
Pagi harinya, sebelum berangkat , jeff menyempatkan diri menyiapkan sarapan untuk nya dan lili. Sebenar nya tidak masalah jika jeff tidak sarapan. Tapi tidak untuk lili, jeff tidak akan membiarkan istrinya itu kelaparan.
"Uncle!! ".Panggil lili.
" Ya ".Jawab jeff sambil menyusun sayuran dan daging di atas roti.
" Tidak jadi ".Guman lili lagi. Lili lupa pada apa yang mau dia katakan. " Uncle, Apa tidak masalah jika aku ikut bersama uncle??. Aku takut tuan kevin marah ".Ucap lili sambil mengunyah sandwich di mulut nya.
" Tidak, Tuan kevin tidak akan marah".Jawab jeff. Ya beberapa bukan ke depan untuk sementara waktu jeff yang akan bertanggung jawab mengurus perusahaan kevin di Indonesia. karena kevin sering bolak balik ke luar negri untuk mengurus perusahaan nya.
Setelah selesai sarapan kevin dan lili beranjak keluar dari apartemen nya. Hari ini untuk pertama kalinya lili ikut ke perusahan sanjaya bersama jeff.
*
*
Jeff dan lili berjalan ber iringan masuk ke dalam bangunan besar itu.
__ADS_1
"Lili pagi ini aku ada meeting, jadi kau aku tinggal sebentar di ruangan ku".Ucap jeff sambil menatap kedua mata lili.
" Iya uncle ".Jawab lili sambil menundukkan kepala nya. Lili tidak tahan menatap kedua mata jeff. Jeff menarik tangan lili, lalu membawa istri nya itu ke dalam pelukan nya.
" Jangan takut, kau aman berada di sini ".Ucap Jeff sedikit berbisik. Lili menganggukkan kepala nya.
Setelah itu Jeff pun berlalu keluar dari ruangan nya. Jeff tidak meninggalkan lili sendirian. Jeff menyuruh beberapa pengawal kevin menjaga di luar ruangan nya. Jeff sudah berpesan untuk tidak menguatkan siapa pun masuk ke dalam ruangan nya.
Sementara itu.. Dari kejauhan seorang tersenyum sambil mengepalkan tangan nya melihat Jeff keluar dari ruangan nya.
Ia mengeluarkan sebuah pisau yang terlihat sangat tajam dari tas nya. Kemudian wanita itu mengusap pisau itu dengan jaringan.
Setelah Jeff pergi, kini lili hanya sendiri di dalam ruangan Jeff. Karena kesepian lili pun memutuskan untuk memainkan ponsel nya.
Sekarang lili merasa sedikit aman berada di tempat itu. " Setidak nya aku tidak akan bertemu dengan si peneror itu. Terserah dia mau apa ".Ucap lili.
Lili berjalan menuju sofa yang ada di ruangan itu.
__ADS_1
BRUG..
Lili tanpa sengaja menendang sebuah kotak hitam yang letak nya tidak jauh dari sofa itu.
Bentuk kotak hitam sangat tidak asing bagi lili. Lili perlahan mengangkat kotak hitam itu.
Lili memberanikan diri untuk membuka kotak hitam itu.
" Ahhkkkkk".Lili berteriak histeris melihat isi kotak hitam itu. Kotak itu berisi tiga ekor bangkai tikus yang berlumuran darah serta secarik surat yang di tulis dengan darah.
"Kau pikir kau bisa lepas dari ku!!.. Jika aku tidak bisa mendapatkan Jeff, maka kau juga tidak akan bisa memilikinya!! "..
Beberapa pengawal yang mendengar teriakan lili segera berlari masuk untuk memastikan kondisi lili. Wajah lili terlihat pucat dan ketakutan.
" Tolong jauhkan kotak itu dari ku!! ".Teriak lili sambil terduduk di atas lantai. Kapan teror ini akan berakhir.
Lili Duduk di atas sofa sambil menghela nafas nya. Ya ketakutan itu hanya datang sesaat. Sekarang rasanya lili susah mulai terbiasa pada benda seperti itu.
__ADS_1