
Pagi ini jeff mengantar lili ke kampus. Namun tanpa sepengetahuan lili, jeff menyuruh orang suruhan nya untuk mengawasi lili.
"Uncle hati hati ya ".Lili tersenyum menatap jeff. Lili mencium punggung tangan jeff sebelum keluar dari mobil.
Dengan senyuman nya lili melangkah masuk ke dalam bangunan itu.
Seperti biasa, nisya sudah menunggu lili di depan gerbang. " Lili!! ".. Panggil nisya sambil menghampiri lili. " Lili bagaimana??. Apa suami mu sudah menemukan orang yang meneror mu?? ".Tanya nisya sambil menatap serius pada lili.
" Aku tidak tau, uncle tidak memberi tau ku ".Jawab lili sambil menaiki tangga menuju lantai dua. " Lili aku mau ke ruang seni dulu, kamu hati hati ya ".Ucap nisya sebelum meninggalkan lili..
Hari ini sepertinya lili datang lebih awal. Class nya masih . Lili pun berjalan menuju tempat duduk nya..
" Akkhhh!! ".. Lili kembali berteriak saat melihat boneka yang kemarin ia buang, kini kembali tergeletak di atas meja nya. Di samping boneka itu terdapat secarik kertas yang di tulis dengan tinta merah seperti darah. Lili memberanikan diri untuk mendekat ke arah boneka itu, kemudian lili mengambil boneka itu dan melemparnya keluar dari kelas.
Rupanya kau tidak peduli pada peringatan pertama ku. Apa kau benar benar ingin mati ha!!...
__ADS_1
Itulah isi surat yang di tulis dengan darah itu. Lili terduduk di atas lantai. Apa salah lili??. Kenapa orang itu terus menerus meneror lili. Siapa orang itu sebenar nya.
Seharian lili hanya berada di kelas dengan wajah nya yang pucat. Lili bahkan tidak mau keluar hanya untuk sekedar membeli minum atau makanan. Lili benar benar takut pada orang orang di dekat nya. Perlahan lili meragukan orang orang terdekat nya.
" Lili!! ".Panggil nisya sambil berjalan menuju lili. Nisya segera duduk di samping lili.
" Lili kau kepala??. Seharian ini aku tidak melihat mu keluar dari kelas ".Ucap nisya sambil menatap wajah lili yang sedikit pucat.
Lili hanya menjawab pertanyaan nisya dengan gelengan kepala. " Lagi nggak pengen keluar ".Lirih lili..
" Nisya seseorang kembali meneror ku dengan boneka yang sama, Aku takut nisya. Aku takut dia berbuat sesuatu pada ku ".Ucap lili sambil menangis..
*
*
__ADS_1
Lili berjalan dengan langkah gontai nya. Wajah lili terlihat lesu dan pucat.Jeff khawatir melihat kondisi lili seperti itu.
" Lili!! ".Panggil Jeff sambil mengejar langkah lili. " Ya ada apa uncle?? ".Tanya lili sambil menatap Jeff . " Wajah mu pucat, apa kau sedang sakit?? ".Tanya Jeff sambil menempelkan punggung tangan nya di kening lili.
" Tidak uncle, aku cuma lagi pusing aja".Jawab lili sambil tersenyum.
"Kau yakin??. Bagaimana kalau kita ke rumah sakit. Aku takut terjadi sesuatu pada mu ".
" Tidak uncle, aku tidak papa".Ucap lili sambil terus berjalan hingga mereka sampai di unit apartemen milik Jeff..
Lili mendudukkan bokong nya di sofa ruang tengah. "Uncle!! ".Panggil lili sambil menatap pada Jeff yang duduk di samping nya.
" Ya ada apa?? ".Tanya Jeff sambil membalas tatapan lili, hingga tatapan mereka bertemu.
" Uncle Aku mau kita pisah ".Ucap lili dengan tegas.
__ADS_1
DEG.. Jantung Jeff serasa berhenti berdetak saat mendengar ucapan lili. Nggak lili cuma bercanda kan??. Semua nya tidak serius kan??.