
Abyasa menyunggingkan senyumnya, mendekati Teo lalu berbisik.
"Laporkan saja paman, aku tidak takut!! tapi sebelum paman melaporkan ku ke polisi, aku akan menyebarkan foto waktu kau mencabuli dan satu video rahasia mu. Semua rahasia mu ada di tanganku paman. Jadi jika kau macam-macam pada ibuku, maka seluruh dunia akan tau rahasia seorang fotografer terkenal seperti dirimu"
Setelah mendengar kata-kata yang di bisikkan Abyasa, wajah Teo menunjukkan ekspresi terkejut.
Anak ini benar-benar, uhh!! kemampuannya tak boleh di ragukan!!
"Hey, kenapa kau marah boy? bocil tau apa? "
"Aku tau semua tentangmu, gaya bicaramu pun aku paham paman!! aku kan bos kecil!" sombong Abyasa.
"Asal kau tau paman, adik berbakat dalam bidang ini karena adik belajar dari majalah. Adik selalu berpose menirukan model orang dewasa seperti di internet. Adik selalu berpose di depan cermin, sehingga dia bisa menciptakan gerakannya sendiri" tukas Abyasa.
"Iya iya boy, putra putri nona Alderia memang the best"
Teo mengacak-acak rambut Abyasa dan Anindita.
"Paman!! " pekik kedua anak kecil itu mengerucutkan bibirnya.
Teo tertawa lepas, sementara Alderia tersenyum tipis melihat kedua putra putrinya yang berdebat kecil dengan Teo bila bertemu.
*****
Malam hari di apartemen Alderia, Alderia sedang memasak untuk kedua putra putrinya, lalu Abyasa dan Anindita duduk tak jauh dari dapur, tempat mommy nya memasak.
"Aby, apakah kamu meretas komputer paman teo untuk mengetahui rahasia itu? tapi tidak akan ada sesuatu yang terjadi kan? "
Alderia tau bahwa Abyasa mempunyai kemampuan membaca kepribadian seseorang dengan mahir dan bisa memahami situasi dengan hebat. Tetapi kegeniusan putranya itu membuat ia merasa takut, merasa takut akan terjadi suatu hal buruk pada Abyasa.
"Mommy.. aku telah menghapus semua jejak, jadi jangan khawatirkan aku. Dan aku juga pernah melihatnya secara live di ruangan paman teo, tapi sebelum itu aku sudah menyelidiki paman teo, jadi aku merasa biasa saja. Kau tadi lihat mom? dia tak berani macam-macam pada kita!! "
"Mommy terlalu cantik untuk seusia mommy, jadi kita akan mencegah orang-orang genit yang akan mendekati mommy" Anindita ikut menimpali perkataan kakaknya sambil tersenyum melipat tangannya di depan dada.
Alderia justru tertawa keras.
"Apa kalian lupa? kalo mommy kalian punya bakat tersembunyi?! "
Abyasa dan Anindita tersenyum kikuk.
Mereka tau mommy mereka sangat hebat dalam bertarung, namun mereka tidak tahan untuk selalu melindungi mommy mereka.
Akhirnya mereka makan bersama, karena Alderia sudah selesai memasak.
Setelah selesai makan mereka bertiga istirahat bersama.
__ADS_1
Abyasa yang melihat mommy nya akan bergadang langsung menegur mommy nya.
"Mom kami tau kalo mommy harus mengerjakan berkas-berkas perusahaan yang sedang mommy rintis untuk membesarkan ku dan adik. Tapi mommy juga harus istirahat, mommy harus jaga kesehatan, kalo mommy sakit yang akan mengurus perusahaan siapa? bibi Cia saja tak mampu mengurusnya sendiri mom!! sedangkan uang tabungan kami saja tak cukup untuk mendaftar sekolah mom"
"Yang kakak katakan benar mom, mommy juga harus melunasi cicilan motor yang mommy kredit"
Anindita ikut menimpali.
Alderia melahirkan putra putri yang suka mengatur dirinya, terkadang Alderia hanya bisa merenggut tak senang. Namun kali ini Alderia merasa tak berdaya ketika melihat tatapan serius Abyasa dan Anindita.
6 tahun lalu hidupnya sangat menyedihkan.
Setelah kejadian itu ia periksa ke dokter kandungan, ternyata ia hamil. Dia berpikir akan bunuh diri, namun di gagalkan oleh kakek Esten.
Ia di kirim kakek Esten ke Italia. Namun nas, pesawat yang ia tumpangi mengalami kecelakaan. Hingga berkat kegigihan kakek Esten yang berusaha mencarinya, ia ditemukan lalu di kirim ke Italia.
Setelah kecelakaan itu ia koma selama 1 bulan. Selama koma ia ditemani Zeana Priscil, orang suruhan kakek Esten hingga sekarang menjadi sahabatnya.
Awalnya ia berpikir dengan adanya ia di Italia akan memudahkannya melakukan operasi aborsi, tapi setelah ia sadar dari komanya dokter dan Zea mengatakan bahwa ia sedang mengandung bayi kembar.
Bagaimana mungkin Alderia bisa menggugurkan nyawa 2 janin yang tak berdosa?
Sekarang dia melahirkan 2 anak, kedua anak ini sudah berusia 5 tahun, mereka lahir hanya beda 5 menit.
Abyasa adalah anak pertama.
Anindita adalah anak kedua.
Ia sangat cantik dan cerewet.
Tampang anak-anaknya memang sangat tampan dan cantik, kegeniusan dan keimutan mereka pun tak tertinggal.
Terkadang Alderia berpikir, kenapa kehidupannya jadi seperti ini?
Sekarang kedua putra putrinya adalah kehidupannya.
Alderia kembali ke dalam negri merintis perusahaan di dalam negri. Setelah kandungannya memasuki bulan ke 5,ia menyuruh Zea pulang ke Indonesia merintis perusahaan di tanah kelahirannya. Sedangkan ia membantu dari Itali melalui email.
Sekarang ia pulang ke Indonesia karena akan menjenguk Tuan Besar Keluarga Esten yang terbaring sakit.
Alderia awalnya adalah anak yang ceria dan di sayang dalam keluarga Esten, namun setelah ibunya meninggal ,ia tak diperdulikan lagi.
Di dalam keluarganya memiliki anak perempuan adalah sebuah kesialan bagi mereka. Karena perempuan tak bisa menjadi generasi penerus untuk perusahaan mereka.
Keluarganya menyalahkan Alderia yang terlahir sebagai perempuan, hingga kejadian dimana kehormatannya telah direnggut dan terlahir lah 2 anak kembarnya.
__ADS_1
Kakek Esten orang satu-satunya yang tak berubah dan selalu mendukungnya. Ia mendukung Alderia selama ini tanpa sepengetahuan anggota keluarga Esten.
Kakek Esten juga yang telah memberinya modal untuk merintis perusahaan.
Beliau satu-satunya yang masih perduli dengan dirinya, begitu mendengar kakeknya terbaring sakit ia bergegas pulang ke tanah air, ia merasa memiliki utang Budi yang sangat besar pada kakeknya. Ucapan beliau selalu terngiang-ngiang di otaknya.
"Aku bisa melihat jiwa kepemimpinan di dirimu!! aku yakin kamu bisa mendirikan perusahaan sendiri, perusahaan yang jauh lebih besar dari perusahaan yang sekarang sedang dikelola oleh ayahmu saat ini"
Setelah Alderia tidur, Abyasa dan Anindita diam-diam bangun duduk di sofa yang tak jauh dari tempat tidur untuk bermain game.
"Kakak, apakah kamu akhir-akhir ini mengetahui CEO muda, tampan, dan sukses yang sedang tenar di internet? "
"Bahkan aku sudah mengikutinya di akun instagram! kau tau kak, dia follback aku"
"Hmm, kalo tidak salah aku pernah melihatnya di galeri ponsel mommy deh kak"
Anindita terus berceloteh yang ia ketahui, ia berhenti sejenak memastikan ingatannya.
Abyasa reflek ikut berhenti memastikan perkataan adiknya.
"Kamu bilang apa dek? pernah melihatnya di galeri ponsel mommy?! " pekik Abyasa memastikan pendengarannya.
"Ssttt... jangan keras-keras nanti mommy bangun!! "
"Iya aku pernah melihatnya, sekilas mukanya mirip seperti dirimu kak!! "
"Aku rasa foto itu di ambil mommy secara diam-diam deh kak. Karena foto itu di ambil dengan berselfie, posisi mommy berada di depan, raut mukanya nampak sedih dan CEO itu di belakang duduk tak jauh dari mommy bersama seorang wanita di publik yang katanya tunangan CEO"
"Eh ,tunangan itu apa sih kak? "
"Tunangan itu kembarannya tukiyem!! "
Anindita mengangguk paham lalu Abyasa menatap adiknya yang terus berceloteh, kemudian mengambil laptop mengetik di atas keyboard sambil menjadi pendengar yang baik untuk adiknya.
"Apa mereka juga anggota keluarga Esten ya kak? apa mereka termasuk orang yang selama ini menindas mommy? "
Anindita menatap kakaknya yang sibuk mengetik di atas keyboard.
"Berdasar pengetahuanku mereka berdua bukan anggota keluarga Esten dek. Tapi jangan khawatir, semuanya kamu serahkan kepada kakak aja"
Abyasa menatap adiknya dengan tatapan lembut.
Selesai berbicara, Abyasa mengetik di laptopnya sebentar.
Keesokan harinya,di Kantor CEO Lunde.
__ADS_1
Asisten Satya berjalan menghampiri CEO Alvian.
"CEO, ada rumor di internet mengatakan bahwa perusahaan Wilson mengalami kebangkrutan! "