Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)

Sang Legenda 2(Kebangkitan Ras Kaisar)
Pengabdian Tuan Kota


__ADS_3

"Tandukan Sang Banteng...!!! "


Pedang mengayun lembut,dengan Xi Nan yang seperti menari.Sulur sulur Energi sekitar terserap rakus oleh pedang dari sang Banteng.


Chuuuwwwww............


Energi pedang di kerahkan dan melesat dgn sangat cepat menerjang siapapun,daya rusak yang sangat kentara mengantarkan setiap tubuh yang terjangnya menjadi abu.


Sementara lesatan energi dari jurus tandukan sang Banteng seakan bermata dan terus mengejar Gao shen yang menjadi terget.


Sang Penjaga segel kutukan merasakan tubuhnya bergetar, ia berfikir menghindar namun sudah tidak mungkin.memilih berbalik lalu membentuk susunan formasi segel pun percuma.ia hanya bisa bertaruh dgn satu teknik terakhir untuk menghalau serangan dahsyat yang tak terlihat urung ke arahnya... "Sayap kaisar menghempas iblis....Hyaaaaaa!!! " dua sayap membentang,dari setiap kepakannya menciptakan gelombang energi dengan kekuatan yg juga sangat besar.


Gao Shen tidak ingin mati tanpa perlawanan akhir,meski sadar ia takan mampu, yang akhirnya...


BLAAAAMMMM.....


Pancaran cahaya dari serangan Xi Nan merambat perlahan menerpa setiap mili senti melahap kulit, daging tulang dan semua hal pada Gao Shen menjadi abu lalu mengurai bersama hembusan angin.


Tak terdengar teriakan dan wajah penyesalan dari seorang Gao Shen.iya seakan bangga dengan kematian yang membawanya dari sebuah pertarungan yang ia anggap layak di tukar dgn nyawa.


BOOOOMMMMM....


Ledakan besar mengakhiri perlawanan seorang Gao Shen, sang penjaga segel kutukan Ras Kaisar.ia tewas di tangan Xi Nan,salah satu murid utama dari seorang guru muda bernama Wu Jian.


"Fyuuuhhh.....!! " Helaan nafas membuat seorang Xi Nan merasa sedikit lega, terlebih pertarungannya sedikit menguras tenaga.


"Guru?! aku dan saudara saudara ku, akan selalu memberikan yg terbaik untuk sekte dan daratan tengah ini dan hanya kematian yang menghentikan kami!! " bisik Xi Nan menatap jauh ke pertarungan Wu Jian yang belum Usai.


*


*


"Entah bagaimana nasib daratan tengah ini, tanpa adanya peran dari sekte Banteng?! " Kaisar Ban Qisao mengepalkan tangan,karena selama dua minggu terakhir ia tak bisa istirahat dan bersikap tenang akibat bencana yang di bawa oleh ras kaisar pada daratan tengah yg ia pimpin.


"Bagaiman putra dan putriku?? apakah mereka ikut terlibat dalam pertempuran itu?? " tanya sang kaisar pada seorang kasim.

__ADS_1


"Izin menyampaikan yang mulia?! Putra dan putri Mahkota,ikut terlibat dalam pertempuran itu sampai pada hari ini! Putra Mahkota bahkan memimpin pasukan murid elit sekte Banteng Api bersama Tuan putri di dalam pasukannya! " pungkas sang kasim melaporkan.


Kaisar Ban Qisao menampakkan wajah tegas,Ia merasa bangga dgn putra dan putrinya yang akhirnya menjadi seorang petarung dan kultivator sejati. meski di sisi lain,sang Kaisar menaruh harapan untuk masa depan Kekaisaran Ban pada putra dan putrinya.


"Sampaikan titah ku pada semua jendral dan komandan pasukan, untuk mengevakuasi semua warga dari wilayah pertempuran! juga kirimkan bantuan logistik, obat obatan dan lainya ke tempat tempat penampungan warga!! " seru Sang Kaisar dengan suara tegas.


Semua petinggi berdiri dari kursi,, "Titah yang mulia akan kami laksanakan!! " seraya membungkuk seusai menjawab titah sang kaisar dan Tak berselang lama, mereka semua keluar meninggalkan sang kaisar bersama sang kasim.


*


*


Sekte Banteng Api.....


Dengan segala upaya, akhirnya Tetua Ryu dapat menyelesaikan pengerjaan kapal terbang nya.ia pun sudah menguji coba kelayakan terbang kapal buatannya dan berhasil dengan sangat baik.


"Saatnya aku menagih pada kalian!! saatnya juga aku memberikan kontribusi pada sekte Banteng Api ini yang sudah baik pada keluargaku" bisik Ryu Ma dgn pikirannya yang hanya dia sendiri yang tau.


Tetua Ryu Ma, memasukkan kapal terbangnya ke cincin ruang,lalu meminta kepada semua murid maupun beberapa tetua meninggalkan gedung akademi transportasi sementara dirinya pergi ke salah satu ruangan, dimana terdapat sebuah portal di sana.


*****


Kota Ba Lie, Kota Jung Ga, kota Hao Lan, kota Tze dan beberapa kota lainya sudah rata dengan tanah! tak lagi nampak satu pun bangunan mau pun pepohonan,semuanya hanya akan menjadi sejarah.


Masing masing tuan kota, berjibaku dalam pertarungan hidup mati menekan gempuran ras kaisar yang makin kesini, tiada habisnya.


"Entah sampai kapan daratan tengah mampu bertahan?? lihatlah! mereka berdatangan seperti semut dari sebuah lobang yang tak bisa di hancurkan! " ucap Ba Xian, tuan kota Ba Lie seraya menatap jauh ke arah portal dimensi yang menjadi pintu masuk bagi ras kaisar.


Ia tak sendiri,di samping Ba Xian berdiri beberapa tuan kota lainya yang mengarahkan pandangan mereka ke arah yang sama... "Tidaklah penting kita berfikir ttg akhir dari daratan tengah ini, saudara Lie! yang perlu mereka ingat kelak,, adalah bahwa kita sudah memberikan semuanya untuk daratan ini!! " timpal tuan Jung.


Tuan kota Hao Lan pun tak ingin ketinggalan. ia pun berkata.. "Apa yang saudara Jung katakan benar, saudara Lie! dan lihatlah, bahwa kita tidak sendiri! ribuan tokoh kuat daratan tengah ini sekarang tengah membahu seperti kita yang tak ingin daratan ini menjadi sejarah! " pungkasnya.


"Beruntung daratan ini memiliki kekuatan seperti sekte Banteng api,lihatlah!!!mereka menyambut hangat kematian dgn cara nya,karena sambutan itu,,,bahkan kematian seperti enggan menarik nyawa dari setiap murid murid sekte itu! " Sahut Tuan Tze.


"jika aku selamat dari pertempuran ini,, kota Ba Lie sepenuhnya akan aku serahkan pada sekte Banteng Api, itu adalah sumpahku!! "

__ADS_1


Swoooosssss.......


Ba Xian melesat se usai bersumpah. ia menerjang medan pertempuran bergabung dengan pasukan elit yang di pimpin Ban Xiao.


Tuan kota lain yang tak mau ketinggalan, mereka semua pun membabad lawan mereka dgn sengit. meski ranah mereka hanya berada di tahap raja.


"Bukankah kalian para tuan tuan kota?? " Ban Xiao memicingkan mata melidik Ba Xian dan lainya.


"Benar anak muda, kami adalah tuan tuan kota! aku sendiri adalah Ba Xian, tuan kota Ba Lie yang kini sudah hancur! " ujar Ba Xian sembari menangkis serangan serangan lawan.


"M... baguss!!! tuan Ba Xian, nama ku Ban Xiao! "


Degg.....


Ba Xian tertegun kaget,mengetahui identitas dari Ban Xiao hingga membuatnya lengah.


"Awassss......!!! "teriak Ban Xiao gegas melesat melewati Ba Xian menerjang serangan yang datang ke arahnya.


Swoooossss..... ... Boom


Beruntung, Ban Xiao berhasil menepis serangan kuat yang hampir menghantam tubuh Ba Xian.sang putra mahkota itu menatap tajam Ba Xian lalu mengingatkan... " Tuan Ba Xian, dalam pertarungan hidup mati, terlebih pertarungan sebesar ini?! lawan hanya menunggu kau lengah dalam sekejap saja dan itu sudah cukup untuk mengakhiri perjuangan anda! fokuslah!!! "seru nya dgn nada tegas, lalu beralih ke lawan lainya.


" Pangeran?! "bisik Ba Xian, darahnya mendesir semangat. baginya adalah kehormatan tertinggi bisa bertatap wajah dengan sang putra mahkota, terlebih saat ini ia di beri kesempatan untuk bertarung bersamanya.


Segera Ba Xian memberitahukan identitas Ban Xiao pada tuan kota lainya.... " kita akan berjuang bersama sang pangeran!! bagaimana? "ajak Ba Xian.


Yang lalu di jawab oleh tuan Hao Lan.. " Tentu!!,akan menjadi kehormatan bagi kita jika dapat memberikan pengabdian kita sepenuhnya pada sang pangeran!! "ujarnya.


" m.... mari kita lindungi dan berjuang bersama sang pangeran!!! kita berikan pengabdian kita dgn darah dan nyawa untuk Kekaisaran Ban!! "


"Hidup Kekaisaran Ban!!! " teriak semua tuan kota, kemudian melesat bersama ke arah pasukan elit sekte Banteng Api.


BOOOOOOOMMMMMMMM


_____________

__ADS_1


__ADS_2