
Pagi harinya, lili terbangun dari tidur nya.Pandangan lili tertuju pada Jeff. Jeff sepertinya sangat lelah hingga hari sudah siang seperti ini pun Jeff belum bangun. Tatapan lili beralih pada tangan Jeff yang menggenggam erat tangan nya.
Lili mengangkat tangan kirinya berniat untuk mengusap kepala Jeff, namun Jeff sudah terbangun lebih dulu dan membuat lili menarik tangan nya kembali. Lili kembali memasang wajah datar nya. "Kau sudah bangun? ".Guman Jeff dengan suara serak khas orang baru bangun tidur.
" Kenapa uncle masih di sini??. Semalam kan aku sudah menyuruh uncle pulang ".Ucap lili datar tanpa melihat ke arah Jeff.
" Aku tidak akan meninggalkan mu".Ucap Jeff sambil mengelus kepala lili, namun lili segera menepis tangan Jeff.
"Uncle.. Aku ingin uncle segera mengurus surat cerai kita ".Ucap lili, kini lili memberanikan diri untuk menatap kedua mata Jeff..
"Tidak sampai kapan pun aku tidak akan mengurus nya. Lili tolong beri aku waktu untuk mengurus semua nya. Aku benar benar tidak ingin bercerai. Aku tidak ingin anak kita lahir dengan orang tua yang tidak lengkap ".. Ucap Jeff panjang lebar.
" Baik lah kalau uncle tidak mau mengurus nya, aku yang akan mengurus nya sendiri ".Ucap lili sambil memalingkan wajah nya. Kedua mata lili terlihat berkaca kaca. Namun sekuat tenaga lili menahan agar cairan bening itu tidak jatuh.
__ADS_1
Lili tidak mau berpisah dengan Jeff. Namun ke adaan memaksa nya untuk bercerai.Karena hanya dengan bercerai mungkin hidup lili bisa tenang tanpa ada gangguan dari orang yang selalu meneror nya. Lili takut seorang itu berbuat nekat hingga mencelakai nya dan calon anak nya.
" Lili!!.. Kenapa kau begitu keras kepala ha!!.. Aku tidak tau apa masalah nya tapi kau memaksa ku untuk bercerai!! ".. Jeff yang sudah terlalu kesal dan marah tanpa sadar membentak wanita di depan nya.
Jeff segera berdiri dari duduk nya, tanpa berucap sepatah kata pun Jeff meninggalkan ruangan lili dengan perasaan kesal.
Jeff memijat pelipis mata nya. "Arrgggg".. Jeff memukul setir mobil nya dengan sekuat tenaga. " Monica sialan, awas saja aku tidak akan mengampuni mu ".. Kedua tangan Jeff terkepal dengan erat..
*
*
Kenapa kau bisa di sini??.. Kenapa kau Baru memberi tahu ku??. Sejak kapan kau di rumah sakit?? ".. Lili yang awal nya senang melihat kedatangan nisya kini berubah menjadi kesal karena sederetan pertanyaan yang nisya berikan pada nya..
__ADS_1
" Bisa nggak nanya nya satu satu. Aku pusing mau jawab yang mana dulu ".. Ucap lili..
" Aku cuma kecapean, Semalam habis pulang ngampus aku pingsan dan uncle yang membawa ku kerumah sakit ".Jawab lili.
" Mana suami mu??. Kenapa di saat seperti ini dia nggak ada di dekat mu?? ".. Tanya nisya pada nisya..
" Dia lagi di luar negri. Nggak mungkin kan dia pulang hanya karena mendengar aku pingsan karena kecapean ".. Ucap lili berbohong..
" Parah banget suami mu ".Ucap nisya..
Lumayan lama mereka berbincang, Bahkan mereka tidak sadar saat pintu ruangan lili terbuka. " Lili!! ".. Panggil seorang pria yang tak lain adalah ben..
" Akhirnya datang juga ".Ucap nisya.
__ADS_1
" Lama banget datang nya. Katanya bentar lagi nyusul tapi nggak keliatan juga barang idung nya. Sekarang aku sudah mau pulang kau baru datang ".