
Lili duduk di sofa ruang tengah sambil menonton TV.. Namun lili kembali teringat pada ucapan ben tadi.. "Aneh sekali kenapa ben tiba tiba menyuruhku untuk berhati hati ".. Guman lili..
" Hati hati?? "..
Suara itu mampu membuat lili terlonjak dari duduk nya.. " Uncle mengagetkan ku saja.. Kapan uncle pulang?? ".. Tanya lili sambil mengelus dada nya.. Kalian pasti tau bagaimana rasanya saat kalian sedang asik melamun, lalu seseorang tiba tiba mengagetkan..
" Maaf aku tidak bermaksud mengagetkan mu ".. Ucap jeff sambil duduk di samping lili..
" Siapa yang meminta mu untuk berhati hati?? ".. Tanya jeff sambil menatap lili.. Akhir akhir ini lili terlihat semakin cantik..
" Ben, aku sendiri merasa aneh uncle tidak biasanya ben berkata begitu.. Wajah nya juga terlihat serius ".. Ucap lili sambil melihat ke arah layar TV di depan nya..
" Kapan kau bertemu dengan ben, bukan kan hari ini kau tidak ke kampus?? "..
" Ohh tadi pas pulang dari taman aku bertemu dengan ben di basemen.. Ben mengembalikan beberapa buku yang kemarin tertinggal ".. Jawab Lili sambil menunjuk pada buku di atas meja..
__ADS_1
"Jangan terlalu di pikirkan, mungkin dia hanya bercanda ".. Ucap jeff sambil menepuk pelan kepala lili.. Setelah itu jeff pun berlalu meninggalkan lili..
*
*
Pagi harinya.. Seperti biasa, lili menjalani rutinitas pagi nya dengan rebahan karena hari ini lili juga tidak ke kampus.. Dan rasanya sangat membosankan seharian membaca buku , rebahan, main ponsel dan lain nya.. Tidak ada aktivitas yang bisa membuat lili senang..
Padahal jeff tadi mengajak lili ikut dengan nya.. Tapi lili tidak mau.. Bagaimana pandangan para karyawan di perusahaan sanjaya nantinya.. Secara mereka tidak tau kalau lili dan jeff sudah menikah..
Ting.. ting..
" Permisi, atas nama nona lili "..
" Iya ".. Lili menganggukkan kepala nya..
__ADS_1
" Ini ada kiriman dari seseorang ".. Kurir itu memberikan sebuah kotak berukuran sedang pada lili..
Lili membawa kotak itu masuk ke dalam apartemen.." Kepala ringan sekali ".. Ucap lili sambil membuka bungkus kotak itu.. Perlahan lili membuka kotak berwarna cokelat di depan nya..
" Ahkkkk".. Teriak lili sambil melempar kotak itu ke sembarang ara.. Lili benar benar terkejut melihat isi kotak itu, sebuah boneka dengan wajah serah dan penuh darah.. Dengan selembar kertas yang di tulis dengan darah.. Isi tulisan nya adalah "JAUHI JEFF JIKA KAU MASIH INGIN HIDUP DENGAN TENANG "..
Seluruh badan lili bergetar.. Lili menangis karena ketakutan.. Siapa orang yang sudah mengirim nya benda seperti itu..
Lili segera membereskan boneka yang berserakan itu lalu membuang nya ke tong sampah di depan apartemen..
Setelah itu lili kembali masuk dan mengunci pintu apartemen nya.Lili kembali duduk di sofa sambil menekuk lutut nya.. Lili benar benar takut melihat boneka yang di penuhi dengan darah itu.
Lili segera menghubungi nisya dan meminta nisya datang ke apartemen jeff..
Tak menunggu lama nisya kini sudah berada di depan apartemen jeff.. Nisya menekan bell apartemen itu beberapa kali sampai lili membuka kan pintu untuk nya..
__ADS_1
" Lili, kau kenapa?? ".. Tanya nisya sambil duduk di samping lili..Dari raut wajah lili terlihat wanita itu sedang ketakutan..
" Nisya, ada seseorang yang meneror ku. Dia mengirimkan boneka yang di lumuri darah dengan surat yang di tulis dengan darah ".. Ucap lili yang kembali menangis..