menjalani ujian kelayakan dan tidak memanfaatkan posisi mereka, setelah mendengar pendapat dari Wu Jian pada pertemuan tempo lalu.


Mereka tak ingin memanjakan anak cucu,sebab kelak! merekalah yg harus memilih jalan hidupnya sendiri.


Berbeda dengan para keluarga bangsawan. puluhan patriak yang hadir untuk menemani wakil sekte mereka mendaftar sebagai calon murid sekte Banteng Api, di buat kagum dengan metode ujian penerimaan murid sekte Banteng Api.


Mereka sangat terkesan...


"Patriak Eng, meskipun mereka gagal dlm ujian tangga kaisar, namun mereka tetap mendapatkan ke untungan dari ujian ini, lihatlah!! aura penekanan itu sejatinya untuk menempa tubuh, tulang dan jiwa sekaligus! apakah ada yang seperti ini selain di sekte Banteng Api?? " tutur patriak Ji, pada patriak Eng sekte Tongkat Bumi yang sebelumnya bertarung dgn Wang Xuan.


"Anda benar saudara Ji! setidaknya,setelah mereka berhasil menaiki tangga kaisar, mereka akan langsung bisa merasakan manfaatnya!! patriak muda itu benar benar memiliki cara luar biasa"


"Dia tetap memberi manfaat walaupun nantinya jika ada calon murid yang gagal dan tak lolos! " ujar patriak Eng.


Kepala keluarga Ling, yng kebetulan duduk tak jauh dari Patriak Eng, sempat mendengar obrolan kedua nya.Ia hanya menggangguk dan memahami tujuan dari ujian tangga kaisar ini.


"Beruntung,aku mendengarkan perkataan Tuan Muda Qian! ternyata seperti itu?? haisss..... anda benar benar susah di tebak! " gumam Ling Quan.


krakk.....


"Arrggghhhhh...........! "


Tiba tiba, salah satu calon murid berteriak keras,membuat semua pendamping berdiri dari kursinya.


Calon murid tersebut masih berada di anak tangga ke 18masih butuh dua anak tangga lagi untuk bisa mendapatkan seragam sekte.


Namun ia terlalu memaksa batas kemampuan dan tak sanggup menahan tekanan hingga mendapatkan luka patah kaki.

__ADS_1


"Ma Lei?! turunkan dia!! " seru Wu Jian yang melihat ada salah satu calon murid yang terluka.


Tak butuh waktu lama, Ma Lei melesat dan menjemput calon murid tadi, yang kemudian langsung mendapat perawatan dari Ma Lei.


"Sementara ini,kau duduklah!!" seru Ma Lei, setelah memberikan pertolongan.


"Terimakasih tuan muda Ma?! " ucap calon murid tersebut.


"m.. tak apa! jangan patah semangat,jika kau gagal hari ini?! kau ambil kesuksesan esok! mengerti? " ujar Ma Lei memberi semangat.


"Mengerti Tuan Muda! aku pastikan. aku tidak akan menyerah dan akan kembali menaiki tangga langit besok! " ucapnya dgn semangat.


Ma Lei pun akhirnya memilih mengamati jalanya ujian di tempat itu, khwatir ada calon murid lainya yang gagal.


Namun tanpa sadar, perlakuan luar biasa yang di tunjukan Ma Lei pada calon murid yang gagal itu menciptakan kesan luar biasa pada semua pendamping yang masih duduk di tempatnya.


"Lihatlah!! mereka benar benar memiliki sikap tanggung jawab.bahkan memberikan semangat pada calon murid yang gagal itu!! "


"Kenapa sekte Banteng api tak berdiri dari dulu?! "


"Sungguh, semua tuan muda itu memiliki sikap yang patut di contoh! "


"Mereka adalah calon menantu idaman!"


"m.. di antara 12 tuan muda,semuanya bersikap sama! tidak ada yang merasa paling kuat dan menjadi pemimpin!! "


"benar, jika ada yang berani menyinggung salah satu dari mereka, artinya mereka menyinggung semuanya"


Berbagai ungkapan terlontar dari mulut semua orang yang menyaksikan jalanya ujian penerimaan murid, yang semuanya memuji Sekte Banteng Api.


Di atas panggung tempat patriak dan tuan muda berdiri.....


Wajah Wu Jian menoleh bolak balik mengikuti sorot tajam mata Wang Xuan yang tengah mengunci tatapanya pada salah satu calon murid wanita yang memakai cadar.


Sebelumnya, Wu Jian merasa heran.. namun kelamaan ia mengerti kalau Wang Xuan sepertinya tertarik dgn wanita yang tengah bersusah payah menaiki satu persatu anak tangga, yang wajahnya tertutup oleh cadar.


"Ck... dasar pejantan muda!! " cletuk Wu Jian, yang samar samar di dengar oleh Wang Xuan.


"e.. iya guru? guru tadi bilang apa?? " ucap Wang Xuan mengira Wu Jian mengajaknya berbicara.


"Tidak.... aku cuma sedang memperhatikan calon murid yang memakai cadar itu!! " tutur Wu Jian menunjuk dgn dagunya pada Wang Xuan. patriak Banteng Itu mulai dgn ke isenganya pada Wang Xuan.


"Iya guru, kenapa dgn calon murid bercadar itu?? " tanya Wang Xuan penasaran.

__ADS_1


"Tak apa!! tapi menurutmu,, apakah dia cantik?? "


"Sangat guru,dia.....???? " Wang Xuan langsung memotong ucapanya lalu sedikit menundukan wajahnya karena merasa telah terjebak.


"Hehee..... sepertinya kau mengenalnya?? padahal wajahnya sudah tertutup rapat? apakah dia seorang Nona dari keluarga bangsawan?? " Wu Jian semakin menyelidik.


"ee... dia adalah Ling Yin guru, cucu tuan Ling Quan dan putri dari tuan Ling Fan" jawab Wang Xuan dgn suara pelan. memberikan identitas dari wanita trsbt.


"Baiklah!! jika ia lulus, aku akan langsung melamarnya! "


"Apaaaaaa??? " teriak Wang Xuan yang membuat semua saudara nya mengalihkan tatapan padanya.


"Xixixi...... apa yang kau pikirkan murid sialan?? aku melamarnya untuk mu! aku hanya kasian pada mu. selama ini kau hanya fokus pada pelatihan dan lupa kalau lelaki harus memiliki pasangan!! " Wu Jian terkekeh.ia merasa puas dgn ekpresi muridnya yang kini tertegun.


"Haisss... guru ada ada saja!! " gumam Wang Xuan, lalu kembali bersikap biasa.


Merekapun akhirnya kembali mengikuti jalanya ujian, yang kini mulai banyak calon murid yang benar benar merasakan tekanan.mereka sekuat tenaga bertahan, tak perduli dengan keringat bercucuran yang membasahi wajah dan tubuh mereka.


"Aku harus kuat! aku takan mengecewakan kakek!! " Ling Yin, gadis incaran Wang Xuan tak henti menyemangati diri.


Tekad cucu dari Ling Quan itu sangat besar, meski kini dirinya telah melewati tangga ke 38.yang artinya, gadis itu sudah layak mendapatkan seragam sekte Banteng api.


Namun gadis itu belum puas! Ling Yin ingin mengetahui batas kemampuan dan potensi pada dirinya melalui ujian tangga kaisar itu.


Sementara, Ling Quan yang menatap bangga pada cucunya Ling Yin, terus meneriakan kata kata untuk memotivasi cucunya.


"Keluarkan semuanya, cucuku!! katakan pada dirimu, kau tidaklah lemah! katakan pada tekadmu, kau mampu!! dan katakan pada tujuan mu, kau akan sampai di sana!! " teriak Ling Quan, yang tak memperdulikan perhatian semua orang. yang akhirnya apa yang di lakukan oleh Ling Quan, di ikuti oleh para orang tua dan kerabat semua calon murid yang berjibaku menaiki ujian Tangga Kaisar.


"Lihatlah,bagaimana mereka menunjukkan kepedulian pada anak cucu dan kerabat mereka!! indah bukan??? " tutur Wu Jian pada semua muridnya.


"m... " angguk semua murid Wu Jian setuju dgn pendapat gurunya.


Satu persatu dari mereka akhirnya dapat melewati anak tangga ke 20 sebagian yang lain masih berusaha menaiki anak tangga lebih tinggi, namun tak sedikit pula yang akhirnya mengangkat tangan dan memilih mengulanginya esok hari.


Haru, sedih gembira semua suasana yang memancing emosi melengkapi ujian penerimaan calon murid sekte Banteng api.


Tidak di pungkiri, bahwa metode yang di gunakan Banteng api adalah metode terbaik sepanjang sejarah daratan tengah dalam hal ujian penerimaan calon murid.


Dan hari pertama ujian penerimaan calon murid Banteng api pun di akhiri,yang kemudian Wu Jian meminta pada semua murid yang lolos untuk menerima lencana. Namun mereka tetap di minta pulang, selama ujian masih berlangsung.


Di hari pertama itu,,,Tidak ada satu wajah kecewa pun tergambar pada raut para calon murid meskipun gagal. Sekte Banteng Api telah sukses menyematkan tekad dan semangat pada hati mereka semua untuk terus mencoba dan berusaha.


Kepulangan mereka semua membawa pesan dan cerita untuk semua orang yang sebelumnya tak berminat mendaftar.

__ADS_1


Hingga kabar tentang metode ujian penerimaan murid sekte Banteng Api yang lebih banyak manfaat, di dengar oleh Kaisar Ban.


________________________


__ADS_2